
Setibanya di rumah, Sandra tak menghiraukan apapun, dia langsung bergegas menuju kamar dan mengunci pintu mengurung diri.
Beginikah rasanya terluka? Kenapa rasanya baru kemarin aku merasa melayang di atas awan merasakan bahagia yang begitu , kenapa secepat ini? Kenapa kamu lakukan ini mas ? Gumamnya sambil menatap gambar pada layar handphone yang ternyata adalah gambar mereka berdua.
Handphonenya berkali-kali bergetar ,tapi dia membiarkannya dan melempar sembarang handphonenya dan terjatuh ke atas bantal.
Karena merasa perlu menjelaskan , Indra akhirnya mengirim pesan singkat
Drrttt. .......
Aku mohon kamu percaya sama aku ! itu gak seperti yang kamu kira, kamu dimana? kita harus ketemu. Begitu isi pesan yang dikirim Indra.
Sandra merasakan handphonenya bergetar lalu dia meraihnya mencoba membuka pesan teraebut, setelah dibaca dia malah geram dan jarinya sibuk menari di atas keyboard handphonenya.
Apa yang mau kamu jelaskan?Udah jelas kamu ketemuan sama wanita yang pernah sangat special di hati kamu, bahkan kamu mengingkari janji kamu dengan aku demi wanita itu.Diakhiri emot nangis dan emot hati yang retak.
Iya aku minta maaf aku salah, tapi tadi pagi aku benar- benar sibuk kalo kamu gak percaya kamu boleh tanya sama mama. Tadi aku lagi ketemu sama partner kerja aku disana, niatnya pas udah selesai aku mau hubungin kamu dan ngerayain kelulusan kamu, tapi aku malah ketemu Novita dia maksa aku nemenin dia makan karena besok dia akan kembali tugas .Akhirnya aku ngalah dan nemenin dia makan. Please donk kamu jangan marah sama aku? Diakhiri emot love dan emot kiss.
__ADS_1
Aku sadar aku emang gak ada apa-apanya di banding Novita kesayangan kamu itu. Makasih udah pernah buat hati aku berbunga-bunga meski hanya sekejap.
Sandra tidak tahu lagi apa harus merasa senang atau sedih melihat balasan pesan penjelasan dari Indra.
Please donk kamu jangan marah, aku janji gak akan ngulangin lagi ! Kamu jangan kaya gitu donk.
Sandra mencoba tidak peduli lagi dengan balasan pesan kekasihnya. Sandra mengurung diri semalaman di dalam kamar, bahkan tidak makan malam .
Saat pagi hari, Sandra keluar kamar menuruni tangga menuju meja makan.
" Iya,kamu mau kemana nak?" tambah Irwan.
"Ma...Pa.. Sandra mau siapin buat lamaran kerja dan mau cari informasi tentang lowongan kerja, Sandra gak mau nunggu lama pa" menatap Irwan meyakinkan ucapannya.
"Kamu yakin akan melakukan hal itu?Padahal kamu tinggal tunjuk Universitas mana yang kamu inginkan. Kamu tidak perlu bersusah payah seperti ini" jelas Irwan merasa iba dengan apa yang akan dilakukan anaknya.
"Sandra yakin Pa..Sandra hanya pengen lebih bisa menghargai semuanya, menghargai waktu,meghargai uang dan yang terpenting Sandra akan belajar menghargai Usaha"
__ADS_1
Irwan dan Neni berdecak kagum dengan pemikiran Sandra.
Bagaimana mungkin kamu bisa berfikiran sedewasa ini padahal aku sedikitpun tidak pernah mengajarkannya padamu. Gumam Neni
Kamu sangat berbeda jauh dengan Kakakmu, padahal Kakakmu begitu ingin menikmati semua yang kami punya, namun kamu malah merendah seolah kamu tak punya apa-apa,Papa bangga padamu nak. Kagum Irwan dalam hati
"Mama Papa kenapa ngeliatin Sandra kaya gitu?"
"Lanjutkan cita-citamu nak, Papa akan selalu ada dibelakangmu memberikan dukungan sepenuhnya."
"Jika kamu merasa lelah dengan semua yang kamu lakukan, ingat satu hal bawa kamu masih punya Mama untuk kembali"
Suasana haru sekaligus bahagia terukir indah dipagi hari.
**Happy reading dears π
maaf ya up nya dikit2 karna author nyambil momong anak πjangan lupa dukungannya ya π**
__ADS_1