
Setelah Bagas menyelesaikan ritual mandinya,dan Cinta mengerjakan sholat subuh, datanglah Charles dan Leo dengan berpakaian rapi siap untuk kekantor dengan beberapa dokumen yang ditenteng Charles.
Charles mengungkapkan maksud kedatangannya,soal ganti rugi mobil yang disrempet Cinta.Bagas menggunakan itu untuk menjerat Cinta.Sungguh soal uang Bagas tak pernah mempedulikan, apalagi untuk orang yang dicintainya pada pandangan pertama.Namun itulah jalan satu-satunya supaya Cinta tetap ada disisinya, ditambah lagi informasi dari Charles jika Cinta tak menyukai orang-orang kaya.Menurut Cinta orang kaya itu sombong, arogan padahal tak semua orang kaya begitu.
Selama Cinta ada disisinya,Bagas akan memulai pendekatannya.Terkesan tak gentleman sich,tapi tak apalah demi mendapatkan cintanya Cinta.
Cinta baru mengetahuinya dari Charles,jika mobil yang disrempetnya kemarin milik Bagas
"Bagaimana,nona?" Leo dengan perasaan tak enak hati.
Apalagi Bagas yang sudah kepingin kabur saja dari situasi ini, karena wanitanya dalam kesulitan yang ia ciptakan sendiri.Bagas hanya bisa memijat pangkal hidungnya, berharap ini cepat selesai.
"Kami punya tawaran lain,nona.Semoga ini bisa anda pertimbangkan,nona." Charles dengan tak sabaran.
"Mending aku dikeroyok seratus orang penjahat dari pada harus berhadapan dengan wanita." Charles dalam hati.
"Apa itu, tuan." Cinta baru berani mengangkat kepalanya, menatap Charles.
"Anda bisa menjadi asisten pribadi tuan muda saya,nona.Sampai anda bisa menutup biaya perbaikan mobil dari gaji yang tuan saya berikan."Charles dengan tegas, padahal dalam hati Charles mengumpat dengan kesal pada dirinya sendiri.Merasa tak tega melihat Cinta yang sudah terpojok.
"Baiklah,tuan.saya setuju.Kapan saya bisa mulai bekerja?" Cinta tanpa berpikir panjang mengiyakan usulan Charles.Cinta mengiyakan usulan Charles karena Cinta merasa itu jalan satu-satunya, tabungannya sudah pasti tak bisa menutupi biaya perbaikan mobil.Minta pada ayah bunda itu sudah pasti tak mungkin pula, karena Cinta tak mau merepotkan orang tua angkatnya,biaya perbaikan mobil itu menghabiskan ratusan juta.
"Setelah anda sembah,nona."
Cinta menganggukkan kepalanya tanda setuju.
__ADS_1
"Baiklah,nona kita deal.Ini kontrak kerjanya,ada bisa langsung tanda tangan disini, atau anda ingin membacanya terlebih dahulu isi surat perjanjiannya." Charles membuka lembar dokumen yang dibawanya sedari tadi.
"Tidak usah,tuan." Cinta mendongakkan kepalanya menatap Charles.Ya posisi Cinta duduk diatas brankar,Charles berada lima langkah disebelah Cinta sedang Bagas dan Leo duduk disofa.
Cinta meraih bolpoin yang disodorkan Charles, Cinta membubuhkan tanda tangan dikontrak kerja tersebut.
Charles mengambil dokumen dari tangan Cinta dan menyerahkan ke Bagas.
"Gantian anda yang tanda tangan,tuan." Charles menyodorkan bolpoin dan dokumen kehadapan Bagas.
Bagas segera menandatangani dokumen tersebut.
"Ini untuk anda,nona.Dan ini untuk tuan saya.
Ok tuan,nona.Kuharap anda berdua tak menyesal.
"Apa yang kau tulis." Bagas dengan datar.
"Tak ada,tuan." Dengan menyembunyikan gugupnya.
"Bawa sini." Bagas dengan tegas.
Dengan terpaksa Charles memberikan dokumen milik Bagas tersebut.Bagas dengan segera membaca dengan cepat,dia sudah curiga jika Charles menambahkan hal yang aneh-aneh.Untuk halaman pertama dan selanjutnya aman-aman saja,menginjak halaman terakhir sebelum tanda tangan, Bagas melototkan matanya.Bagaimana tidak disitu ditulis.Bagas harus menjaga Cinta 24 jam,tidak boleh membuatnya menangis,makan sepiring berdua, tidur berpelukan,dan masih ada banyak lain yang konyol hampir memenuhi satu halaman tersebut.
Bagas mengambil bolpoin yang ada disakunya dan melemparkannya ke Charles.Charles dengan tepat menangkap.
__ADS_1
"Anda kurang jeli ,tuan." Charles dengan gayanya.
Leo yang sedari tadi diam, mengambil dokumen yang ada di tangan Bagas dan membacanya.Seketika Leo menajamkan pandangannya.Leo tersenyum meski tak kelihatan.
"Tak usah meledek." Bagas melirik Leo.
"Baiklah,nona.Saya permisi." Charles mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Cinta.
"Jaga tanganmu Charl, atau aku akan patahkan." Bagas dengan tegas.
"Maaf,nona.Tak jadi." Charles menarik tangannya, padahal Cinta sudah mengulurkan tangannya untuk membalas jabatan tangan Charles.
"Satu lagi,nona.Apa tadi pagi anda tak mendengar suara yang menyeramkan,nona." Charles memandang Cinta.
Sedang ketiga memandang ke arah Charles.Bagas yang tahu arah pembicaraan Charles, menajamkan pendangannya.
Charles mengambil ponsel disakunya dan...
"Ting" Ponsel Bagas dan Leo berbunyi menandakan ada pesan yang masuk.Bagas dan Leo membuka pesan tersebut.
"Lee hajar dia." Bagas memandang Charles.
Leo yang telah selesai memutar video kiriman Charles memandang orang yang ada disekitarnya satu persatu.
Video yang dikirim Charles adalah, video saat Bagas mengerang menyembunyikan wajahnya dibantal dan bersamaan ular cobra milik Bagas memuntahkan bisanya.
__ADS_1
Charles segera berlari meninggalkan ruanganu tersebut.