
di pagi hari kini Yui sudah bangun dan sudah memandikan Rey dan menyuapi anaknya, kini ia tinggal membangunkan suaminya
"Will, bangun" Yui
"5 menit lagi" William dengan suara serak dan beratnya
"baiklah terserah kau, aku akan pergi" Yui langsung menuju ke pintu, tiba² saja William memeluknya dari belakang
"jangan pergi" William sambil mengeratkan tangannya yang kekar melingkar dipinggi istrinya
"lepaskan will" Yui sambil berusaha melepaskan tangan kekar itu
"tidak, kau pastinya akan pergi jika aku melepaskannya" William
"TIDAK, aku tak akan pergi lebih baik kau mandi dulu sanaa" yui
"hmm..kalo begitu ayo mandi bareng" William yang menarik yui menuju ke kamar
"tidak² aku sudah mandi" Yui pun berhasil melepaskan tangan kekar itu dari perutnya dan langsung kabar dari
"menyebalkan" Yui sambil mengeluarkan napas kasarnya
kini Michel pun baru sampai di villanya
"Yui" Michel
"kapan kau datang" Yui
"baru saja" Michel
"ohh ya aku ingin mengatakan sesuatu yang penting" Yui
"apa" Michel
Yui pun mendekatkan ke arah Michel ia pun membisikan sesuatu
__ADS_1
"William berada disini" Yui
"APA" teriak Michel
"kecilkan suaramu Michell" Yui
selesai William siap² ia pun keluar dari kamar dan langsung menuju ke ruang tengah, saat di ruang tengah ia melihat istrinya yang sedang membicarakan dirinya dengan Michel
"ekhmm..nona² saya mendengarkannya loh" william sambil menuruni tangga
kedua wanita itu pun terdiam
"jadi kalian berdua ingin pergi kemana" William
"kami tak akan pergi kemana²" Yui
"ohh..iya will, katakan bagaimana kejadian itu terjadi dan siapa wanita itu" Michel
"dia adalah Sasha Braus, mantan kekasihku, dia meninggalkan ku begitu saja selama 10 tahun, dia menghilang begitu saja, dan tiba² muncul secara tak terduga, sekarang aku muak sekali melihat dirinya, seperti penjilat menjijikan" William
"baikalh, terserah kau saja" William
"sudahlah jangan di bahas" Yui
"baiklah" Michel
...........................................
disini lain kini Sasha marah besar karena William memperlakukannya seperti seorang musuh, ia pun langsung menelpon Jack
"ada apa" suara Jack dama telpon
"perkataan mu benar, kumohon bantulah aku, aku mohon Jack, hiks hiks aku ingin William yang seperti dulu" Sasha sambil menangis
"baiklah², tapi jangan menangis, aku akan membantumu" Jack sambil tersenyum smirk
__ADS_1
kini Jack dan Sasha sedang membicarakan rencana untuk William
"baiklah terimakasih" Sasha
"hmm" Jack sambil menutup telponnya
"Sasha kini kau masuk kedalam permainanku" Jack sambil menjalankan bidak catur
di villa Michel
"baiklah aku akan ke markas utama" william
"hmm..baiklah, apakah aku boleh menyusul kesana" Yui
"tentu sayang" William sambil mencium kening istrinya ia pun langsung pergi, kini Andre sudah berada di depan villa Michel
"ayo" William ia pun langsung masuk ke dalam mobil
.............................................
disisi lain kini seorang pria paruh baya sedang memandangi alam yang indah, asri, dan subur
"guru, guru" ucap seorang pria sambil berlari dengan napas yang tak teratur
"ada apa" ucap pria paruh baya, ia adalah guru jiang
"mantan murid anda datang ke Dojo " ucap seorang pria yang sekitar berumur 19, ia bernama Ryan
"maksudmu, apa jangan²" guru jiang
kini mantan murid dari guru jiang pun langsung menemui di belakang Dojo tersebut
Dojo adalah bangunan tempat kompetisi, pertandingan, latihan, dan belajar untuk semua cabang seni bela diri jepang
"lama tak berjumpa guru" ucap seorang pria dia adalah mantan murid dari guru jiang
__ADS_1
siapakah pria itu?