Cinta Yang Kelam

Cinta Yang Kelam
BAB 16


__ADS_3

Belum sempat Sandra meninggalkan rumahnya,Indra lebih dulu menghampirinya di teras.Sandra yang sedang memakai sepatunya Mengangkat wajahnya setelah mendengar suara mobil berhenti di depan rumahnya.


Ngapain lagi sih dia,batinnya.


Sandra menghembuskan nafas ke arah atas sehingga meniup poninya .


"Sayang ...Kamu mau kemana?" tanya Indra menghampiri kekasihnya.


"Mau ke rumah kakak di luar negri,kamu ngapain kesini pagi-pagi?Gak ada kerjaan?" sengaja Sandra berbohong karena sementara waktu dia hanya ingin fokus mencari pekerjaan tanpa harus memikirkan hal lain.


"Becanda kamu?Ko ngedadak sih?Ko gak ngasih tau aku?"


"Gak ngedadak ko, aku emang ada rencana dari seminggu yang lalu dan udah pesan tiket juga"


"Terrus..Kamu kenapa gak kasih tau aku?"


"Ngapain?Apa pentingnya aku buat kamu sampe aku harus kasih tau kamu kemana aku akan pergi? Maaf aku gak ada banyak waktu, takut telat pesawatnya"


"Sayang ..Kamu jangan kaya gini dong..Oke aku anter kamu ke bandara ya?Kamu berapa lama disana?"


"Gak usah, aku di anter Papa !Aku gak tau kapan aku balik lagi kesini karena aku akan kuliah disana" tegasnya tak peduli betapa emosi Indra mendengar semua yang dikatakan Sandra.


Indra yang merasa sudah tak ada gunanya lagi akhirnya berlalu pergi meninggalkan rumah itu. Dia merasa sangat kecewa


Tuhan,kenapa secepat ini kau ambil kebahagiaanku?Kenapa kau biarkan dia pergi meninggalkanku?Apa aku begitu hina dimatamu sehingga kautak mengizinkan aku bahagia bersama waniya yang aku cintai.


Pikirannya berkecamuk , dia melajukan mobilnya ke basecamp,tempatnya dulu berkumpul bergila ria dengan sahabatnya.


"Widih...Bos kita akhirnya mau dateng lagi kesini?" ujar seorang pemuda dengan keadaan mabuk. Tidak menghiraukan, Indra mengambil gelas yang berisi alkohol lalu meneguknya, menuangnya lagi,dan lagi hingga dia mabuk tak sadarkan diri di tempat itu.


Sore hari, Sandra sudah tiba di rumah setelah mencari tau mengenai beberapa lowongan pekerjaan yang telah dia lihat di Internet dan mempersiapkan lamarannya.


Kini dia sedang bersantai di balkon kamar , tiba-tiba lamunan nya mengarah pada Indra


Apa aku terlalu berlebihan ya sama Mas indra ?tapi bodo aja deh , biar dia tau rasa . Palingan juga sekarang dia lagi bahagia , buktinya dia gak ngehubungi aku sama sekali.


Apa aku hubungin dia ya?Ish ... No. No. no..Gak akan pernah !

__ADS_1


Sandra mengusap-ngusap wajahnya menghilangkan semua pernyataan dihatinya ,


Drrttt.....Drrtt.......


Tante Sukma is calling


Ada apa Tante Sukma telpon aku?Apa jangan-jangan suruhan anaknya??


Sandra menepis pikiran buruknya dan menjawab panggilannya.


"Hallo Tante, assalamualaikum"


"Wa'alaikumsalam Sandra, kamu lagi sama Indra gak?"


Cih , rencana apa yang lagi kamu jalankan mas?Kamu bahkan menyuruh Tante Neni untuk memuluskan rencanamu .


"Ng...Nggak ko tante,tadi pagi mas Indra memang dari rumah,tapi gak lama dia pergi lagi"


"Aduh nak..Kemana kamu...?"


"Emang ada apa Tante?"


"Sandra akan bantu cari tau ya Tante, Tante tenang dulu,jangan panik .Mas Indra kan udah dewasa, dia pasti baik-baik aja ko". Sandra mencoba menenangkan walaupun sebenarnya ia sendiri tidak tahu apa yang harus dilakukan.


"Yasudah kalo gitu terimakasih ya San, assalamualaikum"


"Ya Tante, waalaikumsalam"


Sandra menghempaskan handphonenya ke sofa , ia berfikir sejenak.


Apa yang harus aku lakukan?Bikin repot aja sih Mas. Gumamnya pelan


Langkah pertama,ia mencoba menelpon nomor kekasihnya, namun memang benar yang dikatakan Tante Sukma bahwa handphone nya tidak aktif.


Langkah kedua, mencari teman dekat lewat sosial media nya, dan berhasil ..Dia dapat menangkap nama Iwan sebagai sahabat terdekat yang ditunjukan dengan beberapa status/upload foto bersama. Dia klik profil Iwan dan dia berhasil menemukan nomor handphone nya.


"Hallo.. Selamat sore " suara Iwan di balik handphone membuat Sandra gugup

__ADS_1


" I..Iya halo.. Sama Mas Iwan ya?"


" Iya betul,ini siapa ya?"


" Saya Sandra, temen.." belum selesai menjawab, Iwan memotong nya.


"Oh ..Ya..Sandra Pacar nya Indra ya ..?Ada apa?"


"Aku mau tanya sesuatu, tapi mas Iwan gak lagi sibuk kan?"


"Nggak ko, kita mau bicara di telepon?Atau mau ketemu?".


"Ah,nggak aku cuma mau nanya soal Mas Indra, dari tadi pagi handphone nya gak bisa dihubungi,barusan Tante Sukma telpon aku,dia khawatir sama Mas Indra. Apa mas Iwan tau sesuatu?"


"Loh..Kamu serius ?Sory sory ..Aku pikir kamu di diutus Indra buat ngerjain aku karena tadi pagi kita janjian mau makan malem bareng,dia mau kenalin kamu ke aku"


"Mas iwan gak bohong kan?"


"Iya serius , sumpah.! Tapi kamu tenang ya, aku akan coba cari tau Indra, aku tau semua koneksinya "


"Makasih banyak ya Mas..Yaudah aku tunggu kabar baiknya ya ,assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


Lo kemana ndra ? Apa lo pergi ke club?amAahh..Gue rasa lu masih waras gak mungkin pergi ke club siang-siang ..Atau jangan-jangan .....


Pikirannya menemukan titik terang, dia bergegas melajukan mobilnya ke suatu tempat,dan saat tiba diparkiran,benar saja dugaan nya itu.Mobil Indra terparkir disana.


Lo ngapain kesini?Bukannya lo udah gak minum/ngobat lagi?Seribu pertanyaan muncuk di benak Iwan, dia melangkahkan kaki masuk ke dalam, dan dia mendapati Indra sedang terkulai lemas dan meracau.


"Kenapa dia no?"tanya Iwan pada Beno,salah seorang temannya yang ada disitu.


"Gue gak tau tadi pagi dia tiba-tiba.


dateng langsung minum aja, gak sempet ngomong apa-apa udah keburu mabuk" jelas Beno.


Apa lo berantem sama Sandra ?

__ADS_1


Iwan beranggapan seperti itu karena sedari tadi Indra terus saja menyebut-nyebut nama Sandra .


bersambung .........


__ADS_2