Dendam Yang Menjadi Cinta

Dendam Yang Menjadi Cinta
chapter 18


__ADS_3

markas kingdom dark


"Bos ada informasi bahwa 2 minggu lagi adalah pernikahan william devano" ucap bawahan itu kepada bosnya


"hahaha..bagus bagus sekali" ucap pria itu kepada bawahnnya sambil tertawa menyeramkan


"aku akan menyiapkan hadiah yang sangat spesial untuk william devano hahaha"ucap pria itu sambil tertawa sangat keras


...................................


di kediaman keluarga Bran


"cekrek" suara pintu terbuka


"owhh kalian sudah pulang mandi dulu sana lalu turun kebawah yui berdandanlah secantik mungkin william akan menuju kesini".ucap tina kepada yui


"hah bukannya besok Bu?" tanya yui kepada tina


"tidak dia sudah berbicara kepada ayahmu kalo dia datangnya hari ini dan besok kita akan berlibur ke kota S bersama dia" ucap tina kepada yui


yui yang mendengarkan ibunya hanya bisa mematung


"yui heii kenapa bengong sana cepat mandi" ucap tina kepada yui


"ah ya ibu" ucap yui kepada tina


yui pun naik ke atas untuk menuju ke kamarnya bersama yuri


sampai di kamar yui


"yui ini bajumu, pakai untuk hari yah" ucap yuri kepada yui


"baik kak terimakasih" ucap yui kepada yuri


"kau siap² dulu yah aku akan ke kamar ku byee²" ucap yuri kepada yui sambil menutup pintu kamar yui


sesudah jam 7 saatnya makan malam william pun datang ke kediaman keluarga Bran

__ADS_1


Tok Tok


"yui keluarlah william sudah datang" ucap yuri kepada yui


"yaa kakak aku akan keluar" ucap yui kepada yuri"


yui pun keluar dari kamar


"owhhh cantik sekali adik ku" ucap yuri sambil memeluk yui dengan erat


"kakk kau ingin membunuh ku aku tidak bisa bernapas tauk kalo kakak kayak gini terus" ucap yui kepada yuri


"yaa maaf haha" ucap yuri kepada yui sambil tertawa kecil


keadaan dibawah


"nak william duduk dulu di meja makan yuk, habis ini yui akan turun" ucap tina kepada william


"nah itu yui sudah turun" ucap tina


saat william melihat yui ia sama sekali tidak mengedipkan matanya terpesono dengan kecantikan yui.


yui duduk lah di sebelah william


yui yang melihat william pun kaget dia akan menikahi pria yang sudah membunuh lia.


"bagaimana bisa aku menikahi orang yang sudah membunuh orang yang sudah aku anggap seperti adik ku sendiri heh ternyata kau william akan ku balas kan dendam mu lia" batin yui


setelah mereka selesai makan malam mereka pun berbincang²


lalu masing² anggota keluarga masuk ke kamar masing dan william masuk di kamar tamu


keesokan harinya


"cuitt cuitt" suara burung di depan jendela kamar yui


yui pun bangun dan duduk di ranjangnya sambil mengumpulkan nyawanya

__ADS_1


HOAM


"jam berapa ini" gumam yui


"ohh baru jam 7" ucap yui


"TUK TUK cuitt" suara burung yang mengutuk jendela dengan paruh nya


yui pun menuju jendala dan membukanya


"heii kenapa kau mengetuk jendalaku" ucap yui kepada burung itu


"kau mau makan" ucap yui kepada burung itu sambil memerikan kuaci


burung itu pun memakan kuaci yang diberikan oleh yui


"wahhh ternyata kau suka kuaci yah sama seperti boby" ucap yui kepada burung itu sambil terseyum


burung itu pun terbang ke arah pundak yui nampaknya burung itu menyukai yui


"cuitt cuitt (terimakasih)" ucap burung itu dengan bahasnya


"kau sungguh lucu (づ ̄ ³ ̄)づ " ucap yui kepada burung itu


"bagaimana kalo aku memberikan mu nama, kau sejutu" ucap yui kepada burung itu


"cuittt..cuitt..(setuju) ≧ω≦" ucap burung itu dengan bahasanya


"namamu sekarang adalah rembow bagaimana kau suku" ucap yui kepada rembow


"cuittt..cuittt..(sangat suka) ≧∇≦ " ucap rembow


"sepertinya kau suka nama itu perkenalkan nama ku yui sekarang kita berteman yah" ucap yui kepada rembow sambil mengelus kepalanya


"cuitt..cuit.. (baiklah yui terimakasih)" ucap rembow kepada yui


"ya sudah kalo begitu aku mau mandi yah bye rembow" ucap yui kepada rembow

__ADS_1


"cuitt..cuitt.. (byeee yui)" ucap rembow kepada yui sambil melambaikan sayapnya


__ADS_2