Cinta Yang Kelam

Cinta Yang Kelam
BAB 13


__ADS_3

Sandra duduk di depan meja rias dalam kamarnya, tak henti dia memandangi bayangan wajahnya dalam cermin dihadapannya.


Tuhan, aku sangat bahagia saat ini.Aku beruntung dan sangat bersyukur memiliki Indra, dan terimakasih engkau telah mendengarkan do'a ku tidak membuat kedua orangtuaku bertengkar .Ucapnya dalam hati


############


Akhir-akhir ini Indra sangat sibuk karena akan membuka cabang restoran di kota lain, tak terasa satu minggu mereka tidak bertemu dan tidak sempat komunikasi, karena saat Sandra menghubinginya, dirinya tengah sibuk mengurus pekerjaan nya dan saat dia menyelesaikan pekerjaannya, waktu sudah larut dan Sandra sudah tertidur hingga mengabaikan suara dering ponselnya.


Akhirnya kelulusan pun tiba ...


Sandra datang ditemani Neni, sementara Neni memasuki ruangan dimana surat kelulusan akan diberikan, Sandra menghampiri kerumunan para sahabatnya, tak terasa sudah sebulan mereka tidak bertemu, karena memang semua nya sibuk mengurusi persiapan kuliahnya, mungkin hanya Sandra saja yang sibuk dengan kekasihnya.


"Kamu lanjut kuliah dimana San?" ujar Yuli, salah satu sahabat baiknya selama di SMA.


"Aku belum tau" Sandra membuang nafasnya kasar.

__ADS_1


"Atau jangan-jangan kamu mau nikah setelah selesai sekolah nanti?Mau ngikutin Gina juga ya?" tambah seorang sahabatnya yang lain.


"Kalo iya emang kenapa?Kalian pasti iri ya?"


"Kalo iya ...Kayaknya bakal ada yang patah hati mendalam nih " jawab Yuli melirik ke arah Ramdan yang di balas dengan membungkam mulut Yuli, sedangkan Sandra hanya menggeleng tak tau harus menjawab apa.


Selamat siang para hadirin orang tua dan wali yang saya hormati, terimakasih telah berkenan hadir mendampingi putra/putri bapak/ibu sekalian. Saya berdiri disini ingin memberikan beebrapa pengumuman ..........


(serentetan pengumuman dijelaskan oleh kepala sekolah yang berdiri di podium yang terletak di tengah-tengah ruangan tersebut)


Seketika Sandra terhentak dari duduknya, mata nya membulat tak percaya jika dirinya akan mendapatkan nilau ujian tertinggi di sekolahnya. Pasalnya, dia bukan anak yang berprestasi seperti kakaknya ,namun sejak yang terjadi pada kakaknya dia bertekad untuk memperbaiki diri dan belajar dengan sungguh-sungguh.


Kepada Sandra Mahardika beserta wali, saya persilahkan menuju podium.


Suara riuh sorak dan tepuk tangan mengiringi langkahnya.

__ADS_1


Benarkah ini ?Aku sungguh tak percaya Tuhan,gumamnya.


Sandra menyampaikan terimakasih kepada pihak sekolah dan tentu saja kepada orangtuanya juga. Matanya berkeliling mencari seseorang yang sangat ia harapkan kedatangannya ,namun tak didaptkan . Ya,siapa lagi kalau bukan Indra yang dia tunggu, semalam dia mengirimkan pesan yng berisikan bahwa dia berjanji akan menyempatkan datang ke sekolahnya menemaninya mengambil surat kelulusan,namun ternyata Indra mengingkari janjinya. Dia kembali menuju tempat duduknya dengan lemas ,padahal hari ini adalah hari bahagia untuknya.


Semua sahabatnya mengucapkan selamat dan memandang kagum pada Sandra. Namun pikirannya masih berlarian memikirkan kekasihnya.


"Untuk merayakannnya gimana kalo kita jalan-jalan ke mall?" ajak Asti.


"San,kamu kenapa gak semangat gitu sih?Harusnya kamu bahagia kan?Apa ada yang lagi kamu pikirin?" lanjut Sinta.


"Ah,nggak ko .. Kamu tadi mau merayakan kelulusan kita dengan pergi ke mall kan?Boleh juga tuh .." Sandra merangkul para sahabatnya mencoba menghangatkan suasana dengan senyum mengembang menutupi betapa sedihnya dia karena kekasihnya tidak dapat menyaksikan kemenangannya padahal dua sangat berharap sekali kekasihnya akan datang.


**happy reading dears 💕


selalu dukung karya author ya😘**

__ADS_1


__ADS_2