
Nino merutuk kecil, ia mengacak rambutnya frustasi.
"Oke, lebih tenang," kata Nino pada dirinya sendiri sambil menarik nafas berkali-kali, mencoba menenangkan diri.
Nino menggigit bibirnya sejenak, lalu dengan mantap kembali menatap ke depan.
"Boleh minta id line lo gak?"
Hening
Nino masih diam, tangannya tetap terulur ke depan sambil tersenyum senatural yang ia bisa. Ia tersenyum pada....... tembok.
"Ah! Keliatan aneh!" Gerutu Nino kembali mengacak rambutnya yang sudah awut-awutan kesana kemari karena Nino sudah mengacaknya berkali-kali.
Nino sebenarnya sedang berlatih untuk meminta id line pada cewek yang dia suka. Dan Nino memilih tembok sebagai teman bermainnya.
"Pokoknya, elo harus bisa dapetin id line cewek itu!"
Ancaman Bobi hari itu terdengar ulang di pikiran Nino. Yah, yang membuat Nino berlatih seperti ini tidak lain dan tidak bukan karena semua anak basket yang menantangnya untuk bisa mendapatkan id line cewek yang Nino suka.
Dan lebih parahnya, jika Nino tidak bisa mendapatkan id line cewek yang Nino suka, para anak basket akan memaksanya untuk mentraktir mereka di Cafe'in. Mereka tu berniat membantu Nino apa memanfaatkan keadaan Nino untuk mentraktir mereka sih? Kan mereka jelas sudah tahu kalo Nino tidak pernah melakukan hal seperti ini!
Nino mengusap hidungnya sesaat. Ia menurunkan tangannya yang tadi masih terjulur dan menghilangkan senyumnya.
"Lo tu harus keliatan manly! Baru deh nanti ceweknya langsung mau ngasih apa yang elo minta!"
Manly?
Nino tidak paham dengan petuah dari Jaemin waktu itu. Minta id line aja harus keliatan manly?
Nino berdehem singkat, membenarkan posisi berdirinya lebih tegap. Hendak melatih kembali dirinya sebelum benar-benar bertemu cewek yang ia suka. Uang saku Nino dipertaruhkan untuk hal ini, Nino tidak bisa mengabaikannya!
"Oi! Minta id line lo dong!" Nino berkata pelan, tapi tatapan matanya tajam menyiratkan kata-katanya tidak bisa dibantah. Nino masih trus menatap tembok di depannya dengan tatapan lurus tanpa berkedip.
"Anjing, aneh banget!!!" Gerutu Nino sudah kesal sendiri karena dia sama sekali tidak paham dengan apa yang harus dia lakukan.
Memangnya cewek itu bakalan mau ngasih id linenya kalo Nino terkesan jahat seperti itu?
"Akh!!! Gimana seh?!" Nino menggeram, makin hilang akal harus bagaimana lagi.
Cowok itu memukul tembok di depannya berkali-kali, melampiaskan kekesalannya. Ia menghentakkan kakinya ke lantai sambil melompat kecil dengan geram. Siapapun yang melihatnya pasti akan mengira Nino sedang mengalami masalah hingga stres.
"Nino? Lo gak papa?"
Nino yang sedang menggeram-geram tak karuan langsung terlonjak kaget mendengar suara kecil di belakangnya.
Nino membalik badannya dan seketika langsung mematung ketika melihat cewek yang bertanya kepadanya adalah cewek yang Nino suka!
Nino tertegun ketika mengingat kelakuannya tadi sebelum cewek ini menyapanya. Jangan bilang kalo cewek ini melihat kelakuan aneh Nino?! Bisa malu Nino!!
"Lo gak papa?" Tanya cewek itu lagi dengan pelan. "Gak sakit kan?"
Nino tersentak, dengan cepat langsung menggeleng pelan dan meringis kecil. "Gue gak papa kok," jawabnya malu-malu sambil menggaruk tengkuk kepalanya kikuk.
Cewek itu melebarkan matanya sejenak, lalu balas tersenyum kecil. "Soalnya kan kamu di koridor, banyak yang ngeliatin tau."
"He?" Nino mengerjap-ngerjapkan bola matanya sejenak. Mendadak linglung dan lupa diri jika dia memang sedang ada di koridor.
Wait!!
Jadi, daritadi waktu Nino bicara dengan tembok lalu marah-marah sendiri, murid lain juga melihatnya?!
Kenapa Nino bisa lupa kalo dia sedang ada di koridor?!
Nino menolehkan kepalanya ke kanan kiri dengan tatapan khawatir. Dan benar saja, banyak murid yang terlihat berbisik-bisik kecil sambil menatap Nino dengan tatapan horor, sebelum kemudian beranjak kabur saat mata Nino melihatnya.
Nino merutuki dirinya sendiri. Dasar Nino bodoh!
Nino buru-buru mengalihkan wajah dan berdehem kecil mencoba menguasai diri. "Gue gak papa kok. Tadi cuma pegel kakinya," katanya beralasan sambil menghentak-hentakkan kakinya seperti tadi. Kemudian lanjut menggerakkan tangannya ke kanan dan ke kiri, seperti melakukan gerakan senam.
Cewek yang ada di depan Nino jadi tertawa kecil melihat tingkah Nino yang aneh.
"Lo ngapain sih? Kenapa senam di koridor?" Tanya gadis itu masih dengan terkikik geli.
Nino jadi mengerjap, tersadar lagi jika yang ia lakukan juga aneh. Kenapa Nino tidak bisa mengendalikan dirinya daritadi?
"Gue balik ke kelas dulu ya. Jangan aneh-aneh, inget masih di sekolah!" Kata gadis itu memperingatkan sambil masih menahan tawa. Gadis itu mulai berjalan pelan, hendak beranjak pergi ke kelasnya.
Dan entah oleh komando siapa, tangan Nino langsung menyambar lengan gadis itu. Membuat gadis itu terhenti dan tidak jadi melangkah.
"Kenapa?" Tanya cewek itu sambil mengerjapkan mata bulatnya berkali-kali,menatap Nino penuh tanda tanya.
Nino berdehem, mulai memantapkan diri untuk meminta id line cewek itu. Saatnya melakukan improvisasi.
"Boleh minta id line gak?" Tanya Nino dengan suara agak bergetar. Bahkan tangan Nino yang sedang memegang lengan cewek itu jadi ikut bergetar kecil.
Cewek itu mengerjap-ngerjapkan mata bulatnya yang besar itu, lalu tersenyum simpul menatap Nino.
"Gue gak punya line," jawab cewek itu singkat. "Emang kenapa?"
Nino tergagap mendengar pernyataan cewek cantik di depannya itu. Dia tidak punya line? HA HA. Berarti usaha Nino untuk kelihatan keren saat meminta id line seorang cewek gagal total? Tidak ada gunanya?
Nino berasa ingin tertawa, menertawakan dirinya yang bodoh.
"Kalo nomor WA?" Nino mengalihkan pembicaraan, lebih kepada karena dia gugup ditatap cewek di depannya tanpa berkedip.
Cewek itu memiringkan kepalanya sejenak. Lalu malah tertawa lepas dengan gelinya membuat Nino mengernyit tak paham.
"Kita kan satu kelas, No. Nomor WA ku ada di grup kelas lah. Lagipula di profilnya juga ada namaku kok," jawab cewek cantik berambut panjang itu masih sambil terkekeh geli. "Emang sama kamu belum di save ya? Padahal aku ngesave nomormu lho."
Nino langsung melongo, kembali menepuk jidat dengan bodohnya. Kenapa Nino jadi payah begini sih?
"Oh, iya. Maaf, lupa," jawab Nino meringis kecil.
Cewek itu ikut tertawa. "Yaudah, gue balik ke kelas duluan ya," pamit cewek itu sambil melambaikan tangannya riang dengan senyum kaku yang ada di wajah cantiknya.
Nino balas tersenyum kaku, menatap kepergian cewek yang ia suka itu tanpa berkedip.
"Yona, kenapa lo bisa bikin gue salah tingkah gini sih?" Gumamnya pelan dan lirih tanpa melepas tatapan matanya pada cewek yang ia suka itu. Sebenarnya, Nino lebih merutuki dirinya sendiri yang malah terlihat payah dan bukannya keren saat di depan cewek itu.
Nino mengerjapkan matanya, ia tiba-tiba tersadar sesuatu dan segera merogoh saku celana abu-abu miliknya kemudian mengeluarkan ponselnya.
Grup 'Anak-anak basket yang gans'
*Nino: woi
__ADS_1
Nino: cek
Jaemin: ada apa neh?
Hoshi: i'm here! Siap mendengarkan!
Bobi: ada apa, zeyenk?
Mingyu: ada apaan?
Dion: apa, no?
Lucas: p?
June: p? ^2
Nino: tadi gue udah tanya id line sama cewek itu
Nino: tapi ternyata dia gak pake line :'(
Hoshi: definisi sakit tapi tidak berdarah :(((
Bobi: eh?
Bobi: apakah aku salah dengar?
Lucas: apakah Bobi tidak bisa baca?
Lucas: udah jelas itu tulisan, tapi kok didengar :v
Lucas: Bobi tu tempatnya goblok ya :')
Bobi: sat
Bobi: diem lo!
Nino: gue beneran, tadi udah tanya :(
Dion: kok bisa sih?
Dion: cewek? Gak punya aplikasi Line?
Lucas: agu tidhak percaye
Jaemin: agu tidhak percaye ^2
Dion: agu tidhak percaye ^3
Nino: udah, intinya gue cuma mau ngasih tau itu
Nino: bye!
Hoshi: no, lo gak papa? Butuh Baygon biar pingsan?
Nino: anjer!
Bobi: trus tadi lo ngapain?
Nino: ngapain apanya?
Hoshi: setelah lo tanya id line trus lo ngapain?
June: goblok!
June: dia kan sekelas sama kita!
June: Gue aja udah ngesave nomornya. Masak lo belum _-
Jaemin: lah?
Jaemin: jadi ceritanya June dan Nino terlibat cinta segitiga?
Hoshi: jadi ceritanya June dan Nino terlibat cinta segitiga? ^2
June: bukan anjer!
Mingyu: kok gue gak mudeng deh :(
Bobi: otak kecil lo memang susah untuk memahami :(
Lucas: sesama otak kecil jangan menghina :(
Bobi: Lucas \= monyet
Lucas: nama aku bukan Lucas
Lucas: aku Iqbal Ramadhan :v
Mingyu: jelasin tentang no WA tadi :(
June: ceweknya gak pake line, dia pakenya WA. Nino sama cewek itu satu kelas, masuk grup kelas. Tapi, Nino tetep aja gak tahu nomor cewek itu
June: PAHAM?!
Hoshi: Nino goblok :(
Hoshi: jadi gak sayang deh
Mingyu: oooooooooooo
Mingyu: begitu tohhhh
Dion: tapi kok Nino bisa gak tahu nomor cewek itu sih?
June: asal kalian tau
June: Nino tu gak pernah ngesave nomor siapapun kalo orangnya gak minta!!!!!
June: bahkan gue juga belum disave kalo gue gak omong!!
Hoshi: WTF?!
Hoshi: nomor gue lo save apa kagak @nino?!
Jaemin: nomor agu di save gak :(
__ADS_1
Bobi: gue?
Dion: gue?
Lucas: GUE?!
Mingyu: akoh?
Nino: udah
Nino: Bobi : buaya 1, Lucas: buaya 2, Wowon: buaya 3, Mingyu: buaya 4, Jaemin: buaya 5, Dion: kadal 1
Nino: :v
Lucas: lah? Guguk :(
Dion: kok gue kadal?!
Bobi: sepertinya hanya aku yang merasa terhormat disini
Bobi: buaya 1 :v
June: Nino tu bo'ong gaes
June: gue pernah liat nama kontak kalian di hpnya
June: Bobi tu namanya Bobi si gigi gede
June: Lucas si kering kerontang
June: Mingyu item pahit
Bobi: anju!
Bobi: pengen gue tampol
Lucas: gue kering :(
Mingyu: gue gak item **
Nino: kan emang bener :')
Hoshi: BTW, WOWON DARITADI KOK TIDAK TAMPAK?
Jaemin: IYA JUGA YA
Lucas: AKU BARU TERSADAR
Bobi: AYANG WOWON!!! DIMANAKAH KAMU?
Wowon: hai gaes!
Bobi: panjang umur sekali kau, nak
Wowon: ada yang inget gak?
Lucas: INGET APAAN? ADA PR? PR APA?
Jaemin: CAPSLOKNYA MATIIN DULU, BAMBANK
Lucas: HEHEH, OKE. Syudah*
Wowon changed grup to 'Nino traktir!'
*Lucas: eh iya (:
Jaemin: aku teringat :3
Bobi: Wowon membawa pencerahan :v
June: saatnya makan-makan!
Nino: woi! Dia kan gak punya line! Jadi perjanjiannya gak berlaku
Mingyu: tapi kan belum ada kesepakatannya (:
Hoshi: betol!!!!!
Jaemin: tetep traktir!!!!
Nino: ogah! Gue gak mau*!
Nino changed grup to 'janganlah memboroskan uang'
*Lucas: cih!
Wowon: hastag untuk hari ini
Wowon: #ninolagigakadaduit
Mingyu: cupu :'(
Jaemin: gak jadi traktir nih?
June: cewek gak punya, duit gak ada.....
June: temennya siapa?
Lucas: BUKAN GUE!
Jaemin: BUKAN GUE JUGA
Bobi: AKU TEMANNYA MAH BANYAK KECUALI NINO
Wowon: NINO \= BUKAN TEMAN SAYA
Mingyu: aku temennya kan Bobi
Mingyu: yang banyak duit :(
Bobi: terimakasih.....
Bobi: sekarang saya tau alasan anda berteman dengan saya ^^
Mingyu: :v*
__ADS_1
Mingyu changed grup to 'Bobi bakal traktir'
Bobi: sat