Cinta Yang Kelam

Cinta Yang Kelam
BAB 28


__ADS_3

Ddrrttt.......


My hubby is calling...


Sandra yang sedang duduk di meja rias usai merapikan diri setelah mandi dan berganti pakainan melihat nama dalam layar handphonenya dan menjawab panggilannya.


"Assalamualaikum Mas?" tanya Sandra penuh semangat karena ini kali pertama mereka dapat berkomunikasi setelah dua pekan.


"Wa'alikum salam tuan putriku,lagi sibuk gak?" sahut Indra.


"Ngga sih, aku baru selesai mandi..Kamu kemana aja Mas?Aku kira mas udah lupa sama aku" nada manja dilontarkan oleh Sandra yang dibalas tak kalah manja oleh Indra.


"Mana mungkin Mas lupa,hanya aja pekerjaan mas di resto banyak banget ! Mas kangeeen banget sama kamu"


"Hmmmmm..."


"Ko hmmmm sih? Kamu gak kangen ya sama Mas?"


"Kangen banget Mas,Mas kapan main kesini?"


"Akhir pekan Mas sempetin kita ketemu ya"


"Ya ,terserah Mas aja. Oya, aku ada kerjaan ke luar kota 3 hari ini mas,aku berangkat sama 6 orang karyawan dari kantor .Kita kesana buat bantu urusin promo produk baru kita"


"Yaaa...Berarti akhir pekan ini kamu diluar kota dong?"


"Ngga lah Mas,paling telat aku pulang hari sabtu pagi itupun kalo kerjaannya selesai larut malam dihari jumatnya"


"Ohh..Ya udah deh. Aku usahakan kerjaan aku beres akhir pekan ini ya, supaya kita bisa ketemu "


"Iya Mas ,yaudah ya Mas,aku mau cari makan dulu. Assalaualaikum"

__ADS_1


"Wa'alaikumsalam"


Saar Indra akan meletakkan handphonenya setelah melakukan panggilan dengan Sandra,Handphone nya berdering tanda panggilan masuk yang ternyata dari Iwan.


"Wan ..Ada apa lo tumben telpon gue ?" tanya Indra heran.


"Lo bukannya assalamualaikum dulu ke"


"Iya gue heran aja, biasanya kan kalo ada perlu lo langsung ke resto aja buat ketemu gue"


"Lo udah ada kontek sama Sandra?"Iwan memulai pembahasannya.


"Baru aja gue telponan sama dia ,emang kenapa?" Indra semakin heran karena tiba-tiba saja Iwan membahas mengenai Sandra .


"Bahaya bro ..Lo harus jagain Sandra ..Dia itu polos banget" ucapan Iwan semakin membuat Indra bertanya-tanya.


"Maksud lo gimana sih? Lo kalo ngomong coba yang jelas,ceritain dari awal biar gue ngerti ! Bahaya apa sih? Apanya yang bahaya?"Indra mengernyitkan dahinya.


Iwan memang mengetahui semua tentang Sandra karena Mada adalah teman dekatnya sewaktu SD ,terakhir dia bertemu dan Mada menyebutkan bahwa dia bekerja di tempat yang sama dengan Sandra.Jadi Mada menceritakan semuanya kepada Iwan .


"Tunggu..Maksud lo Sandra ada main dibelakang gue?" Indra masih saja tidak mengerti.


"Ya ampun Indra.. Jadi gini ya, Sandra itu lagi di incar sama Bos nya, gue gak tau apa si Bos itu beneran naksir sama Sandra apa buat mainan aja karena si Bosnya itu udah punya istri dan anak dan juga ada selingkuhan dikota lain ! Tapi emang dasar cewek lo polos banget ..Gue kasian aja kalo sampe dia terbuai sama Bosnya,yang gue tau kan akhir-akhir ini lo sibuk banget"


"Shiitt ...Kenapa harus Sandra? Emang gak ada cewek lain di kantornya?"


"Sandra yang paling muda diantara karyawan lainnya,ya mungkin juga karena Sandra emang polos jadi mikirnya biar gampang"


Tanpa mendengarkan alasan lebih lanjutnya, Indra segera menelpon Sukma untuk ambil alih semua pekerjaan dan langsung tancap gas menuju kost Sandra.


Sementara di kamar kost nya,Sandra sedang mempersiapkan barang yang akan dibawa untuk perjalanannya besok, dan tiba-tiba handphonenya berdering tanda pesan masuk dari Indra.

__ADS_1


"Aku udah didepan kost kamu, kamu keluar dong" isi pesan Indra.


Sandra kaget karena baru saja beberapa jam yang lalu Indra menelpon dan memberitahu jika ia sangat sibuk. Sandra segera keluar menemui dengan pakaian santainya.


Cup.


Tiba-tiba saja Indra mencium keningnya,pipinya dan memeluknya dengan erat seolah tak ingin melepasnya .


Sandra Heran melihat tingkah kekasihnya yang tiba-tiba bersikap seperti itu.


"Kamu kenapa sih Mas?Aneh banget deh" ujar Sandra melepaskan pelukannya.


"Aku kangen banget sama kamu,kita makan yuk?kita ke resto aku aja" ajak Indra.


"Kamu gapapa kan Mas?" Sandra memegang kening,pipi dan leher Indra,memeriksa suhu tubuhnya.


"Aku gapapa sayang,aku cuma kangen aja sama kamu" Indra tetap mencoba santai meskipun sebenarnya ia ingin sekali melontarkan beribu-ribu pertanyaan tentang apa yang dijelaskan oleh Iwan. " udah yuk kita berangkat"Indra menarik tangan Sandra.


"Tapi aku belum ganti baju Mas" bantah Sandra.


"Udah gapapa, yang penting kamu pake baju.Kamu pake baju apa aja cantik dimata aku,tapi kayaknya bakal lebih cantik kalo gak pake baju,hahaha" goda Indra memecah suasana.


"Dasar kamu omes ..!" celetuk Sandra.


"Omes?Apaan?"


"Otak mesum ! hahaha"


Akhirnya mereka berlalu pergi, Indra melajukan mobilnya dengan kecepatan rendah karena sengaja ia ingin lebih lama bercengkrama dengan Sandra.


Happy reading dears 💕

__ADS_1


Dukung terus author ya, kasih vote dan like kalian supaya author lebih semangat lanjutin ceritanya 😉😘


__ADS_2