Cinta Yang Kelam

Cinta Yang Kelam
BAB 37


__ADS_3

Setelah melakukan sidang dengan orang tuanya,Sandra kembali ke kamarnya .Ia merasa jenuh, hanya menarik ulur beranda handphonenya.Tak ada kegiatan lain yang bisa ia lakukan hingga suara dering handphone terdengar dan ia langsung menerimanya .


"Hallo..selamat siang Mas" ucap Sandra.


"Ya,selamat siang Sandra ..Bagaimana?Apa orangtua kamu udah tau semuanya?" tanya Niki dengan hati-hati.


"Tentu mereka tau Mas,orang tua kita saling mengenal, Mamanya Indra pasti jelasin semuanya ke Orang tua Saya Mas"


"Temerus gimana kelanjutannya? Apa kalian akan benar-benar menikah?"


"Nggak ! Saya akan ceritakan semuanya, tapi nanti kalo kita ketemu ya Mas,oya..Aku masih boleh kerja di kantor kan?"


"Boleh donk ..Siapa yang sudah mengeluarkanmu?"


"Terimakasih ya Mas ..Di saat seperti ini,malah Mas yang selalu nelponin aku" nada Sandra terdengar sedih .


"Sama-sama..Anggap aja kita temenan udah lama.Omong-omong apa kamu bisa keluar hari ini?untuk sekedar makan siang atau jalan-jalan sore?"


"Saya belum tau Mas, saya sebenarnya jenuh dikamar terus. Tapi saya gak berani minta izin untuk keluar"


"Begitu ya ...Tadinya saya pengen ketemu sama kamu"


"Saya akan coba minta izin sama Orangtua saya,tapi saya gak janji kalo mereka akan izinin saya ya Mas,nanti saya kabarin lagi"


"Oke kalo gitu,saya tunggu kabar nya ya ..."


Mereka menyelesaikan panggilannya .


Memang sejak semalam,Indra belum menelponnya lagi. Sandra merasa ia tak peduli sedikitpun tentang dirinya,tapi ia tidak mempermasalahkan karena memang sudah tak berharap,dan menganggap semuanya sebagai mimpi buruk.Apalagi sekarang ia telah berjanji pada Orang tuanya untuk meninggalkan Indra.Mungkin ini bisa jadi alasan untuknya menjauh dari Indra.

__ADS_1


Saat ini Sandra sedang mencari-cari alasan untuknya supaya bisa keluar dari rumah itu untuk sekedar menghirup udara diluar sana. Dan tiba-tiba ide itu muncul .Sandra langsung bersiap untuk pergi.


Saat menuruni tangga, Ia melihat Neni sedang sibuk dengan handphonenya dan iapun menghampirinya .


"Ma..Sandra boleh keluar ya?" pinta Sandra dengan wajah memelas.


"Mau kemana kamu?" Neni masih sibuk dengan handphonenya.


"Ada urusan kerja Ma,aku mau ketemu sama Bos aku barusan dia nelpon" masih dengan wajah memelasnya.


"Kamu gak lagi coba bohongin Mama kan? Apa kamu mau ketemu sama Indra?" Neni kini melepaskan mata pada handphonenya dan menatap wajah anaknya.


"Ma..Apa Mama lihat kebohongan dimata Sandra?" Sandra menatap mata Neni dan meyakinkannya meskipu jantungnya berdegup sangat kencang,tapi ia bisa menutupinya.


"Pergilah ..Kamu harus pulang sebelum Papa pulang " perintah Neni.


"Baik Ma,makasih " Sandra mencium tangan Neni dan mengeluarkan handphonenya menghubungi Niki memberitahukan bahwa ia sudah mendapat izin untuk keluar rumah.Mereka sepakat untuk bertemu di cafe yang tidak jauh dari rumah Sandra .


Tiba dicafe,ia tidak menemukan Niki disana. Ia memutuskan untuk mengambil tempat duduk di ujung cafe untuk menghindari keramaian,takutnya ada yang mengenali Niki,dan menyangka mereka sedang melakukan kencan lantas melaporkan pada istrinya .


tidak menunggu lama akhirnya Niki datang. Sandra melambaikan tangannya melihat Niki di depan pintu cafe masuk sedang mencari-cari sesuatu. Niki pun tersenyum dan menghampirinya.


"Maaf ya menunggu lama" ucap Niki sembari mengegeser kursi dan mendudukinya.


"Gapapa Mas,saya belum lama ko"senyum mengembang terlukis di wajah Sandra.


Entah mengapa perasaannya kini sangat bebunga-bunga,seperti sedang melakukan kencan pertama kali dengan Indra.


"Udah pesan makanan?" tanya Niki.

__ADS_1


"Belum,saya masih nunggu Mas dulu. Ini baru pesan minum aja" matanya menunjuk pada gelas yang ada didepannya.


Niki memanggil seorang pelayan dan memesan beberapa makanan .


"Kamu mau pesan apa?"Niki menyodorkan Lembaran menu kepada Sandra.


"Samain aja deh Mas,aku juga belum tau menu-menu yang enak disini"jawab Sandra


"Menunya dibuat dua porsi ya Mas" ujar Niki pada pelayan .


Sementara menunggu makanan yang ia pesan datang, mereka berbincang-bincang


"Saya sebenernya takut kalo ketemuan berduaan gini sama Mas" Sandra memulai perbincangannya.


"Takut kenapa?Memang saya terlihat menyeramkan?"Niki memasang wajah heran dan menaikan sebelah alisnya.


"Bukan,bukan gitu Mas.Gimanapun juga,Mas kan statusnya masih jadi suami. Aku takut kalo tiba-tiba istri Mas lihat dan nyangkakita ada sesuatu."Sandra memurungkan wajahnya.


"Hahaa..Kamu tenang aja, walaupun istri saya melihat saya didalam kamar dengan wanita lain, dia gak akan berani berontak"jelasnya dengan wajah datar.


"Mas becanda .." sahut Sandra.


Mana mungkin seorang istri akan diam saja melihat suaminya bersama wanita lain,pikirnya .


Ia semakin penasaran dengan kondisi rumah tangga Niki sebenarnya.Namun ia tak memiliki keberanian yang cukup untuk menanyakan masalah pribadi rumah tangganya.


"Kapan-kapan aku ajakin kamu ketemu sama istri aku deh ..Biar kalian saling kenal"


Sandra menyunggingkan bibirnya dan menaikan bahunya.Akhirnya makanan yang mereka pesan pun datang .Mereka menghabiskan makanan tanpa birkata-kata, hanya suara alat makan mereka yang saling beradu .

__ADS_1


BERSAMBUNG 💕💕


__ADS_2