Cinta Tanpa Restu

Cinta Tanpa Restu
Bab 46


__ADS_3

Charles mengajukan beberapa pertanyaan, Sari menjawab dengan apa yang Sari ketahui.


"Ok,nona.Terima kasih atas kerjasamanya." Charles berdiri dari duduknya.


Sari bernafas dengan lega.Sari seperti keluar dari kandang macan.


"Anda bisa ikut saya,nona."Charles keluar dari ruangannya, sedang diluar ruangan Charles ada orang berbadan tegap yang selalu mengikuti kemanapun Charles pergi.


Charles mengajak Sari keruangan perpertemuan, didalam ruangan tersebut hanya ada tuan dan nyonya Wiraatmadja.Seorang bodyguard membukakan pintu untuk Charles dan Sari.Mengetahui ada yang datang tuan dan nyonya Wiraatmadja pun berdiri.Tuan dan nyonya Wiraatmadja heren kenapa Sari ada diantara orang-orang Utama Group.


"Selamat siang,tuan nyonya." Charles membungkukkan badan sedikit memberi hormat.


"Selamat siang,tuan." Tuan dan nyonya Wiraatmadja membalas membungkukkan badan sedikit.


"Silahkan duduk kembali,tuan nyonya." Charles mempersilahkan tuan dan nyonya Wiraatmadja untuk duduk kembali.


"Terima kasih, tuan." Tuan dan nyonya Wiraatmadja bersama-sama.


Mereka duduk dikursi masing-masing,tak terkecuali Sari.


"Langsung saja tuan nyonya,saya mewakili tuan muda Bagas mohon maaf sebesar-besarnya, beliau tidak bisa menemui anda karena beliau sedang berada dirumah sakit ada kerabatnya yang baru saja mengalami kecelakaan." Charles dengan santun.

__ADS_1


"Oh ya Tuhan, semoga kerabat tuan muda Bagas baik-baik saja." Nyonya Wiraatmadja menutup mulutnya karena mendengar berita itu.Padahal tadi nyonya Wiraatmadja sudah berprasangka buruk.


Charles menganggukkan kepala.


"Sebenarnya tuan muda sudah dalam perjalanan kemari tadi,tapi ditenggah perjalanan ada kerabat beliau yang mengalami kecelakaan,akhirnya beliau mengantar kerabanya kerumah sakit dan tidak bisa menemui anda, tuan muda juga meminta saya mewakili beliau.


Dan mohon maaf atas keterlambatan saya, tuan nyonya." Charles dengan sopan.


"Tak apa-apa tuan." Jawab tuan Wiraatmadja.


"Baiklah tuan nyonya,kami akan mengabari anda dalam waktu dekat untuk membicarakan kontrak kerjanya." Charles dengan tegas


Charles menganggukkan kepala.


"Tapi tuan , bahkan kami belum melakukan presentasi." Tuan Wiraatmadja dengan heran pula.


"Tuan muda Bagas sudah mempelajarinya ini semua." Charles mengambil dokumen yang berada didepannya mengangkatnya sebentar. dan meletakkan kembali.


"Maaf tuan, bagaimana dokumen itu bisa ditangan anda, tuan" Sari dengan cepat.


"Maaf nona,saya hanya dapat perintah dari tuan muda Bagas, untuk menemui tuan dan nyonya Wiraatmadja dengan membawa dokumen ini, selebihnya bukan wewenang saya ,nona." Jawab Charles.

__ADS_1


Sari hanya pasrah mendengar penjelasan Charles,padahal Sari ingin tahu keberadaan nonanya.


Sedang tuan dan nyonya Wiraatmadja hanya menyimak saja pembicaraan mereka,tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,meski mereka curiga telah terjadi sesuatu.


"Ada yang ingin anda tanyakan lagi , tuan nyonya Wiraatmadja?" Charles memandang tuan dan nyonya Wiraatmadja bergantian.


"Tidak ada,tuan." tuan dan nyonya Wiraatmadja bersama-sama.


"Baiklah tuan nyonya Wiraatmadja kita akhiri pertemuan kita kali ini,dan dalam waktu dekat Utama Group akan menghubungi DnC Restaurant untuk menandatangani kontrak kerjanya." Charles berdiri dan mengeluarkan tangan untuk berjabat tangan dengan tuan dan nyonya Wiraatmadja.


Tuan dan nyonya Wiraatmadja mengikuti Charles berdiri dan menyambut uluran jabatan tangan Charles.


Mereka meninggalkan ruangan tersebut menuju parkiran.Mereka meninggalkan gedung Utama Group dengan tujuan masing-masing.Charles kembali ke rumah sakit dan tuan dan nyonya Wiraatmadja beserta Sari kembali ke restoran DnC Restauran.


Didalam mobil.


"Sari bagaimana...?" Tuan Wiraatmadja yang duduk dibelakang.


Sari yang duduk dibangku depan mengeser duduknya sedikit menjadi agak menyerong menoleh belakang.


"Tuan nyonya dokumen yang ada bawa itu salah,nona Cinta tadi menyusul anda dengan membawa dokumen yang benar.Nona Cinta menyusul anda dengan motor pak Agung namun remnya blong.Itu yang membuat saya khawatir sampai saya menyusul anda,tuan nyonya.Sedang anda dan nona Cinta sedari tadi saya telpon tidak diangkat.Soal kenapa dokumen kita sudah ada dipihak Utama Group itu juga yang membuat saya binggung." Jelas Sari tanpa jeda.

__ADS_1


__ADS_2