Cinta Yang Kelam

Cinta Yang Kelam
BAB 45


__ADS_3

Dua minggu berlalu sejak kejadian Indra dengan Sandra, Sandra sudah terbiasa melakukan aktifitasnya.Meski lelah,ia tetap pulang-pergi ke tempat kerja dari rumah.Kedekatannya dengan Niki dianggap biasa saja,meskipun Sandra merasa ada perlakuan yang berbeda dari Niki kepadanya, tapi Sandra menganggap itu biasa saja selama ia tidak melecehkannya .Sandra menganggapnya sebagai Kakak.


Sementara Indra benar-benar menunjukan keseriusannya.Dalam dua minggu ini ia sudah empat kali mendatangi rumah Sandra namun Sandra tak pernah mau menemuinya.


Hingga ia bermaksud untuk menemui Irwan dan meyakinkannya untuk menyetujui pernikahannya.


Malam hari, Sandra memang sudah meminta izin untuk pulang telat karena ini akhir bulan,ia akan menyelesaikan laporan bulanannya. Akhir-akhir ini Niki memang selalu menemaninya jika lembur, dan Sandra tidak keberatan dengan hal itu,ia justru merasa senang karena ada teman .


Ditempat lain, Indra mendatangi rumah Sandra untuk menemui Irwan.


"Mas Indra ..Tapi Non Sandra gak ada dirumah" kata Bi Kokom yang membuka pintu setelah cukup lama Indra membunyikan bel rumahnya.


"Saya mau ketemu sama Om Irwan Bi, ada?"jawab Indra.


"Ada Mas ..Tapi Tuan lagi dikamarnya"Bi Kokom bingung karena ia tahu bahwa majikannya tidak suka kepada Indra.

__ADS_1


"Bisa tolong panggilin gak Bi? Bilang saya mau bicara" pinta Indra menggenggam tangan Bi Kokom.


"Saya coba ya Mas ...Mas tunggu di dalem aja !"sahut Bi Kokom.


Tidak berapa Irwan datang menemui Indra.


"Ada apa kamu mau bicara dengan saya?Punya keberanian juga kamu?"Irwan duduk di sofa yang terletak di sebrang tempat duduk Indra.


"Om.." Indra menghampiri Irwan dan memberinya salam dan direspon oleh Irwan.


"Indra datang kesini mau minta maaf sama keluarga Om,Indra tau kesalahan Indra sudah sangat fatal. Tapi Indra akan bertanggung jawab Om,Indra janji akan merubah kehidupan kelam Indra,tolong maafin Indra Om ! Indra gak bisa kalo harus seperti ini sama Sandra" Indra mengutarakan maksudnya setelah menarik nafas panjang dan mencoba mengumpulkan semua keberaniannya.


"Tanggung jawab bagaimana? Menjaga diri sendiri aja kamu gak bisa.Terus saya harus mempercayakan anak saya di pertanggung jawabkan sama kamu?"jawab Irwan dengan nada sinis .


"Indra udah berubah Om,Indra udah berhenti total dari dunia kelam Indra" ucap Indra dengan nada memohon.

__ADS_1


"Saya tidak akan menampik jika kamu menginginkan anak saya,tapi saya tidak mungkin membiarkan anak gadis saya hidup bersama seorang berandalan seperti kamu!Apa yang bisa dibanggakan dari kamu,mau jadi apa keturunan kalian nanti?"jelas Irwan masih dengan nada sinisnya.


"Saya janji saya akan berubah Om,tolong kasih saya kesempatan?"Indra tak berhenti memohon agar Irwan mau membuka sedikit hatinya untuk dia.


"Baik..Buktikan saja! Saya akan lihat sejauh mana kamu bisa berubah demi anak saya"Irwan akhirnya memberi kesempatan kepada Indra.


"Makasih Om,saya janji akan menggunakan kesempatan ini dengan baik.Saya gak akan sia-siakan kesempatan ini"Indra menghampiri Irwan dan bersimpuh di kakinya.


"Sudah hentikan,ini terlalu berlebihan" Irwan menarik bahunya "Lakukan yang terbaik yang bisa kamu lakukan untuk anak saya, dan saya akan merestui hubungan kalian setelah saya melihat kamu benar-benar berubah" tambahnya.


"Baik Om,saya sangat berterimakasih" tak terasa mata Indra berkaca-kaca.Ia merasa terlalu bahagia karena mendapat kesempatan dari Irwan.


Awalnya ia berfikir akan sulit mendapatkan kesempatan dari Irwan, ia tak menyangka jika Irwan akan begitu mudah memberikan kesempatan untuknya .


Setelah berbincang dengan Irwan,Indra kembali ke rumahnya dengan perasaan bahagia.Dalam hatinya,ia berjanji akan benar-benar membuktikan bahwa ia bisa menjadi manusia yang baik,menjadi lelaki yang bertanggung jawab .

__ADS_1


BERSAMBUNG 💕


__ADS_2