Cinta Yang Kelam

Cinta Yang Kelam
BAB 30


__ADS_3

Setelah memposisikan Indra dikamar tamu, Sukma segera menuju ke kamar Indra dan diikuti oleh Sandra dibelakangnya .


"Kamu tidur disini ya, sebentar Tante bawain baju ganti buat kamu" Sukma membukakan pintu kamar Indra dan membiarkan Sandra masuk.


"Makasih ya Tante "


Ketika Sukma mengambilkan baju ganti untuknya, ia duduk di tepi ranjang melihat-lihat kamar Indra yang tak kalah luas dengan kamarnya. Dekorasi kamarnya menggunakan tema garden dengan wallpaper pepohonan tampak seperti kita sedang tidur di tengah hutan membuat Sandra berdecak kagum .


"Ini baju gantinya San, kamu bersih-bersih ya, terus cepet istirahat,ini udah mau menjelang pagi.Kalo kamu mau makan ada makanan di dapur ya" Sukma memberikan baju gantinya lalu keluar meninggalkan Sandra sendiri di kamar Indra .


Setelah Sukma keluar dari kamarnya, Sandra menutup pintu tanpa dikunci dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Sementara dikamar tamu, Indra mulai tersadar dari mabuknya, ia melihat sekelilingnya mengingat kejadian semalam, hingga akhirnya tersadar jika sekarang ia ada di kamar tamu .


Ah...Kenapa aku harus sebodoh itu mabuk di depan Sandra ? Siapa yang membawaku pulang?Bagaimana Sandra sekarang?Setelah melihat aku seperti ini ? Shit ...


Indra mengacak rambutnya kasar,ia sangat merasa benar-benar bodoh saat ini . Ia beranjak bermaksud untuk pindah ke kamarnya.


Indra masuk ke kamar nya dan merebahkan diri di atas ranjang, masih dengan pakaian kerjanya yang acak-acakan .Seribu sesal muncul dalam benaknya ,ia menatap langit-langit dan memikirkan semua kejadian semalam,hingga matanya terpejam tak dapat tertahan dan terlelap dalam tidurnya . Sementara dalam kamar mandi , Sandra sedang merendam tubuhnya dalam bathub. Setelah selesai, sandra membilas tubuhnya di bawah shower dan memakai handuk yang ada dikamar mandi dengan hanya menutupi bagian dada dan sebagian paha nya .


Namun ia kaget saat ia keluar dan melihat Indra sedang terlelap di atas ranjang.

__ADS_1


"Aaaaa aaaa ... ." Sandra berteriak sangat kencang dan membalikan badannya menghadap kamar mandi.


Indra terbangun mendengar teriakan Sandra dan menghampirinya. Refleks Indra memeluk Sandra dari belakang. Sandra tak berusaha melepaskan pelukan nya namun tak bisa karena Indra memeluknya dengan sangat erat.


"Mas ..Tolong lepasin aku, aku mau pakai baju" Sandra berkata setengah membentak.


"Kamu kenapa ada disini?" tanya Indra dengan tak melepaskan pekukannya.


"Lepasin dulu, aku pake baju dulu baru kita selesaikan obrolan kita" bantah Sandra.


Indra melepaskan pelukannya dan membiarkan Sandra masuk kembali kekamar mandi untuk memakai pakaiannya.


Setelah keluar dari kamar mandi, Indra melongo melihat Sandra yang memakai baju tidur berbahan satin lengan sejari dan celana pendek .


"Kenapa liatin aku kaya gitu sih mas?" celetuk Sandra sinis.


"Gak kenapa-napa. Oh iya,kenapa kamu ada disini? Kamu yang anter aku pulang? Emang kamu bisa bawa mobil?" Indra memberondong pertanyaannya.


"Kamu pikir aku bakal biarin kamu pulang diantar orang dalam keadaan mabuk?" nada sinis masih keluar dari mulut Sandra.


"Terus yang bawa mobil siapa?Kamu?Emang bisa?" tanya Indra heran karena selama ini ia memang tak pernah tau bahwa Sandra bisa mengemudikan mobil karena Indra lebih sering melihat Sandra mengendarai motor maticnya.

__ADS_1


"Iya aku,aku gendong mobilnya kesini !" jawab Sandra masih dengan nada sinis.


Mendengar jawaban Sandra ,Indra tertawa terbahak-bahak,ia mengacak lembut pucuk rambut Sandra yang masih basah.


"Kamu lagi ngelawak?" ujarnya


"Udah deh .. Aku heran sama kamu Mas, kamu tuh labil ! Bikin aku bingung, awalnya kamu bilang kamu sibuk sama kerjaan kamu, tiba-tiba kamu udah ada di depan kost aku tanpa ngomong dulu sama aku, terus kamu curigain Bos aku,udah gitu kamu mabuk didepan mata aku? Kamu maunya gimana?Dengan gini kamu udah berhasil batalin kepergian aku besok dan aku gak tau lagi nasib kerjaan aku kedepannya kaya gimana. Puas kamu?" tak terasa Sandra menitikan air matanya.


"Aku minta maaf" Indra berusaha memeluknya namun berhasil menghindari.


"Kamu selalu aja dengan mudah minta maaf" ketus Sandra.


"Iya maaf .. Aku denger dari temen satu kantor kamu kalo si Niki itu ngejar -ngejar kamu,terus pas aku tanya sama kamu, kamu malah seolah-olah belain dia kaya kamu seneng bisa deket sama si Niki itu. Jadi aku emosi banget, daripada aku makan kamu?Mending aku mabuk,kan?Terus masalah kerjaan kamu,kamu gak usah khawatir aku akan ganti kerjaan kamu .Bukannya aku udah bilang kalo kamu boleh tunjuk salah satu cabang BABARESTO buat kamu kelola,biar kita bisa bareng-bareng terus." Indra menjelaskan alasannya dengan nada menyesal.


"aku gak suka liat kamu minum minuman keras mas " ujar Sandra.


"Aku janji ini terakhir kalinya aku mengkonsumsi bahkan menyentuh minuman keras.Tapi, selama kamu ada di samping aku. Aku sangat mencintai kamu, kamu gak akan pernah tergantikan di hidup aku,dan aku gak mau kehilangan untuk yang kedua kalinya"


Indra menggenggam tangan Sandra dan menatap matanya meyakinkan bahnwa semua yang ia katakan tulus dari dalam hatinya.


Seketika hati Sandra merasa luluh mendengar pernyataan yang ia dengar dari mulut kekasihnya. Sandra mulai terbawa suasana.

__ADS_1


Happy reading dears ...💕


Jangan lupa dukung author ya,berikan tip dan like kalian supaya author makin semangat lanjutin ceritanya 😘😉


__ADS_2