
Bulir air mata menetes di ujung mata Sandra, perasaan nya saat ini sangat bahagia mendengar semua yang telah dejelaskan oleh Sukma.
"Kenapa nangis ?" tanya Indra menghapus air matanya.
"Aku terlalu bahagia mendapatkan cinta darimu" sahut Sandra menyenderkan kepala di bahu Indra .
"Ya..Seperti itulah,aku bersungguh-sungguh mencintaimu dan aku berharap kamu gak akan pernah berpaling dariku" Indra mengelus rambut Sandra mesra.
"Aku akan berusaha menjaga semua yang mas berikan buat aku" Sandra meraih tangan Indra dan menggenggamnya lalu menatap wajah kekasihnya hingga kini wajah mereka sangat dekat saling menatap. Dalam hatinya berkecamuk , takut ia tidak bisa menjaga hati untuk kekasihnya, takut jika takdir mengatakan lain, dan segala ketakutan yang menghantui perasaannya.
#############
Dikediaman Mahardika...
Sandra dan Neni sedang bersantai di ruang TV, Neni sibuk dengan majalahnya, dan Sandra sibuk dengan remote tv nya.Sesekali dia menatap wajah ibunya, dan ternyata hal itu disadari oleh Sandra.
Ingin rasanya aku menceritakan semua rasa bahagia yang saat ini dalam hatiku kepadamu ma. Hati Sandra
"Kenapa liatin mama kaya gitu?Ada yang mau kamu sampaikan??" Neni melirik Sandra dan meletakkan majalahnya seolah mengerti dengan apa yang ada dipikiran anaknya itu.
"Ma ...Apa mama gak apa-apa kalo aku berhubungan sama Indra?" ucap Sandra ragu menatap wajah ibunya.
"Kamu sudah dewasa, sebentar lagi lulus sekolah dan akan memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi,tidak ada alasan untuk Mama melarangmu lagi, selama kamu bisa menjaga diri dan menjaga kepercayaan Mama dan Papa,Mama tidak akan melarang. Seperti yang pernah Mama bilang, kamu boleh bergaul dan berhubungan dengan siapa saja bahkan dengan ******* sekalipun asal kamu bisa menjaga diri dengan baik, bisa menahan diri untuk tidak menjerumuskan dirimu seperti apa yang dilakukan Kakak mu, Mama lihat Indra sungguh-sungguh mencintaimu,benar begitu kan? " jelas Neni
__ADS_1
"Entahlah Ma ...Sandra gak tau seperti apa cinta itu , yang sandra rasa Indra sangat menjaga Sandra, Tante Neni juga sangat baik pada Sandra ma .. Bahkan kemarin Sandra baru saja mengetahui fakta kalo Indra mampu berubah karena kehadiran Sandra"
"Berubah...??Maksud kamu??" tanya Neni heran karena selama ini yang dia kenal itu memang Indra dari keluarga baik-baik dan selama ini selalu memperlihatkan prilaku di dahapannya.
Dengan terperinci Sandra menceritakan seperti apa yang diceritakan oleh Sukma kepadanya.
Neni mengangguk mencoba memahami setiap perkataan anaknya .
"Sepertinya Indra begitu tulus menginginkanmu sampai-sampai dia rela melakukan itu hanya karenamu. Tapi kamu jangan sampai terlena,kamu harus tetap bisa menjaga diri mu"
Sandra hanya tersenyum menjawab ucapan ibunya , saat ini hatinya terasa sedikit lebih lega setelah berbagi cerita dengan ibunya.
Tiba-tiba suara langkah kaki terdengar menghampiri mereka yang tak lain adalah kedatangan Irwan.
Sementara Neni mencoba meladeni suaminya , dia meraih tas, jas dan sepatu yang telah dilepasnya dan membawanya ke kamar mereka.
Ya,sejak kejadian terakhir Neni telah cukup berfikir bahwa dia tidak akan egois memikirkan dirinya sendiri, dia telah cukup mencerna apa yang diucapkan oleh anaknya .
Sementara di ruang TV
"Kebetulan lagi santai, kamu udah mutusin mau kuliah kemana?" tanya Irwan.
"Sandra udah mutusin pengen kerja dulu aja pa .. Sandra akan biayai kuliah Sandra sendiri" jelas Sandra ragu mengakatan ini kepada Irwan karena takut Papanya itu tidak akan setuju dengan keputusannya.
__ADS_1
Irwan mengernyitkan dahi nya menatap heran ke arah anaknya itu "Kenapa? Papa mampu biayain kamu dimanapun kamu ingin kuliah, kenapa kamu memutuskan ingin bekerja?"
"Sandra hanya ingin membuat bangga diri sendiri Pa..Sandra juga ingin lebih menghargai usaha Sandra sendiri. Sandra mohon Papa izinkan Sandra ya ?" kini badannya berbalik dan meraih tangan Irwan lalu menggenggamnya untuk memastikan bahwa dia akan mengizinkannya.
Bukan menjawab,Irwan malah balik bertanya " Hubungan kamu sama Indra sudah sejauh apa?"pertanyaan yang membuat Sandra bingung harus menjawab apa, tapi dia putuskan untuk jujur dan menerima apapun konsekuensi yang akan diterimanya.
"Sejauh ini baik-baik aja Pa, Indra juga sangat menjaga Sandra, dan Sandra tidak mencium gelagat jahat pada Indra" dengan nada ragu namun tetap meyakinkan Papanya.
"Apa papa akan mengizinkan juga Sandra berhubungan dengan Indra?"lanjutnya.
Irwan menarik panjang nafasnya dan membuangnya pelan.
"Apa kamu bisa berjanji bisa menjaga dirimu?Dan apa kamu bisa memastikan tidak akan melakukan kesalahan seperti Kakakmu?".
"Sandra berjanji Pa, Sandra akan menjaga diri Sandra dan akan menjaga kepercayaan Mama dan Papa, Sandra berjanji tidak akan membuat kalian kecewa" senyum terukir di wajah Sandra , hatinya bahagia saat ini mendengar jawaban dari Papanya.
"Dan apa Papa mengizinkan Sandra bekerja dan membiayai kuliah Sandra sendiri?"
"Ya,Papa izinkan ! Dan semoga ini yang terbaik untuk dirimu" Irwan memeluk anaknya, perasaan rindu ia rasakan seakan sudah lama tidak berjumpa dengan anaknya. Sandra menyambut hangat pelukan sang Papa . Dia benar-benar merasakan bahagia yang bertubi-tubi saat ini.
happy reading ya dears 💕
jangan lupa selalu dukung author supaya selalu semangat menulis 😘
__ADS_1