
"Bruak." Terdengar benturan keras.Cinta tertabrak pemotor lain dari sebelah kanan.
"Ada apa?" Bagas yang sedang mengecek email diponsel dikejutkan oleh suara benturan.
"Didepan ada kecelakaan tuan.Nona itu juga menyerempet mobil kita tuan." Sopir dengan gemetar.
Bagas yang penasaran, memiringkan badannya melihat kedepan mobilnya.
Benar saja,di depan mobil ada seorang wanita tergeletak dengan kedua kakinya bersimbah darah,dan darah terus mengalir dari kedua kakinya sampai menetes ke jalan aspal.
Mereka keluar dari mobil.Sopir dan Leo melihat mobilnya yang penyok dan beberapa goresan yang cukup dalam dan panjang.
"Tuan." Leo menoleh kekanan dan kekiri mencari tuannya yang sudah tidak ada disampingnya, padahal baru saja mereka berdiri berdampingan.
Sementara Bagas perlahan mendekati wanita yang tergeletak.Entahlah seakan ada yang mengerakkan langkahnya dan menyurunya mendekati wanita tersebut,Bagas berjongkok dan menyibakkan rambut sang wanita karena menutupi wajahnya.
Betapa kagetnya Bagas, mengetahui wanita itu adalah Cinta.
__ADS_1
"Lee, minta pengawalan pada polisi kita ke rumah sakit kak Cantika sekarang." Bagas dengan suara lantang namun bergetar.
Bukan tanpa alasan Bagas memilih rumah sakit sang kakak, karena rumah sakit tersebut dilengkapi dengan peralatan yang canggih dan tenaga medis yang a handal.
Selain Leo kakak angkat Bagas.Bagas memiliki kakak kandung yang bernama Cantik Dewi Putri Utama yang berprofesi sebagai dokter spesialis penyakit dalam sekaligus direktur dan pemilik rumah sakit "Cantik Utama".
"Lee." Bentak Bagas karena Leo hanya diam saja.
Bagaimana Leo tak melamun, selama ini Bagas pobia darah,jangankan lihat darah sebanyak itu.Lihat darah sebesar titik saja Bagas langsung pusing dan pingsan.
Leo yang sadar dari lamunannya, segera mengejar tuannya yang sudah berjalan duluan ke arah mobil dengan mengendong Cinta ala bridal style.Leo segera berlari mendahului tuannya dan membukakan pintu mobil bagian belakang.
Ya dibelakang mobil Bagas selalu ada mobil yang mengawalnya kemanapun mereka pergi.Didalam mobil ada empat orang pengawal dengan kemampuan yang tidak bisa diremehkan.
Charles segera menemui polisi yang ada di lokasi kejadian itu.Dan minta pengawalan.Dalam waktu yang singkat ditempat kejadian sudah banyak orang yang berkerumun dan polisi sudah berada ditempat kejadian.
"Biar saya yang bawa mobilnya pak." Leo kepada sang sopir.
__ADS_1
Leo masuk kedalam mobil duduk di bangku kemudi.Didepan mobil Leo sudah ada mobil polisi yang siap mengawal mereka.Leo melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
"Lee,apa kau sudah kehilangan keahlianmu mengemudi, kenapa kau lamban sekali." Bentak Bagas.
"Maaf tuan." Leo tetap konsentrasi melihat ke depan.
Tak ada lima menit,mobil yang dikendarai Leo memasuki parkiran UGD rumah sakit Cantik Utama.
Satpam yang hafal dengan mobil adik dari sang pemilik rumah sakit, segera menghampiri mobil tersebut dan membukanya pintu mobil bagian belakang.
Sementara tanpa mematikan mesin mobilnya, Leo segera turun dan masuk ke ruang UGD.
"Dokter,segera siapkan pertolongan." Leo dengan suara menggelegar menjadi pusat perhatian seluruh tenaga medis yang ada disitu.
Dion yang ada disitu segera menghampiri Leo.
Sebelum bertanya lebih lanjut,Dion melihat Bagas sedang mengendong seorang wanita masuk pintu UGD.
__ADS_1
"Siapakan bangkar." Suara Dion tak kalah kerasnya.
Beberapa tenaga medis membawa brankar kearah Bagas.