Cinta Tanpa Restu

Cinta Tanpa Restu
Bab 74


__ADS_3

"Panggilkan Mita keruangan saya." Bagas disaluran telpon.


"Baik tuan."


"Mita dipanggil tuan Bagas." Salah satu rekan Mita di team sekretaris.


Mita yang mendapat perintah dari Bagas, segara keruangan Bagas.


"Ya tuan,anda memanggil saya." Mita setelah berada diruangan Bagas.


"Tolong sampaikan terima kasih saya untuk rekan anda." Bagas menyerahkan kotak makan kosong bekas makan siangnya tadi.


"Rekan saya yang mana,tuan." Mita pura-pura tidak tahu.


Bagas langsung menatapnya dengan tajam.


"Maaf tuan.Saya akan sampaikan." Mita menerima kotak makan kosong yang disodorkan Bagas.


"Ada yang lain,tuan."lanjut Mita.


"Tolong besok minta teman anda menyediakan sarapan dan makan siang untuk saya,nona Mita." Bukan Bagas yang menjawab melainkan Leo dengan muka datar.


"Apa kalian sedang meledekku." Bagas dengan muka datar pula.


"Mana berani." Jawab Leo singkat.


"Kenapa aku merasa sedang ada yang jatuh Cinta,dan aku menjadi Mak comblang." Mita menyindir Bagas.

__ADS_1


"Jika aku benar,aku do'akan kalian segera bersatu, aamiin." Mita meninggal ruangan Bagas.


Dalam hati Bagas mengiyakan kata-kata Mita.


"Semakin berani dia sekarang." Bagas setelah kepergian Mita.


"Dari dulu dia seperti itu,tak berubah." Leo menanggapi ucapan Bagas.


Bagas,Leo,Mita,Angle dan Restu teman satu fakultas di Universitas Parapemuda Utama.


Jam kerja telah usai.Karyawan Utama Group berhamburan keluar meninggalkan gedung Utama Group,tak terkecuali Cinta.Cinta yang sudah didalam mobil bersiap juga untuk pulang,tak sengaja melihat Bagas keluar dari pintu khusus untuk petinggi Utama Group dengan menenteng kotak makan yang dititipkan ke Mita tadi siang.


"Apa dia tidak makan siang." Cinta dalam hati.


Cinta mengambil ponselnya didalam tas dan Cinta melakukan panggilan ke Mita.


"Mau menanyakan apa tuan Bagas makan makanan yang kamu kirim.Jawabannya iya,tak tersisa satu butir nasi pun.Ini kotak nasi kosongnya aku bawa.Bahkan makan siang yang kamu buatkan untuk tuan Leo.Tuan Bagas tak rela jika tuan Leo memakannya.Besok kamu diminta membuatkan sarapan dan makan siang lagi."


"Memang tuan Bagas tahu aku yang buat mbak."


"Kelihatannya sich tahu.Eits aku tak sebut nama kamu dihadapan beliau.


Mau denger tidak, kehebohan di lantai atas.


Semua pada heboh tuan muda menenteng kotak makan, mereka berfikir tuan muda sudah punya istri dan itu bekal dari istrinya.


Mereka jadi patah hati berjamaah." Mita dengan tertawa.

__ADS_1


"Ih mbak Mita suka gosip."


"Hai ini bukan gosip nona.Sekarang bagaimana nasib kotak makan kosong ini."


"Mbak Mita sekarang ada dimana?"


"Ini lagi mau turun."


"Saya tunggu di tempat parkir mbak."


"Ok."


Mita yang sudah berada di tempat parkir.


"Mbak Mita."Cinta yang melihat Mita celingak-celinguk.


"Ini." Mita menyerahkan kotak makan tersebut.


"Terima kasih mbak."


"Nanti jika kalian jadian,awas kalau kalian melupakan aku."Mita dengan tersenyum lebar dan berjalan meninggalkan Cinta.


"Apaan sich mbak Mita." Cinta dengan cemberut.


Cinta berjalan menuju mobil yang siap membawanya pulang.


Sampai di rumah Cinta tak mendapati kakak dan kedua orang tuanya yang berarti mereka masih berada di restoran.

__ADS_1


Tadi siang sang kakak sempat melakukan panggilan telpon mengabari jika kontainer logistik yang membawa bahan makanan milik DnC Restaurant sudah meluncur ke gedung Utama Group.


__ADS_2