
"ciee ngapin tuchh" Yui sambil bersandar di pintu
"ehh..nyonya, kami sedang menonton Drakor" Arin
"ohh baik, kita sudah sampai, kalian berdua ikutlah denganku" Yui
"baik nyonya" Arin ,kaizo
"ayoo" Yui
"ayo menyebur" yui
"nyonya, bukankah..anda sedang hamil"
"ahh..tenang, hanya sebentar" Yui ,ia pun langsung menyebur begitu saja
"Yui kau ini asal berenang saja" William langsung menyebur ke laut
"Will, ini sangat seru" Yui
"kau jangan menakutiku sayang" William
"menakuti apa will" Yui
"aku kira kau tak bisa berenang" William
" ah..kau ini, ya tentu aku bisa, tapi sedikit" Yui
"wanita ini nekat sekali" batin William
"Arin ayoo" Yui
"ahh...tidak nyonya" Arin
"ayolah, disini sangat seru" Yui
"hmm baiklah" Arin pun langsung menyebur begitu saja dan parahnya ia menarik tangan kaizo ikut menyebur
__ADS_1
"ARIN..KAU" teriak kaizo
"hahahaha.." tawa Arin dan Yui
"ayo menyelam" Yui
"gunakan ini" William sambil memberikan kacamata renang
"hmm, thank you" Yui
"Arin ini" Yui sambil memberikan 2 kacamata renang
Yui pun langsung menyelam dengan William ,ia kagum melihat pemandangan bawah laut yang sangat indah ini, inilah kuasa Tuhan sangat...indah, jadinya kita harus melestarikan dan menjaganya agar tetap indah, dan makhluk hidup yang berada di lautan tak kehilangan habitatnya. banyak sekali ikan hias yang mendekati Yui dan William, tiba² saja William menarik pinggang yui seketika wajah mereka sangat dekat William langsung mencium bibir Yui dengan lembut. Arin yang melihat itu langsung naik ke permukaan dan memberitahu kaizo kalo tuan pasti sangat mencintai nyonya
"benarkah" kaizo
"hmm" Arin sambil mengangguk
kaizo pun langsung menyebur ke dasar laut
"ehh..mau kemana kau" Arin
"budak nih.." batin Arin sangat geram melihat tingkah laku kaizo, Arin pun langsung menyebur ke laut untuk menghentikan tingkah kaizo
"ada apa" kaizo
"kau itu yah..mau mati" Arin
"mati? makssudmu" kaizo
Arin pun menarik nafas dalam² dan mengeluarkannya dengan kasar
"heii..jika kau mengganggu mereka ,maka kau akan mati di tangan tuan william" Arin
"benar juga, kau sangat pandai Arin.."kaizo yang tangannya akan mendarat ke kepala Arin untuk mengelus kepalanya tapi Arin langsung menepisnya dengan sangat keras"
PLAK!!! " menjijikan" Arin dengan nada yang mengejek
__ADS_1
"dia ini kenapa sih" gumam kaizo ,bingung dengan tingkah laku Arin
Arin pun langsung berenang menuju ke daratan ia tak naik ke kapal pesiar lagi, disusul juga dengan kaizo, sedangkan dua pasangan itu masih bersenang²
"Will, aku sudah lelah" Yui
"baiklah ayo kita kedaratan, pegangan yang erat" William
"hmm" yui dengan tangan yang melingkar di leher William
mereka pun langsung menuju ke daratan, Yui dan William langsung membersihkan diri mereka masing², selesai membersihkan diri mereka pun memutuskan untuk makan malam bersama , selesai makan malam mereka pun berbincang² di ruang tengah
"hmm..aku, aku akan keluar sebentar untuk mencari angin" Arin
"hmm..baiklah" Yui
"saya permisi dulu bos" kaizo
"hmm" William
"will, berapa hari kita disini" Yui sambil bersender di bahu suaminya
"terserah kau saja sayang" William sambil bermain hp
"hmm..baiklah, kalo begitu aku akan keluar sebentar untuk mencari angin" Yui
"baiklah, jangan lama²" William ,masih sibuk dengan hpnya
"tentu" Yui
"haaa..disini sangat sejuk" Yui sambil mengeluarkan napasnya dengan pelan
saat enak²nya menikmati sejuknya angin malam, ia melihat kaizo yang berlari terbirit²
"kaizo....ada apa denganmu" Yui
"Arin" kaizo dengan nafas yang tak teratur
__ADS_1
" ada apa dengan Arin, atur nafasmu dulu kai" Yui
kaizo pun mengatur napas secara perlahan