Cinta Yang Kelam

Cinta Yang Kelam
BAB 11


__ADS_3

Setelah selesai berbelanja Indra berniat mengajak Sandra mampir ke rumahnya karena jarak mall sangat dekat dengan rumahnya.


"Mampir dulu ke rumah ya, kebetulan mama ada dirumah" ajak Indra setibanya diparkiran mall.


"Ko kamu gak bilang daritadi sih mas kalo mau ajakin aku?Aku kan bisa beliin sesuatu buat Tante Sukma tadi kalo kamu bilang dari awal!"


"Udah gapapa, Mama liat kamu aja udah seneng ko" lagi-lagi wajah Sandra merah merona karena gombalan kekasihnya .


Tak butuh waktu lama mereka sudah sampai di rumah Indra,Sukma yang sedang membuat makanan ringan mendengar anak bungsunya sedang berbincang dengan seorang wanita yang dia kenali suaranya kemudian menghampirinya.


"Loohh...Ko kalian datang diem-diem aja sih?" Sukma melepas celemek dan menepuk2 kecil tangannya yang dipenuhi oleh terigu.


"Tante...Maaf Sandra kesini gak bawa apa-apa,tadi Indra ngajakinnya dadakan" Sandra mengulurkan tangannya berniat untuk mencium tangan Sukma dibalas dengan senyuman.


"Udah biarin gapapa ko, tangan Tante kotor..Kamu ko masih sungkan aja sih sama Tante?" Sukma mengulurkan tangannya dan memperlihatkan tangan yang penuh terigu.


"Tante lagi buat apa?Boleh Sandra bantu gak?"


"Tante mau buat sistik buat cemilan, gak usah sayang. Kamu pasti cape abis keliling-keliling di mall, sebentar tante buatin minuman dulu ya, kamu disini aja. Santai-santai anggap aja di rumah sendiri , ya meskipun jauh sebenernya rumah ini sama rumah kamu" Sukma tertawa kecil dengan ucapan yang dia lontarkan.

__ADS_1


"Tante bisa aja" sahut Sandra


Aku bahkan lebih nyaman tinggal di rumah ini Tan, keluarga kalian sangat harmonis, jauh sekali dengan kelurgaku. Batinnya


Sukma tak menghiraukan lagi,dia bergegas membuatkan minuman untuk tamu yang dia anggap sebagai calon menantunya itu.


"Hey , kamu kenapa malah ngelamun?" ucapan Indra menyadarkan Sandra dari lamunanya


"Ah, gapapa ko ..Aku hanya seneng aja ada di sini, berasa punya keluarga yang sungguhan" Sandra tersenyum penuh makna.


"Ya ini kan emang keluarga sungguhan sayang...Emang kamu pikir keluarga aku keluarga bohongan?Keluarga mainan?Kamu ada-ada aja deh.." canda Indra mencoba menghibur kekasihnya.


"Hhuuhh....." Sandra membuang nafsnya kasar "Apa kamu gak pernah bisa serius mas ??" lanjutnya memajukan bibirnya .


"Mas yakin?"


"Apa wajah aku keliatan lagi becanda?" Indra menunjuk wajahnya dan menatap Sandra.


"Muka mas tuh mau becanda atau serius sama aja,aku gak bisa bedain" Sandra makin cemberut.

__ADS_1


Indra terus saja menggodanya hingga tawa mereka memecahkan suasana.


"Kalian kayanya bahagia banget sih" tiba-tiba Sukma datang membawakan nampan berisi 2 gelas jus jeruk.


"Iya dong ma.. Mama liat kan kalo aku sungguh-sungguh kali ini?" ujar Indra.


Sandra yang tak tahu apa-apa hanya mengernyitkan alisnya memandang ke arah kekasihnya penuh tanya.


Seolah tahi yang ada dalam benak Sandra, Sukma menceritakan semuanya .


"Jadi gini San, dulu tuh Indra pernah punya cewek,namanya Novita dia polwan tapi beda keyakinan, keluarga kita gak mau nerima dia,begitupun dia, yang gak mau ngikutin keyakinan kita. Akhirnya mereka,Indra sama Novita mengakhiri hubungan mereka. Novita dipindah tugas ke luar kota sampe sekarang kita gak tau kabarnya seperti apa kita udah lost contact sama dia. Semenjak itu Indra jadi brutal suka gonta ganti pasangan,mabuk-mabukan,main di club malam sampe mengkonsumsi obat-obatan terlarang.Pas dia liat kamu di acara pembukaan resto tempo hari dia tertarik sama kamu dan terus memaksa Tante memberikan informasi tentang kamu,dia berjanji akan berhenti dari kenakalannya.Dan tante gak sangka ternyata dia benar-benar melakukan itu.Dia udah gak pernah pulang dalam keadaan mabuk, sekarang dia lebih menghabiskan waktunya untuk ngurusin pekerjaan selain ngurusin kamu, Tante bersyukur dan sangat berterima kasih sama kamu San" jelas Sukma.


Indra yang tak menyangka jika Sukma akan menceritakan itu secepat ini hanya berdecak


"Ck... Mama apaan sih, bikin malu aja deh?"


Sandra hanya tersenyum menatap Sukma dan Indra secara bergantian.Dalam hatinya,


Sepenting itukah aku di hidupmu hingga membuatmu mampu berubah drastis secepat itu?Bagaimana jika takdir berkata lain?Bagaimana jika aku tak bisa selamanya bersamamu?Aku sangat beruntung dicintai oleh pria sepertimu .Gumam Sandra dalam hati.

__ADS_1


**happy reading dears 💕


jangan lupa terus dukung author ya 😘**


__ADS_2