Cinta Tanpa Restu

Cinta Tanpa Restu
Bab 57


__ADS_3

"Aaawww." Suara Cantika menjadi pusat perhatian semua yang ada disitu.


Saat Charles berlari kearah pintu keluar setelah menjahili Bagas,bersamaan Cantika,Dion dan seorang suster masuk kedalam ruangan tersebut, karena sama-sama tak mengetahui Cantika dan Charles bertabrakan, Cantika yang tak siap akan keadaan itu,dan Charles yang berbadan tegap dan kekar membuat Cantika tak bisa mengimbanginya dan membuatnya hampir terjatuh, dengan segara Charles menahan tubuh Cantika.Posisi Charles dan Cinta seperti berpelukan,Untuk sesaat tak ada yang bersuara, pandangan mereka tertuju pada Cantika dan Charles.Sampai saat terdengar


"Aaaaaa." Teriakan Charles.


Ya Leo menendang tulang kering Charles.Karena merasa sakit,Charles dengan spontan melepas Cantika, membuat Cantika hampir jatuh kelantai, dengan sigap Leo menarik tangan Cantika, membuat Cantika berdiri dengan sempurna.


"Kau,mau mencelakaiku Charl." Cantika dengan menghentak kakinya karena kesal.Bagaimana tak kesal , seandainya Leo tak cepat menariknya sudah bisa dipastikan Cantika akan terjatuh.


"Mana berani,nona." Charles memandang Cantika yang berjalan melewatinya.


"Kau,membalasnya Lee." Suara Bagas dengan datar.


"Pagi nona Cinta.Bagaimana kabar anda hari ini." Cantika mengubah wajah kesalnya menjadi senyuman saat berhadapan dengan Cinta.


"Pagi juga dokter..." Cinta tak melanjutkan ucapannya.


"Cantika." Cantika mengulurkan tangan untuk berjabat tangan.


"Anda mengetahui nama saya, dokter."Cinta menyambut uluran tangan Cantika.


"Saya dokter yang menangani anda,nona.Otomatis saya mengenal pasien saya." Jelas Cantika.


Sebenarnya Cantika mengetahui banyak tentang Cinta dari Leo saat berbincang didanau buatan semalam.Namun Leo tak menyebutkan jika penyakit impoten Bagas sembuh saat bertemu Cinta.

__ADS_1


"Bagaimana,nona.Ada keluhan?" Cantika memandang Cinta.


"Tidak ada,hanya saja kapan ini bisa dilepas, dokter.Badan saya pegal semua,saya susah untuk bergerak, dokter." Cinta meraba tangan yang tertancap jarum infus dan lehernya yang dipasang alat bantu penyangga leher.


"Baiklah,nona.Saya akan lepaskan." Cantika dengan cekatan melepas jarum infus dan alat bantu penyangga leher.


Cantika menggerak-gerakan kepalanya karena merasa pegal.


"Ini dokter."Seorang suster menyerahkan hasil rontgen ke Cantika.


Cantika membukanya.


"Tak ada yang serius,nona.Semua baik-baik saja." Cantika memasukkan hasil rontgen tersebut keamplop coklat kembali.


"Saya boleh mandi, dokter.Sedari kemarin badan saya belum terkena air sama sekali, terasa begitu lengket." Cinta memandang Cantika.


"Terima kasih,dokter." Sambut Cinta.


"Mohon maaf semuanya,saya permisi ke kamar mandi." Cinta sambil turun dari brankarnya.


Mengetahui Cinta akan turun dari brankarnya,Bagas segera bangkit dari duduknya membantu Cinta.


"Saya sudah bisa sendiri,tuan.Terima kasih." Cinta memandang Bagas.


"Yakin." Bagas dengan khawatir.

__ADS_1


Cinta menganggukkan kepalanya.


Semua yang ada di ruangan itu menjadi tercengang, melihat tingkah Bagas.Bagaimana tidak,Bagas yang terkenal arogan,tegas,dingin langsung bersikap lembut saat berhadapan dengan Cinta.


"Semoga Jaguar hitam kita ,tak menjadi kucing setelah bertemu bunga rafflesia." Ledek Charles.


Semua seakan tersadar saat mendengar ucapan Charles.


Bagas tak menghiraukan ucapanan Charles, meski Bagas tahu kata-kata itu ditujukan untuk dirinya.Bagas mengambil paper bag yang ada di atas meja. Saat mengambil paper bag mata Bagas tertuju pada benda yang begitu kecil yang tertempel dipaper bag tersebut.Bagas mengambilnya.Pantas saja Charles mempunyai video itu.Sedari Charles mengirimkan video tersebut,Bagas pastikan ada kamera tersembunyi,namun Bagas tak menemukannya.Nyatanya kamera tersebut dipasang dipaper bag berisi baju milik Cinta yang didapat dari bodyguard.


"Sekali kali kau lakukan itu,habis nyawa Charl." Bagas memandang Bagas dengan tajam.


" Kabur..." Charles keluar ruangan sambil berlari.


"Tu anak tetap aja slengekan." Cantika sesaat Charles meninggal ruangan tersebut.


Untung saja Bagas menemukan benda itu,jika tidak pasti benda itu akan terbawa Cinta masuk ke kamar mandi dan.....


Bagas mengambil paper bag itu dan menyerahkan ke Cinta.


"Ini baju ganti anda,nona."


"Bukan nona tapi sayang." Cantika membisikan ke telinga Bagas dengan cekikikan.


Bagas seketika memandang kakaknya.

__ADS_1


Cinta mengambil paper bag tersebut dan masuk kamar mandi untuk membersihkan diri.


__ADS_2