Dendam Yang Menjadi Cinta

Dendam Yang Menjadi Cinta
chapter 69


__ADS_3

keesokan paginya kini Yui sedang bersiap² untuk pulang ke mansion di bantu oleh arin, setelah selesai beres² mereka pun langsung menuju ke mansion beberapa menit pun mereka sampai


kini pak Sam dan pembantu yang lainnya sedang bersiap² untuk menyambut kedatangan tuan dan nyonya mereka


"selamat datang tuan, nyonya, dan selamat atas kelahiran pewaris keluarga Devano" pak Sam dan yang lainnya


"terimakasih" Yui, sedangkan William hanya mengangguk


saat Yui sudah memasuki ruang pertama mansion tiba²


"YUIIII" Teriak Michel


"Michel diam, rendy sedang tidur" Yui dengan suara pelan


"upsss..maap" Michel


"aku akan membawa Rey ke kamar" Yui


"baiklah, aku ikut" Michel


"ayoo" Yui


"kemana" William


"kekamar" Yui


"hmm..baiklah, aku akan keruang kerja" William


"hmm" Yui


di kamar


"bagaimana hubungan mu dengan William akhir² ini" Michel


"baik² saja kok" Yui


"syukurlah" Michel


setelah mereka selesai berbincang², Michel dan Yui pun turun, untuk makan siang disana sudah ada semua orang tinggal mereka berdua saja yang belum berada di sana, selesai makan siang mereka pun masuk ke kamar masing²

__ADS_1


di kamar Yui


"dia sangat tampan yah, sama seperti ku" William sambil menatap putranya yang berada di box bayi


"alah² kepedean banget" Yui


"tapi faktanya kan memang begitu sayang" William sambil membuka bajunya


"kau mau apa will" Yui


tiba² saja William langsung menindih Yui dan langsung mencium lehernya dengan sangat bruntal


"akhhh..cukup will" Yui yang berusaha melepaskan diri


William yang melihat mata Yui yang berkaca² langsung menghentikan aksinya


"baiklah, maafkan aku sayang" William langsung mencium kening Yui dengan lembut


setelah 5 hari keluarga Yui pun kembali ke kota A bersama dengan michel.


kini sudah memasuki bulan ke 3 usia anak Yui kini sudah 3 bulan


"pinter..anak mama pinter banget lohh" Yui


William yang baru siap² untuk pergi ke kantor kini melihat istrinya yang sedang menyuapi anaknya terlihat sangat lucu, William pun langsung memeluk pundak Yui dari belakang


"pagi sayang" William sambil mencium leher Yui


"kau ini selalu mengagetkan ku, will kau, jangan begitu ada Rey di sini" Yui


"kalo begitu nanti malam bagaimana" William


"hmm baiklah" Yui


"thankyou honey, wahh² anak papa lagi makan yahhh" William sambil menggendong Rey


"biarkan aku menyuapinya dulu will, kau pergilah ke kantor" Yui


"seperti nya kau mengusirku dari anakku" William

__ADS_1


"bukan begitu will, nanti kau akan terlambat ke kantor" Yui


"baiklah" William langsung mencium kening istrinya dan mencium pipi gembul putranya


"karena aku sudah memberikan mu ciuman, sekarang kau berikan aku ciuman juga, jika tidak aku tak akan pergi ke kantor" William


"kenapaaaa, orang ini sungguh menyebalkan" Yui sambil mengeluarkan napasnya dengan lembut agar tak terdengar oleh William


"baiklah" Yui yang akan mencium pipi William kini william langsung memindahkan posisi pipi ke posisi bibirnya, kini bibir mereka menyatu, Yui pun langsung melepaskan ciumannya


"KAU" Yui


"hahahaha dada sayang" William langsung berlari menuju ke pintu utama mansion


"menyebalkan sekali" Yui dengan pipi yang memerah


tak terasa kini sudah jam 6 sore


dikantor william


"drttt" dering telepon


"ada apa" William dlm tlpon


"boss ada seorang wanita yang terkapar di depan markas besar" Andre


"wanita, siapa?" tanya Yui


"wanita itu adalah _ _ _ _ _" Andre


"APA, dimana dia sekarang" William


"kami membawanya ke markas" Andre


"aku akan segera kesana" William


"baik" Andre langsung memutuskan telpon


Siapakah wanita itu?

__ADS_1


apakah wanita itu ada kaitannya dengan wanita yang berada di foto yang ditemukan oleh Yui di markas besar?


__ADS_2