Cinta Yang Kelam

Cinta Yang Kelam
BAB 43


__ADS_3

Jam pulang kantor sudah satu jam berlalu, namun Sandra masih sibuk berada di meja kerja nya menyelasikan beberapa pekerjaan yang belum ia selesaikan .


"Loh..Kamu belum pulang?" tanya Niki yang menghampirinya saat melewati meja kerjanya.


"Iya belum,ini sedikit lagi"jawab Sandra tanpa mengalihkan mata dari komputer dihadapannya.


"Ya udah aku tunggu kamu ya"Niki menarik kursi dari meja sebelah dan memposisikan di pinggir kursi Sandra lalu mendudukinya.


Sandra akhirnya menoleh,dan melihat Niki dengan tersenyum.


"Gak usah Pak,bapak pulang aja ! Kasian anak istri bapak dirumah pasti nungguin,lagian ini bentar lagi juga udah beres ko" bantah Sandra.


"Mereka lagi di rumah neneknya,jadi saya sendiri dirumah" jawab Niki.


Karena tak enak, Sandra merapikan pekerjaannya dan mematikan komputer setelah menyimpan semua file yang sedang ia kerjakan.


Sandra menenteng tasnya dan beranjak dari tempat duduknya.


"Udah beres...Yuk kita pulang Pak" ujar Sandra.


Niki melangkahkan kakinya dan diikuti oleh Sandra dibelakangnya.


"Saya antar kamu pulang ya?" tawar Niki sembari memencet tombol lift.


"Gak usah Pak..Kasian nanti Bapak kecapean kalo anter saya dulu.Biar saya pesan Gocar aja"Bantah Sandra.


Niki tak menjawab lagi ucapan Sandra .Mereka memasuki lift yang sudah terbuka hingga sampai ke lobby.Dalam lift tadi Niki sudah menyuruh salah satu vallet untuk membawakan mobilnya hingga kini mobilnya sudah ada di depan pintu masuk.


Niki mengambil kunci mobil yang diberikan oleh vallet tersebut dan membuka pintu mobilnya.

__ADS_1


"Ayo naik.." perintah Niki kepada Sandra.


"Gak usah Pak,jarak rumah saya tuh jauh banget ..Pasti Bapak kecapean kalo harus anter saya dulu" Sandra tetap berusaha menolak.


"Ini perintah,bukan ajakan atau tawaran dan kamu gak boleh bantah!"Niki menarik tangan Sandra dan menyuruhnya masuk ke dalam mobil.


Mau tidak mau Sandra menuruti Niki untuk mengantarkannya pulang.


Dalam mobil,mereka tak banyak bicara,Sandra hanya menunjukan jalan ke arah rumahnya karena jalan yang mereka lewati sedikit berbelok-belok.


Dan akhirnya mereka sampai dirumah Sandra,Niki keluar memutari mobil dan membukakan pintu untuk Sandra


"Aku bisa sendiri Mas .." ujar Sandra dengan wajah malu,Niki hanya menanggapinya dengan senyum.


"Mas harus masuk dulu ya,gak boleh nolak.Ini perintah !" serunya menirukan gaya Niki saat meminta ia naik ke mobilnya dan tentu saja Niki tidak menolak.


Sandra membawanya masuk ke ruang tamu,dan memanggil pembantu rumahnya untuk menagmbilkan minuman .


"Sepi banget ..Pada kemana?" celetuk Niki dengan mata yang tak berhenti memutari sekelilingnya.


"Mama sama Papa paling masih sibuk sama kerjaannya.Setiap hari aku emang kaya gini"jawab Sandra


"Kakak kamu?"


"Kakak kan di luar negri,dia pulang kalo hari raya aja,disini paling sebulan udah itu balik lagi ..Dia gak dibolehin lama-lama disini sama Papa" jelas Sandra yang ditanggapi dengan anggukan oleh Niki.


"Ini Non minumannya .." potong Bi Kokom menyuguhkan dua gelas es jeruk dan dua toples berisi makanan ringan .


"Makasih ya Bi" sahut Sandra.

__ADS_1


"Kamu gak cape apa bolak-balik kerja tiap hari?Jarak dari sini ke kantor tuh lumayan jauh loh" ucap Niki sambil meminum minuman yang disuguhkan oleh Bi Kokom.


"Cape lah ..Cape banget malah! Tapi mau gimana lagi"jawabnya dengan wajah lesu.


Saat mereka sedang berbincang, Irwan datang dan melihat mereka sedang berbincang.


"Kamu udah pulang, ada tamu juga?"Irwan menatap Niki dari ujung kepala hingga ke ujung kaki nya seolah ingin bertanya siapa lelaki ini.


"Pa, kenalin ini atasan Sandra di perusahaan.Namanya Pak Niki" jelas Sandra setelah memberi salam kepada Irwan.


"Pak.." Niki menjulurkan tangan nya memberi salam kepada Irwan dan Irwan menyambutnya.


"Oh..iya ..Silahkan,silahkan ..Saya mau ganti baju dulu,santai aja ya" sahut Irwan.


Niki kembali ke posisi duduknya setelah Irwan berlalu.


"Papa kamu wajahnya sangar ya " kata Niki setengah berbisik.


"Iya, temen sekolah aku aja nyebut nya anjing helder " Sandra memutarkan bola matanya dan menyunggingkan bibirnya .


Niki tertawa kecil mendengar ucapan Sandra.


Mereka berbincang cukup lama hingga Niki pamit karena anaknya menelpon untuk menjemput mereka pulang dari rumah Neneknya .


"Anak aku minta dijemput" ujar Niki setelah memutuskan panggilan dengan anaknya.


"Ya udah,kasian mereka takut nunggu lama" sahut Sandra.


"Oke kalo gitu aku pamit pulang ya, sampein salam aku sama Papa kamu" Niki pamit pulang dan bergegas keluar rumah.

__ADS_1


Sandra mengantarkannya keluar rumah dan membiarkannya berlalu hingga ekor mobilnya sudah tak terlihat lagi .


BERSAMBUNG💕


__ADS_2