
"Semua sudah beres tuan.Hasil pemeriksaan,motor yang dikendarai nona itu remnya blong tuan,memang bener-benar rusak tidak ada sabotase atau semacamnya.
Dan ini tuan ,saya menemukan ini, kelihatannya ini milik nona itu,tuan." Charles menyerahkan sebuah tas berisi dokumen.
Leo menerima dan membuka dokumen itu.
"Baiklah Charles, tolong selidik tentang non ini,dia nona muda dari keluarga Wiraatmadja pemilik DnC Restaurant .Dan laporakan dengan segera." Leo menunjukkan foto Cinta dan mengirim foto ke ponsel Charles.
"Baik tuan." Charles dengan hormat.
"Ya sudah,kau boleh pergi."
Leo masuk kedalam ruangan dan berjalan menuju kearah Bagas.
"Ini." Leo menyerahkan dokumen ketangan Bagas.
"Apa ini?" Bagas menerima dengan tangan kiri karena tangan kanannya masih dicengkram oleh Cinta.
"Apa dia sedang tidur?" Leo memandang Cinta yang berbaring lemah di ranjang rumah sakit.
Bagas menganggukkan kepalanya.
"Apa kakak sudah memeriksanya" Bagas membuka dokumen tersebut.
Leo menggelengkan kepala.
"Tolong periksa ini kak." Bagas menyodorkan dokumen tersebut ke kakaknya.
Leo menerima dan membuka lembar perlembar isi dokumen tersebut.
"Hanya pengajuan kerja sama biasa." Leo menutup dokumen.
__ADS_1
"Kak, segera kirim orang untuk menemui tuan Wiraatmadja,kita setujui pengajuan proposal kerjasamanya dan siapkan kontrak kerjanya."Bagas memandang sang kakak.
"Sudah dipikirkan dengan benar."Leo memandang adiknya.
Bagas menganggukkan kepala.
"Dan sampaikan maafku ke beliau karena kita tak menepati janji untuk pertemuan hari ini." Bagas dengan tak enak hati, karena baru kali ini dia tak menepati janji.
"Ya." Leo berjalan menuju pintu.
Leo yang sudah siap membuka pintu menghentikannya.
"Jerat dia supaya tetap ada disisiku,kak." Bagas menyandarkan punggungnya disandaran kursi dan menengadahkan kepalanya sambil memejamkan mata.
Leo memandang adiknya sekilas, dengan senyum tipis dibibirnya dan berlalu meninggalkan ruangan itu.Leo paham apa yang dimaksud adiknya.
Leo segera memerintahkan Charles untuk melaksanakan permintaan Bagas.Setelah urusannya dengan Charles selesai.
"Kau memang penyusup yang handal Lee." Cantika tanpa merubah posisinya.
Leo diam manun tetap masih memijat alis Cantika.
"Apa begitu capek." Leo dengan singkat.
Cantika tak menjawab, Cantika hanya menikmati pijatan yang dilakukan oleh Leo.Leo sering melakukan itu, membuat Cantika jadi hafal.
Cantika menikmati pijatan Leo hingga tertidur.Leo menghentikan pijatannya dan memandangi Cantika dengan perasaan yang rumit.
"Aku yakin kamu bisa menghadapi semua." Leo dalam hati.
Keluarga Utama sebenarnya sudah mengetahui apa yang terjadi dirumah tangga Cantika, namun mereka pura-pura tidak tahu, mereka menunggu Cantika meyerah,selama Cantika bertahan dengan rumah tangganya,maka mereka akan mendukungnya.Cantika pun tak menceritakan tentang rumah tangganya karena Cantika menikah atas permintaan dia sendiri.Namun ternyata laki-laki yang dipilihnya adalah laki-laki yang salah.Itu membuat malu Cantika,dan Cantika enggan bercerita kepada keluarganya.
__ADS_1
Lama Leo menunggu Cantika tidur, hampir satu jam.Sampai Cantika perlahan membuka matanya dan menurunkan kakinya.Leo yang sedang sibuk dengan ponselnya, segera memasukkan ponsel ke saku jasnya.
"Sudah bangun." Leo memandang Cantika.
"Hheemm." Jawab Cantika.
"Sudah berapa lama,kakak tak tidur dengan benar." Leo dengan nada datar.Kadang Leo juga kesal,kenapa Cantika masih bertahan dan tidak mau menceritakan tentang kisah rumah tangga.
"Sebaiknya kakak segera makan siang,kan tak lucu jika seorang dokter sakit." Leo membuka bungkus makanan yang dibawanya tadi.
"Memang dokter tak boleh sakit, dokter juga ma..." Cantika tak melanjutkan ucapannya karena ada sesendok makanan yang sudah masuk kedalam mulutnya.
Setelah mengunyah dan menelan makanannya.
"Lee aku kan belum berdoa." Protes Cantika.
"Sudah aku bacakan doa makanan ini tadi." Jawab Leo.
"Mana ada begitu." Gerutu Cantika.
Cantika terus saja mendumel.
Leo tanpa mempedulikan ocehan Cantika, terus saja menyuapi Cantika.
"Kalau kakak makan sambil berbicara,ini makanan juga dinikmati setan." Jelas Leo karena sedari tadi Cantika terus mengoceh.Leo terus menyuapi Cantika sampai tak ada makanan yang tersisa ditempat makan tersebut.
"Lee apa benar,aku menghabiskan semuanya.Aduh Lee diet ku gagal." Gerutu Cantika.
"Sekali lagi,kakak makan dengan tidak benar atau melewatkan makan.Aku akan mendatangi kakak dan akan menyuapi lebih banyak dari yang tadi kakak makan." Leo dengan penekanan.
"Ish." Cantika membuang muka.
__ADS_1