
Jam makan siang sudah habis,Sandra masih memasang muka masamnya hingga ia kembali memulai pekerjaannya.Sandra semakin berfikir keras untuk mencari alasan resign dari tempat kerjanya sekarang.
Sementara di ruangannya,Niki memikirkan bagaimana caranya agar ia dapat memikat hati Sandra.Sepertinya Niki jatuh hati sungguhan kepada Sandra.
Tok..tok...tok...
Suara ketukan pintu terdengar di dalam ruangan Niki.
"Masuk" sahut Niki.
Pintu terbuka dan ternyata Sandra mendatangi ruangan Niki.
"Hmm..Ada apa?Ada kerjaan yang belum beres?" Niki memasang wajah heran melihat Sandra dengan wajah tegangnya.
Sandra berjalan ke depan meja kerja Niki dan menarik kursi di depannya lalu mendudukinya.
"Maaf sebelumnya Pak .. Saya tau ini sangat mendadak,tapi saya sudah pikirkan ini dengan matang,saya bermaksud untuk resign dari perusahaan ini" entah dapat keberanian dari mana tiba-tiba Sandra mengutarakan niatnya secara mendadak.
Niki yang kebingungan berdiri dari duduknya.
"Kamu serius?Maksud kamu apa?Apa ada masalah?"jawab Niki dengan wajah serius.
"Saya serius Pak .. Sebetulnya sejak seminggu lalu saya memutuskan untuk resign,dan hari ini saya sudah menyelesaikan pekerjaan saya. Saya akan segera mengurus surat pengunduran diri saya"jelas Sandra.
"Apa alasannya?" tanya Niki.
"Saya ingin fokus mengurus kuliah saya" singkat Sandra.
"Kamu gak serius kan sama alasan kamu?Saya tau kamu gak nyaman karena perlakuan saya,Kalau iya.. Saya minta maaf ! Saya akan berusaha untuk lebih menjaga jarak,dan saya mohon kamu tetap kerja disini". Niki memelas berharap Sandra mengurungkan niatnya untuk mengundurkan diri. "Tolong kamu urungkan niat kamu itu".
"Keputusan saya sudah bulat Pak..Ada suatu hal yang harus selesaikan,jika saya tetap bekerja itu akan mengganggu pekerjaan saya" jelas Sandra.
"Kamu bisa ambil izin/cuti .. Saya akan mengizinkan" jawab Niki.
Sandra sudah tidak ada lagi alasan.Sepertinya kali ini ia harus mengurungkan niatnya.
"Huufftt...baiklah Pak,saya akan memikirkan ulang semuanya,permisi" Sandra bangkit dari duduknya dan membalikan badannya bergegas keluar ruangan Niki.
Namun seketika Niki menggapai tangannya dan menariknya hingga tubuh Sandra jatuh dalam pelukan Niki.Niki memeluk Sandra dengan erat,entah mengapa ia merasa nyaman memeluk Sandra.
__ADS_1
"Lepas Pak,tolong jangan seperti ini" Sandra mencoba melepaskan tubuhnya dalam pelukan Niki. Namun tak dapat dipungkiri bahwa ia pun merasa kenyamanan dalam pelukannya.Meski tidak senyaman saat berada dalam pelukan Indra.
"Tolong jangan pernah berfikir untuk keluar dari perusahaan ini" pinta Niki.
Sandra merasakan jantungnya berdetak lebih cepat saat berada dalam pelukan Niki.
Ya tuhan,apa ini? Knapa jantungku kaya gini?Rasanya sama kaya pertama kali Indra meluk aku .. Gak mungkin kalo aku juga naksir sama Pak Niki,jangan sampe deh .. Batin Sandra.
Sandra berhasil lepas dari pelukan Niki,ia berlalu ke luar ruangan tanpa menjawab pernyataan Niki.
Pikiran dan perasaan Sandra saat ini benar-benar buyar.Saat ia berniat untuk menata hidup indah,justru menurutnya ada keindahan lain yang juga lebih menggoda.
##############
Sandra sudah bersiap dengan pakaian tidurnya setelah pulang dari kantor dan menyantap makan malamnya.
Ia mengambil handphone dari nakas dan melihat ada beberapa panggilan tak terjawab yang ternyata dari Indra.
Ada apa ya ...? Kali aja penting. Gumam Sandra pelan.
Akhirnya Sandra menelpon balik. Tanpa menunggu lama panggilannya langsung terhubung.
"Waalaikumsalam ..Ada apa Mas nelpon aku sampe berulang-ulang?"Sandra.
"Aku kangen aja sama kamu"Indra.
"Gombal.."Sandra.
Sandra sebetulnya sangat senang mendengar Indra merindukan dirinya,bahkan saat ini pipinya sudah merona.Namun ia berusaha tetap datar untuk menyembunyikan perasaannya.
"Ko gombal sih?Serius tau.."Indra.
Tiba-Tiba Sandra teringat pertemuan Indra dengan seorang wanita di taman kota.
"Oh ya Mas, tempo hari aku lihat Mas sama cewek d taman kota?"Sandra.
Indra mencoba mengingat dan akhirnya ia teringat saat berbohong pada Sandra.
"Ehm,kapan?" Indra.
__ADS_1
"Waktu Mas bilang lagi ketemu rekan bisnis loh ..." Sandra menekan kan kata rekan bisnis.
"Oh,iya maaf ..Mas bohong,itu Mas ketemu sama temen Mas.Gak sengaja ko ! Serius !"
Indra menjelaskan bahwa wanita itu temannya di club malam, ia tidak sengaja melihat wanita itu di taman kota dan menghampirinya hingga asyik bercerita.
###############
Tanpa terasa malam sudah larut.
Sandra masih termenung memikirkan cara untuk keluar dari keadaan ini. Satu sisi,Sandra begitu menyayangi Indra dan menyimpan harapan besar padanya.Tapi di sisi lain celah hatinya sudah terbuka dan tertulis nama Niki didalamnya.
Keesokan hari,Sandra sengaja bangun siang karena memang sedang malas untuk pergi bekerja.Ia sedang mencari cara untuk keluar dari perusahaan Niki.
Sementara Niki yang baru datang melihat meja kerja Sandra kosong.
"Kemana Sandra?" tanya Niki pada Mada.
"Kurang tau Pak,kayaknya Sandra gak masuk hari ini." jawab Mada singkat karena memang ia tak mengetahui apa-apa tentang ketidak hadiran Sandra hari ini.
Niki bergegas menuju ruangannya.Ia berulang kali mencoba menghubungi Sandra namun tak ada jawaban.
Apa dia sakit ya?Tapi kemaren dia gak kenapa-napa ..
Apa jangan-jangan dia beneran mau resign tanpa persetujuan aku?
Ah..Gak mungkin juga...
Niki mengacak rambutnya dan terus mencari jawaban alasan Sandra tidak masuk hari ini,namun tak ada jawaban.
Akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke rumahnya selepas pekerjaannya.
Bersambung ........
Maaf baru Up lagi ya readers ..
jangan lupa like,vote dan komentar terbaiknya ya,dan jadikan juga sebagai favorite ya π
supaya author semakin semangat lanjutin novelnya π
__ADS_1
terimakasih masih setia sama karya author iniπ€π