Cinta Yang Kelam

Cinta Yang Kelam
BAB 33


__ADS_3

Masih di danau, Niki terus berusaha membujuk agar Sandra mau berbagi cerita padanya.Hingga tanpa malu,Sandra mulai menceritakan masalah yang sedang ia hadapi. Air matanya perlahan mulai surut bahkan sudah bisa dipastikan berhenti mengalir. Perasaannya kini sedikit lebih lega setelah menceritakan semua masalahnya kepada Niki.


"Apa kamu mencintainya?" tanya Niki dengan pandangan yang masih tertuju ke arah danau dan masih melempari batu kecil kesana.


"Entahlah Pak, saya mencintainya. Tapi terkadang saya menyesali hubungan saya dengannya" Sandra.


"Tolong jangan terlalu formal dengan saya, anggap aja saya ini teman kamu. Ah ,tidak ..Kita memang berteman kan?"Niki mencoba melirik ke arah Sandra dan melebarkan Senyumnya yang disambut kembali oleh senyuman Sandra.


"Ah, sudahlah Pak." ucapannya terpotong karena tiba-tiba Niki membulatkan matanya saat mendengar Sandra menyebut dirinya dengan kata 'Pak'.


"Ya..bmBaiklah ..Bagaimana kalo saya panggil Mas?" Sandra menaikkan alisnya.


"Ya...Boleh,begitu sepertinya lebih enak didengar."


"Sekarang,ceritakan bagaimana keadaan rumah tangga Mas, bukankah Mas sudah memiliki anak dan Istri yang cantik?"Sandra mencoba mengorek tentang kehidupan peribadinya.


Ia ingin tau betapa semua orang begitu buruk menganggapnya sebagai seorang yang sering mempermainkan wanita.


"Hem .. Ya, dia memang cantik ! untuk itu saya sangat tergila-gila padanya. Semua orang mungkin menganggap kami sebagai keluarga yang serasi" ujar Niki dengan Nada datar menyunggingkan satu sisi bibirnya .


"Sudah berapa lama Mas menikah?".

__ADS_1


"Sudah 11 tahun "jawabnya singkat.


Cukup lama juga ya?Berarti saat ini usianya sudah lebih dari 30 tahun?Aku pikir masih 27tahun,gumamnya dalam hati.


Karena sebelumnya, Sandra sempat menyangka jika pernikahaan karena hamil diluar nikah. Mengingat gosip-gosip yang beredar bahwa ia suka bergunta-ganti pasangan .


"Lalu..Saya dengar Mas pernah berkali-kali menikah?" Sandra menanyakan hal itu dengan sangat hati- hati karena tak ingin menyinggung Niki.


Niki tersenyum sinis dan menghembuskan nafasnya dengan kasar sebelum menjawab pertanyaannya .


"Ya ...Semua yang kamu dengar memang benar , tapi semua tidak seburuk yang kamu pikir." jelas nya masih dengan santai menjawab semua pertanyaan Sandra . "Kamu sudah seperti wartawan yang sedang mewawancarai seseorang" ucapnya di akhiri dengan tawa kecil.


Melihat kepolosan Sandra, Niki yang semula memiliki maksud untuk hanya menjadikannya selingan,kini berubah pikiran. Dalam hatinya terus bergumam.


Mana mungkin aku akan tega merusak hidupmu,merusak masa depanmu yang sudah kamu tata dengan begitu indah.aku akan sangat merasa bersalah jika aku melakukan itu.


Namun perasaan sudah terlanjur tumbuh dihatinya .Meski sebagian besar hati danjiwa raganya dimiliki oleh istrinya, tapi ia tidak menampik bahwa ia juga memiliki rasa yang sama kepada Sandra. Rasa seperti yang ia rasakan kepada istrinya,berbeda dengan perasaannya kepada wanita-wanita lain yang menemaninya saat ini.


"Lalu..Bagaimana pekerjaanmu setelah ini?Apa kamu memang akan keluar dari perusahaan saya dan mengurusi perusahaan kekasihmu?" tanya Niki.


"Entahlah Mas,sebetulnya saya tidak ingin memutuskan itu.Tapi saya akan ikuti jalan yang ada didepan mata,mungkin itu yang terbaik buat saya" tuturnya Dengan senyum sinis mengakhiri ucapannya.

__ADS_1


Sandrapun masih enggan memikirkan kelanjutannya dengan Indra. Baginya, perlakuan Indra saat itu sudah cukup membuktikan betapa ia tak bisa menjaga emosinya.


"Sepertinya kita udah terlalu lama disini, dan ini juga udah sore. kamu gak berniat bikin tenda disini,kan?" guyon Niki.


"Mas bisa aja," Sandra tersenyum mendengar ucapan Niki.


"Ya udah,gimana kalo saya antar kamu ke tempat kost ?"


"Tapi saya mau pulang ke rumah kayaknya Mas,soalnya baru aja Mama kirim pesan supaya saya pulang ke rumah"


"Kalo gitu saya anter kamu pulang ya" pinta Niki.


"Gak usah Mas, jarak rumah saya dari tempat ini terlalu jauh,mungkin lain kali saya bisa mengundang Mas ke rumah saya"


"Iya, mungkin nanti pas acara peenikahan kamu dan kekasihmu itu,hahaha"


Sandra hanya tertawa kecil, Sembari jarinya mengutak atik layar handphone nya memesan kendaraan.


"Ya udah kalo gitu Mas,gocar yang saya pesan udah deket dari sini.Mari .." Sandra beranjak dari duduknya meninggalkan danau itu dan diikuti oleh Niki .


BERSAMBUNG 💕

__ADS_1


__ADS_2