
kini tiba² saja hendry pingsan karena takut, jelas² saat menerima tantangan itu dia menaruhnya di atas meja tersebut
"HENDRY" teriak Deanda dan Yeri
kini Hendry pun dibawa ke UKS sekolah
beberapa hari kemudian, kini Yeri yang sedang duduk di kursi kelasnya sambil menidurkan kepalanya di meja
"yer, kantin yuk" Deanda
"gak ahh, Lo aja" Yeri dengan suara lemas nya
"ya udah" Deanda ia pun meninggalkan Yeri
"yer, ayo ke kantin" Hendry
"Lo aja" Yeri
"Lo kenapa dah, kagak ada semangat hidup" Hendry
"gw lagi malas" Yeri
"ya udah, gw mau beli cumi bakar ahh..mumpung ada di kantin" Hendry sambil berjalan menuju pintu kelas
"hen, ni" yeri, belum apa² Hendry sudah berlari menuju ke kantin
"tip, dasar anak si*lan" Yeri sambil memutarkan bola matanya
kini Yeri pun kembali meniduri kepalanya di meja, tiba² saja ia mencium aroma sedap seperti cumi bakar pedas, ia pun langsung menghadap ke aroma itu, ternyata di sampingnya ada cumi bakar yang sangat menggoda selera, ternyata orang yang memberi kannya adalah Hendry
"kau sungguh perhatian yah Hendry, thanks" Yui, ia pun menyantap cumi bakar itu
"hmm" Hendry
__ADS_1
tiba² sajaa
"oii, hah...hah...hah..ada berita" Dean dengan napas yang tak beraturan karena berlari
"apa" Yeri dan Hendry bersamaan
"orang tua Ailee, menangis di kantor kepala sekolah" Dean
"APA" teriak Yeri dan Hendry
kini Dean, Yeri, Hendry pun langsung menuju ke kantor kepala sekolah, saat sampai disana sudah banyak murid yang melihat itu, mereka juga melihat orang tua Ailee menangis histeris
"ell, ada apa, mengapa orang tua ailee menangis sampai segitunya" Yeri
"itu karena Ailee tak pulang ke rumah selama beberapa hari ini, dan setau kita dia juga tak masuk sekolah kan, aku dengar² Ailee kabur sari rumah karena, dia korban kekerasan orang tua" ellisa dengan wajah yang sendu
"bagaimana bisa orang tau, memperlakukan anaknya seperti itu" Yeri
"itu benar, tapi di lihat² aku kasihan dengan orang tua Ailee" Deanda
"kita harus menemukan Ailee" Yeri
"kau benar" ellisa
"tapi, bagaimana caranya" Deanda
"aku ingin tau kemana perginya anak² yang kabur dari rumah" Yeri
"hmm, bukankah sudah banyak berita tentang anak² yang kabur dari rumah" Deanda
"hmm, bagaimana kalo diantara kita menyamar anak yang kabur dari rumah, kita bisa mencari informasi tentang Ailee" ellisa
"wahh, ide bagus" Yeri Sambil menepuk telapak tangannya
__ADS_1
"tapi, siapa yang akan menyamar" Deanda
"hmm.. tenang, aku sudah punya calonnya" Yeri
"siapa" deanda dan ellis bersamaan
sepulang sekolah Yeri menyuruh teman²nya untuk berkumpul di cafe dekat sekolah, saat jam pelajaran telah usai, kini semuanya berkumpul di cafe yang di bilang oleh Yeri
di cafe
"ada apa, tumben kau memanggil kami seperti ini, biasanya langsung pulang" Dean
"iya" ken
"aku ingin membicarakan sesuatu yang penting dengan kalian" Yeri
"apa itu" Hendry yang sambil bermain game di hpnya
"Hendry, berhenti lah bermain hp" Yeri sambil menatap Hendry yang berada di depannya dengan tatapan tajam
"iya², bentar, sebentar lagi mau menang" Hendry
"ck, jika kau tak berhenti, aku rebut hp si*lan mu itu, 1,2," Yeri
"iya² udah nih, cepat katakan apa yang kau inginkan bicarakan" Hendry sambil mematikan hpnya dan menaruhnya
"begini, kalian tau kan berita tentang ailee kabur dari rumah" Yeri
"hmm" ketiga pria itu pun menganggukkan kepalanya
"lalu" Ken
"aku ingin, mencari keberadaan ailee dan anak² lain yang kabur dari rumah" Yeri
__ADS_1
"aku ingin, Hendry dan Ken menyamar menjadi anak yang kabur dari rumah" Yeri