
Iwan bingung apa yang harus dilakukannya, dia tidak mungkin membawanya pulang ke rumah Sukma karena dia tahu Sukma mencemaskannya.
Apa yang harus gue lakukan sekarang?
Gak mungkin gue bawa pulang ke rumahnya, bawa pulang ke rumah gue juga gak mungkin.
Apa gue hubungin Sandra ya ? Ah ..Nggak, nggak.. Sandra pasti berpikiran yang bukan-bukan kalo gue ceritain keadaannya .
Dia terus melajukan mobilnya dengan tak tahu arah tujuan .Iwan menghentikan mobilnya, merogoh saku celana Indra mengambil Handphone nya, dia berpikir mungkin ada yang bisa dia tau kenapa Indra bisa seperti ini.
Iwan menyalakan handphone Indra, membuka aplikasi pesan, melihat- lihat isi pesan.Dan benar saja ,ternyata Indra memang sedang tidak baik dengan kekasihnya, dan mungkin ini alasannya kenapa Indra sampai mabuk. Secepat kilat dia mengirim pesan kepada kontak yang bernama **Mama tersayang
Ma..Aku ada di tempat temen aku ,Mama gak usah khawatir ya aku gak kenapa-kenapa, tadi pagi aku ketemu temen aku,dia lagi ada masalah jadi aku tolongin dia .Maaf udah bikin Nama khawatir,handphone lowbat Ma.
Pesan dikirimkan dan langsung mematikan kembali handphonenya karena takut Sukma akan menelponnya dan mengetahui yang sebenarnya.
Sementara di tempat lain, Sukma dan suaminya sedang cemas menunggu anaknya mondar-mandir di ruang tamu.
"Ma..Udah dong jangan mondar-mandir gitu, Baba pusing liatnya udah kaya setrikaan aja" celetuk Suami sukma yang tak lain adalah ayah Indra.
__ADS_1
"Baba ko masih bisa tenang gitu sih, anak kita gak ada kabar dari pagi, dia bahkan membatalkan pertemuan pentingnya dan mengabaikan pekerjaan nya di resto " tegas Sukma.
"Ma ..Indra itu bukan anak kecil, siapa tau dia ada urusan lain, nanti juga dia pulang ! Dia gak mungkin lupa sama alamat rumahnya Ma"
Drttt.. .
Sukma membuka segera membuka kunci handphone dan segera membuka pesan masuk yang ternyata dari anak bungsunya. Dia membaca pesannya, "Alhamdulillah ....Dari Indra Ba .." ujar Sukma , tangan nya kini sibuk mencoba menghubungi anaknya.Namun ternyata nihil ,nomor Indra tetap tak bisa dihubungi "Ko gak aktif sih, padahal kan baru aja kirim pesan" gerutunya.
Baba merebut handhone yang di genggam Sukma dan melihat isi pesannya, kemudian dia tersenyum "Ehm, Mama...Mama...Mama baca pesannya gak sih?" tanya Baba.
" Iya baca dong Ba" sinisnya.
*B*aba tau kamu gak sedang baik-baik aja nak, kamu bisa bohongin Mama,tapi tidak dengan Baba..
Semoga kamu bisa menjaga diri kamu sedang apapun dan dimanapun kamu berada, gumam Baba dalam hati.
"Ih Baba malah ninggalin mama sih .." gerutu Sukma.
"Semoga aja kamu benar baik-baik aja nak" bisik Sukma pelan mencoba menenangkan dirinya.
__ADS_1
Iwan masih menepi di sebuah taman, ia masih bingung dengan apa yang harus dilakukan.Iwan mencoba menghubungi Sandra.
Tuuttt.....Tuutt.....
"Hallo ..Assalamualaikum,gimana Mas? Udah ada kabar tentang mas Indra?" sahut sandra yang tidak bisa membohongi dirinya bahwa saat ini dia memang sedang cemas pada Indra.
"Iya San, aku lagi sama Indra tapi dia dalam keadaan mabuk . Aku bingung mau bawa dia kemana, Tante Sukma pasti bertanya-tanya kalo aku bawa dia pulang ke rumahnya karena yang Tante Sukma tau kan dia udah bernhenti dari dunia kelam nya " jelas Iwan.
Te**rnyata kamu hanya membohongi kami Mas ... Sungguh kamu begitu pintar ,batin Sandra.
"Oh..Gimana donk,aku gak bisa bawa dia kesini ! Papa lagi ada dirumah" Sandra berbohong "Tapi kalo kamu mau aku bisa titipin dia ke kakak sepupu aku, Mas Iwan bisa anterin dia kesana, nanti aku telpon kakak sepupu aku dari sini" tambahnya.
"Gak usah San, yaudah gapapa mungkin aku bawa ke hotel aja "Iwan menolak karena tidak ingin keluarga Sandra tau bahwa kekasihnya adalah lelaki yang suka mabuk-mabukan .Itu akan sangat memalukan keluarga Sandra. Begitu pikir Iwan.
Tanpa menunggu persetujuan Iwan,Sandra mengakhiri panggilannya.Hatinya terus saja berprasangka buruk tentang Indra .
Aku udah gak mau lagi tentang kamu mas, batinnya.
**happy reading dears ....💕
__ADS_1
jangan lupa vote,like dan dukungannya ya supaya author semakin semangat menulis 😘😉**