Cinta Suci Santri Putri

Cinta Suci Santri Putri
Terjawab


__ADS_3

"tapi...


"sudahlah Rendi, saat ini kita hanya perlu berdo'a" ucap Kakek.


flash back on.


Selama dua tahun hubungan Revan dan Aisyah baik - bqik saja, hingga saat dimana nenek mengancam Revan dengan mendatangi Revan di kantor.


"Revan, nenek hanya mau yang terbaik untukmu" ucap nenek tenang.


"nenek tidak tau yang terbaik untukku, yang nenek tau hanya yang terbaik untuk nenek" ucap Revan tegas dengan menunjuk nenek.


"Sopan kalau bicara dengan nenek, kau seperti tak pernah di ajarkan sopan santun saja" ucap Nenek dengan senyuman sinis.


"Bukankah nenek yang tidak tau sopan santun? rela melakukan apapun demi kesenangan sendiri, menyakiti suami anak dan cucu sendiri" ucap Revan emosi.


"Jaga mulutmu Revan, aku ini nenekmu" teriak nenek kesal.


"nenek macam apa yang mengancam cucunya sendiri? nenek macam apa yang mau menghancurkan keluarga suaminya?" ucap Revan kembali tenang.


"Kamu tidak tau betapa kejamnya keluarga Ardana" ucap nenek emosi.


"Dan nenek tidak tau betapa kejamnya nenek terhadap om Randi" ucap Revan.


"Diammmm" pekik nenek emosi, dengan mata memerah dan nafas tersenggal senggal, nenek menatap Revan dengan tatapan membunuh.


"hahaha nenek tau, aku sudah tau semua, semua yang nenek sembunyikan dari keluarga, mungkin kakek dan papa percaya yang dikatakan nenek, tapi tidak dengan aku" ucap Revan sinis.


"beraninya kau...


"Nenek yang telah membuat dusta selama ini, kecelakaan yang dialami om Randi adalah kecelakaan yang nenek rencanakan, tujuan nenek adalah mencelakai tante Milla tapi nenek salah sasaran" ucap Revan emosi.

__ADS_1


"Diaammm" pekik nenek.


"Kenapa? nenek takut aku akan mengatakan rahasia ini pada kakek dan papa, nenek takut ketahuan telah mencelakai anaknya sendiri?" ucap Revan.


"Revan kauuu


Dorrr


Sebuah tembakan melesat tepat di dada sebelah kanan Revan, dan seketika Revan terjatuh dengan darah yang mengalir.


"Revannn" pekik nenek kaget dan pistol langsung terjatuh ke lantai, nenek bingung melihat Revan yang telah terkapar, nenek langsung membersihkan segala hal yang pernah di sentuh tangannya, lalu nenek mengambil pistolnya dan langsung keluar dengan pakaian yang tertutup.


di sisi lain Kevin sedang menggantikan Revan meeting dengan para pejabat, saat sedang mempresentasikan produknya, terdengar suara tembakan yang sangat keras, seluruh pegawai dan para pejabat kaget dan lengsung oanik, mereka langsung berhambur keluar, Kevin langsung menuju ruang Revan untuk memastikan Revan dalam keadaan baik.


Kevin tiba di depan ruangan Revan, Kevin mengatur nafasnya dan berdoa tak terjadi apa-apa pada Revan, namun saat dibuka pintunya, Kevin membelalakkan matanya, Kvin kaget melihat Revan yang telah terkapar dengan darah menyelimuti sebagian badannya.


"Van, bangun van, vannn" ucap Kevin dengan air mata yang menetes.


"ja jangan bi bilang Aisyah" ucap Revan terbata lalu pingsan.


"Van bangun van, vann" teriak Kevin.Kevin terus mencoba membangunkan Revan, namun karna tak ada respon dari Revan, Kevin menggendong Revan dan berlari menuju lobi, ia segera membawa Revan ke rumah sakit, setelah mendapat penanganan, Kevin menghubungi Rendi. tak lama Rendi datang dengan kakek, mereka terlihat begitu panik.


"mana Revan" ucap Rendi menggenggam kerah kemeja Kevin yang terkena darah.


"Mana Revannn?" teriak Rendi emosi.


"di dalam om" jawab Kevin lirih.


Setelah empat jam lamanya, dojter yang menangani Revan keluar.


"bagaimana keadaan putra saya dokter?" tanya Rendi panik.

__ADS_1


"operasi berjalan lancar, namun...


"namun apa dok?" tanya Rendi emosi.


"namun apa dokter, jawab!" ucap Rendi.


"Koma" Jawab Dokter singkat.


"koma?" tanya Rendi memastikan.


"iya pak, Revan mengalami koma" jawab Dokter yakin.


"berapa lama Revan akan koma?" tanya Rendi.


"kita tidak tau berpa lamanya pak, ada yang jangka pendek dan jangka panjang" ucap Dokter.


"maksud anda apa?" tanya Rendi emosi karna tak mengerti.


"jaka pendek bisa satu minggu hingga satu bulan, jika jangka panjang kita tidak tau berapa lamanya, bahkan ada yang pernah mengalami koma selama tiga puluh tahun" ucap dokter memberikan penjelasan.


"Pindahkan Revan di ruangan terbaik" perintah Rendi pada dokter tersebut.


"Cari tau siapa yang melakukan semua ini" Printah Rendi pada Kevin.


Flashback off.


"Sudah dua tahun kamu kayak gini van, papa harus gimana?" ucap Rendi meneteskan air mata.


******


Hai hai readers, sudah terjawab ya Revannya kenapa.

__ADS_1


jangan lupa like, komen dan vote..


__ADS_2