
"wah² banyak sekali makannya" Adam sambil mengambil piringnya dan mengambil lauk pauk yang berada di sana, ia pun membuka mulutnya dan memasukan makanannya ke dalam mulutnya, saat akan meguyah makananya, ia pun langsung mematung karena kenikmatan dari makanan yang di masak oleh Yui
"Adam, Adam, heii" yui sambil melambaikan tangannya
"ehh..ada apa" Adam
"bagaimana, enak" Yui
"ya ini sungguh luar biasa" Adam
"baiklah, kalo begitu aku akan keluar sebentar" Yui
"kemana" Adam
"ke pantai, byee² habiskan makananya" Yui pun langsung mengambil kunci mobil dan pergi
"iya hati²" Adam
"mengapa jantungku berdetak sangat kencang saat dekat dengan yui, apa jangan², aku jatuh cinta, jika ia, apa aku bisa bersamanya selama hidupku tuhan" Adam
di pantai
kini yui sedang mencari keberadaan Rey, tiba² saja ada yang memanggilnya
"kak dhasa" Rey sambil melambaikan tangannya
"Rey" Yui
__ADS_1
"paman kaizo pulanglah, aku akan bersama kak dhasa disini" Rey
"tapii tuan muda" kaizo
"jangan khawatir aku akan menjaganya, nanti aku akan sekalian mengantarnya pulang" Yui
"baiklah nona dhasa, terimakasih" kaizo
"hmm" Yui
kini Rey dan Yui menghabiskan waktu bersama, tak terasa sudah jam 5 sore, kini Yui pun mengantar Rey ke rumahnya
di mansion William
"ini rumah ku kak" Rey sambil menunjuk mansion mewah nan besar itu
kini Rey mengajak Yui untuk masuk, saat ia masuk ke mansion suasananya sangat berubah, dan tak seperti dulu lagi, ia melihat potonya di pajang di ruang utama
"wahh kau benar, ibumu sangat mirip dengan kakak,tapi ibumu sungguh lebih cantik di banding kakak, dia seperti bidadari" Yui
"iyaa, ibukulah orang tercantik, Rey sangatlah merindukan ibu, Rey ingin ibu datang ke mimpi Rey dan ayah, tapi ibu tak kunjung datang" Rey dengan wajah yang sendu
Yui yang mendengar itu sungguh membuat hatinya goyah, ia ingin sekali mengatakan bahwa dia adalah ibu kandungannya, tapi ia tak bisa melakukannya sekarang, karena belum waktunya untuk memberitau semua kebenarannya
"Rey tak usah bersedih, Rey harus sabar yah" Yui
"iya kak" Rey
__ADS_1
"kalo begitu kakak pergi dulu, ini sudah mau malam" Yui ,ia pun mencium kening Rey
Rey sangat kaget setelah Yui mencium keningnya, hatinya langsung berbunga²
kini Yui pun sampai di villa, saat ia membuka pintu, ia kaget di depannya sudah ada Adam
"dari mana saja" Adam sambil memojokkan Yui
"dari pantai" Yui
"benarkah" Adam
"iya Adam" Yui
"baiklah kalo begitu, bersiaplah kita akan menghadiri acara pernikahan Kevin" Adam
"baiklah" Yui
"ohhh Yaa, aku sudah menyiapkan gaun untuk mu" Adam
"baiklah, terimakasih" yui sambil menuju ke kamarnya
setelah beberapa menit bersiap² kini yui pun turun dengan memakai gaun yang diberikan oleh Adam, gaun dengan warna biru Dongker itu pas sekali ditubuh Yui, ia terlihat sangat cantik dan body nya sangat sexy yang bisa memikat kaum lara lelaki. kini Adam terus menatap yui, ia pun menelan salivanya dengan kasar
"damn, aku ini pria normal, sebaik aku harus menahan hawa nafsuku" Adam
kini mereka pun berangkat, setelah beberapa menit mereka pun sampai di acara pernikahan Kevin, beberapa jam kemudian selesai dengan acara janji suci, kini di lanjutkan dengan acara berdansa
__ADS_1
"kau tak mau berdansa" Adam yang sedang duduk di sebelah Yui
"aku sedang tidak mood" Yui, seketika Yui melihat seseorang yang begitu familiar dikehidupannya, siapakah seseorang itu?