Dendam Yang Menjadi Cinta

Dendam Yang Menjadi Cinta
chapter 115


__ADS_3

kini mereka pun masuk ke kapal pesiar milik perusahaan ke 2, kini Yeri sedang melihat banyak sekali para tamu VIP dan para orang kaya lainnya yang akan masuk ke kapal pesiar perusahaan ke 2, dari di lantai 2 di kapal pesiar itu


"hmm, sebentar lagi perusahaan ini akan hancur" batin Yui sambil tersenyum smirk


"Aria" panggil Lewis


"ya" Yeri


"kau di panggil oleh tuan Samuel, ke ruangannya" Lewis


"tapi untuk apa" Yeri


"hmm, entahlah datang saja" Lewis


"hmm, baiklah" Yeri


Yeri pun langsung menuju ke ruangan bosnya


di ruangan Samuel


"tok tok"


"masuk" Samuel


kini Yeri pun masuk, ia melihat Samuel sedang mengerjakan sesuatu di meja kerjanya sambil memakai kaca mata, ia terlihat sangat tampan dan cool, sampai Yeri terpana melihat ketampanan nya

__ADS_1


"anda, memanggil saya tuan" Yeri


"hmm" Samuel ia pun melepaskan kaca matanya, lalu mendekat ke arah Yeri, kini tatapan mereka saling mengunci Samuel pun mendekatkan wajahnya agar lebih dekat ke wajah gadis cantik yang berada di depannya itu, kini Samuel pun akan menyatukan bibirnya ke bibir Yeri, namun Yeri langsung mendorong badan kekar laki² yang berada di hadapannya itu


"a apa yang tuan lakukan" Yeri


"maaf², tadi aku tak bisa menahannya Aria, maafkan aku yah, senorita" Samuel sambil mengedipkan satu matanya


"ahh..ti tidak apa² tuan, jadi ada apa anda memanggil saya" Yeri


"ahh..begini, tuan Dion menyuruhku untuk bertanya kepadamu, apakah kau mau tinggal di perusahaan ke 2


"ahh..emm, bisakah anda memberikan waktu untuk saya menjawab pertanyaan dari tuan Dion" Yeri


"ahh.. bukan begitu maksud saya tuan, itu karena saya belum siap" Yeri


"hmm, baiklah, kalo sudah siap beritahu aku, Aria" Samuel


"tentu tuan, saya permisi dulu" Yeri


"hmm, silakan" Samuel


Yeri pun keluar dari ruangan bosnya dan akan menuju ke kamarnya untuk beristirahat, karena ini sudah jam istirahat


"ahh..si*lan, ternyata ada ancaman jika aku mengerjakan misi ku, Samuel baj*ngan, berani sekali dia ingin merebut ciuman pertama ku, walaupun dia tampan, tetap saja dia ingin melecehkan ku" gumam Yeri, sambil melonggarkan dasinya

__ADS_1


di malam hari kini Yeri sedang mengawasi ruangan paling atas di kapal pesiar itu, saat ia akan masuk ke sana ia terkejut dengan pemandangan yang ia lihat saat ini, ia melihat sebuah casino berada di dalam kapal pesiar, yaitu sebagai tempat perjudian


"apakah ini, pekerjaan gelap dari perusahaan ke 2" gumam Yeri


"wah², kau sudah menemukannya yah" ucap Alexa yang tiba² muncul dari sebelah nya, yang membuat Yeri terkejut


"huh, apa maksud dari perkataan mu, Alexa" Yeri


"ahh..lupakan saja, anggap saja kata² itu sudah dibawa oleh angin" Alexa


"ternyata perusahaan ke 2 melakukan pekerjaan ilegal yah" Yeri


"pfft, hahaha" tawa Alexa, yang membuat Yeri geram


"kenapa, apa kata² ku terdengar lucu, hmm" Yeri


"iya, kau bilang bahwa casino ini ilegal, Aria casino ini sudah legal di mata publik maupun dan dimana pun" Alexa


"ahh..begitu yah, walaupun sudah legal, pastinya ilegalnya masih di tutupi kan,bukan kah begitu Alexa" Yeri sambil tersenyum miring


"huh, apa maksud mu Aria" Alexa


"lupakan saja kata² ku itu, anggap saja seperti angin yang sedang lewat" Yeri sambil tersenyum ke arah Alexa, dan ia pun meninggalkan Alex sendiri disana


"cihh, seperti nya, ada yang di rencanakan oleh perempuan itu" gumam Alexa

__ADS_1


__ADS_2