Cinta Yang Kelam

Cinta Yang Kelam
BAB 50


__ADS_3

Sandra belum bisa memberi keputusan atas permintaan Neni.


"Aku butuh waktu buat berfikir Ma" lirih Sandra.


"Ya sudah,Mama juga gak buru-buru ..Mama hanya ngerasa gak mau usaha Mama selama ini sia-sia.Mama perjuangin ini sampe jadi sebesar ini untuk anak cucu Mama agar mereka tercukupi kebutuhannya"


Tiba-tiba air mata mengalir diantara keduanya.Mereka saling memberi kekuatan dengan pelukan tanpa ada satu katapun yang terucap baik dari mulut Sandra maupun Neni.


Sandra memang bukan type penikmat harta Orang tua,ia sudah belajar dari lingkungannya untuk bekerja keras sebelum mendapat apa yang diinginkan.Dengan semua yang Neni utarakan, membuat Sandra harus berfikir keras agar ia tak salah mengambil keputusan nanti nya.


"Sandra akan memikirkan ini Ma,tapi Mama jangan berharap banyak sama Sandra " ucap Sandra setelah mengatur nafasnya.


Neni hanya mengangguki perkataan Sandra.


################


Pagi di hari senin, membuat semua orang terlihat sibuk memulai aktivitasnya setelah berakhir pekan,begitu juga dengan Sandra.Pagi buta ia sudah terlihat sibuk,ia bahkan tak sempat menyantap sarapan di rumahnya karena takut terlambat sampai ke kantor.


Saat keluar dari rumah, Mobil Niki baru saja berhenti di depan gerbangnya.


"Ayo naik"Seru Niki yang sudah membuka kaca jendela mobilnya.

__ADS_1


"Loh..Mas ko gak bilang kalo mau jemput aku?"Sandra masih berdiri mematung di depan pintu mobil Niki.


"Cepat masuk" perintah Niki tanpa keluar dari mobilnya.


Sandra lalu membuka pintu mobil dan duduk di samping jok kemudi.


"Mas kok gak bilang kalo mau jemput?untung aku belum berangkat" ucap Sandra setelah memasang sheet belt nya.


"Iya,telat sebentar aja kayaknya aku gagal jemput kamu"jawab Niki dengan pandangan masih dalam kemudi nya."Kamu udah sarapan belum?"lanjut Niki.


"Belum, aku kesiangan pagi ini.Biasanya jam segini aku udah berangkat" jawab Sandra dengan wajah murung.


"Tapi nanti kita kesiangan kalo sarapan dulu,bentar lagi pasti jalanan macet banget" bantah Sandra.


"Siapa yang akan negur kalo kita kesiangan?Aku pemilik perusahaan" dengan nada bangga Niki menjawab pertanyaannya.


"Tapi gak enak di liat sama orang Mas..Bisa-bisa mereka beneran nyangka kalo kita emang ada hubungan"Sandra merendahkan nada bicaranya oada saat menyebut kata hubungan.


"Loh..Bukannya kita memang berhubungan?" ucap Niki yang membuat Sandra gelagapan melirik ke arahnya dengan pipi merah."Iya,hubungan kita sebagai atasan dan bawahan ,iya kan?"tambahnya.


"Bukan gitu Mas ,yaudah deh terserah Mas aja"Sandra memilih mengalah dan menuruti kemauan Niki.

__ADS_1


Bener-bener polos nih anak.Batin Niki


Niki memarkirkan mobilnya di sebuah tempat yang menyediakan menu sarapan pagi.


Sandra memilih menu bubur ayam dan teh hangat sementara Niki memilih Soto dengan Teh hangat.


Mereka menikmati sarapan paginya dengan santai seolah tak menyadari matahari sudah bersinar terang.


Niki sengaja mengambil perhatian Sandra supaya dengan mudah mendapatkan apa yang dia inginkan.Ia sudah tak peduli lagi dengan hubungan Sandra dan Indra yang selama ini menjadi bahan pertimbangan Niki untuk mendekati Sandra.


"Udah siang nih Mas, kayaknya kita terlalu menikmati sarapan kita deh"Sandra tergesa-gesa beranjak dari tempat duduknya.


"Santai aja kenapa sih?" sahut Niki.


"Kita pasti datang ke kantor siang banget Mas,aku gak mau jadi bahan perhatian dan bahan gosip orang satu kantor" ujar Sandra ketus.


"Gak akan.Mereka gak akan berani ngomongin kamu lagi,kalo kamu denger omongan gak enak dari mereka,bilang sama aku biar aku kasih mereka pelajaran." jelas Niki.


Akhirnya Niki beranjak dari tempat duduknya karena melihat Sandra yang sudah berdiri dan terlihat gelisah seolah memaksanya untuk segera pergi.


BERSAMBUNG 💕

__ADS_1


__ADS_2