Cinta Yang Kelam

Cinta Yang Kelam
BAB 21


__ADS_3

Hari ini,tepatnya pulang kerja Indra berniat pergi ke tempat kost yang sudah diberitahukan oleh Sandra sebelumnya.


Jalanan sangat macet sehingga Indra tidak dapat mengemudikan mobilnya lebih cepat. Butuh waktu 90 menit untuk ia bisa sampai ke tempat tujuannya karena terhalang macet .Dalam kondisi jalanan normal, biasanya hanya memakan waktu 45-60 menit saja.


Setibanya di alamat yang diberikan oleh sandra. Indra keluar dari mobil dan berdiri di depan pintu mobilnya memandangi bangunan yang ada di depannya .


💬Aku udah di depan !


Indra mengirimkan pesan untuk Sandra dan kembali menatap utama dalam bangunan yang dari tadi dipandangnya


💬Tapi aku masih di tempat kerja, 15 menit lagi baru selesai aku kira mas gak akan dateng secepat ini


Indra memaksa senyumnya setelah membaca pesan dari Sandra .


💬Ehm .. Kenapa kamu gak bilang kalo ada lembur?Kalo gitu aku jemput kamu ya,sekalian kita jalan?


💬Yaudah ..Mas tau tempat kerja aku kan?


Tanpa membalas pesan Sandra,Indra langsung masuk kedalam mobilnya kemudian mengemudikan mobilnya menuju tempat dimana Sandra kerja. Tak butuh waktu lama untuk sampai ke sana. Setibanya di parkiran, Indra langsung menulis pesan dan mengirimkan pada Sandra .


💬Aku udah diparkiran ya


💬Oke tunggu sebentar ya Mas, sebentar lagi aku selesai.


Sembari menunggu kekasihnya keluar, Indra menghubungi salah satu karyawan resto yang berada tidak jauh dari tempat kerja Sandra dan memintanya menyiapkan tempat privat yang romantis untuknya .


"Maaf ya Mas nungguin lama" ujar Sandra yang kini telah berada tepat di samping pintu mobil Indra dengan kaca terbuka.

__ADS_1


"It's oke,ayo naik"Indra yang sudah keluar dari mobil memutari mobilnya dan membukakan pintu untuk Sandra.


"Silahkan tuan putriku tersayang" Indra mempersilahkan Sandra masuk ke dalam mobil bergaya membungkukan badannya seperti seorang raja yang sedang menyambut mempersilahkan ratu nya.


"Mulai deh gombalnya .." senyum manis dikembangkan Sandra dengan pipi merona.


Kini mereka telah berada di dalam mobil tapi Indra belum memanyalakan mesin mobilnya.


Indra yang duduk di kursi kemudi memiringkan badannya hingga kini ia menghdap ke arah Sandra


"Sayang ..Makasih ya " lirih Indra meraih tangan Sandra dan menggenggamnya .


"Makasih untuk apa Mas?"Sandra menaikan sebelah alisnya dan memiringkan badannya ke arah Sandra hingga kini mereka saling berhadapan.


"Makasih karena kamu udah maafin aku dan ngasih kesempatan buat aku" Indra menciumi tangan Sandram


Indra menghidupkan mobilnya tanpa menjawab ucapan Sandra.Setengah perjalanan Sandra menyadari bahwa ia tidak tahu akan dibawa kemana oleh Indra, ia bingung dan mulai memiringkan badannya ke arah Indra.


"Oya mas,kita mau kemana sih?" tanya Sandra.


"Kamu duduk manis aja, aku udah atur semuanya" Indra mengembangkan senyumnya.


"Huufft...." Sandra hanya membuang kasar nafasnya.


Setelah tiba di resto miliknya,Indra sudah keluar dari mobil lebih dulu, ia memutari mobilnya lewat belakang untuk mengambil bucket bunga yang telah ia beli di jalan saat akan menemuinya .


"Mari tuan putri ku" Indra memberikan bucket bunga,Sandra menerima bunganya tak bisa berkata apa-apa. Dia hanya terharu dengan kelakuan kekasihnya.

__ADS_1


Indra memberikan tangannya menyambut Sandra "Ayo.." ajaknya


"Sandra menyambut tangan Indra dan kini mereka berjalan bergenggaman tangan menuju tempat privat di resto tersebut . Diluar resto, Sandra melihat nama Resto nya yang terpampang jelas BABA RESTO . Tentu saja ia langsung tau kalau itu adalah resto milik keluarganya.


"Hhmmm...Aku baru tau kalo resto kamu ada disini juga, deket tempat kerja aku" ucap sandra.


"Bukan resto aku, tapi resto Mama" Indra menyangkal ucapan Sandra.


Dari depan hingga masuk ke dalam dia disambut baik oleh semua karyawan resto. Mereka kini memasuki sebuah ruangan yang terletak di lantai atas. Sebuah ruangan yang di desain khusus untuk para pelanggan Memakai tema romantis dengan dinding menggunakan wallpaper bunga-bunga dan atap nya menggunakan lukisan langit dengan cahaya bulan terlihat jelas dan kerlap kerlip bintang nyaris seperti langit sungguhan di atas meja sudah siap sebuah gelas berisi lilin dan setangkai bunga mawar.


Sandra sangat kagum ,Indra mempersiapkan ini semua hanya untuk makan malam bersamanya . "Kamu terlalu berlebihan Mas" mata Sandra berkaca-kaca.


"Kamu ko nangis?Kamu gak suka?" Indra memegang kedua pipinya. Mereka masih berdiri di samping mejanya.


"Aku suka mas ,suka banget malah ..Aku gak nyangka kamu siapin ini buat aku" air matanya menetes dan dengan segera Indra mengusapnya .


Mereka terlalu terbawa suasana romantis malam itu . Indra memeluknya dan Sandra hanya membiarkan saja karena tak bisa disangkal bahwa Sandra merasa nyaman dengan pelukannya .


Pelukannya terlepas saat seorang pelayan datang membawakan makanan yang telah dipesan Indra.Sandra tertunduk malu kepada pelayannya .


Mereka menyantap makan malamnya dengan keheningan, hanya sesekali keduanya saling bertatapan dan berbalas senyum seperti sedang berbicara sebuah isyarat .


Happy reading dears 💕


jangan lupa selalu dukung author ..berikan vote dan like kalian buat author ya supaya author semakin semangat menulis 😘


dan author minta maaf kalo tulisannya banyak typo 😉

__ADS_1


__ADS_2