Dendam Yang Menjadi Cinta

Dendam Yang Menjadi Cinta
chapter 15


__ADS_3

sungguh malangnya gadis yatim piatu itu harus kehilangan nyawanya


Drrtt..Drttt suara telpon


"tut– ada apa yui" ucap komandan kepada yui


"komandan aku sungguh menyesal mengambil misi ini" ucap yui kepada komandan dengan suara putus asa dan menangis


"Ada apa? Apa yang terjadi yui?" tanya komandan kepada yui


"hiks hiks..komandan lia,lia tewas tertembak" ucap yui kepada komandan sambil menangis


"Apa yang kau bilang serius yui " ucap komandan kepada yui


"lia sudah meninggal kan kita selamanya" ucap yui kepada komandan


"turut berduka cita, besok aku akan siapkan pemakamannya" ucap komandan kepada yui


tutt–mematikan telpon


komandan erwin sering sekali mendengar kata² tewas bukan hanya dari red dragon maupun tim lainnya yang gugur menjalankan misi penting


di rumah sakit william


di depan ruang operasi sudah ada andre yang sedang menunggu ivan keluar untuk menanyakan keadaan bosnya dan kaizo yang sedang berada di ruangan alex


ivan pun keluar dari ruang operasi


"van gimana operasi bos, gak ada kendalakan?" tanya andre kepada ivan


"kagak ada kendala, jadi lo sekarang tenang aja


sekarang bos bakal di pindahin ke ruangan VIP bareng sama alex" ucap ivan kepada andre


"hufff~ bagus lah, thanks ya bree" ucap andre kepada ivan sambil mengeluarkan nafas kasarnya yang sudah lega dengan keadaan bosnya


"ehh ndre lo udah janji bakal cerita tentang kejadian kenapa bos bisa kayak gini" ucap ivan kepada andre


"yaudah diruangan alex aja ceritanya disana juga ada kaizo" ucap andre kepada ivan


"yaudah ayo" ucap ivan kepada andre


sampai lah mereka di ruangan VIP alex, disana sudah ada kaizo dan bosnya yang masih pingsan begitu juga dengan alex

__ADS_1


"jadi gini markas kita di jalan xxx di serang entah sama siapa" ucap andre kepada ivan


"hah..kok bisa kalah biasa bos kalo perang selalu menang" ucap ivan kepada andre


"adehh cobak lo yang perang palingan lo udah mati ketembak dodol" ucap andre kepada ivan dengan emosi gara² ivan selalu ngomong dengan kata² ngawurnya


"elehh jadi siapa yang nyerang?" tanya ivan kepada andre


"cewek bree hebat banget tuh cewek bela dirinya sampek gue babak belur di bikinnya apalagi muka gue jadi bonyok" ucap andre kepada ivan


"ckckck lemah" ucap ivan kepada andre


"apa lo bilang -_-" ucap andre kepada ivan


"kagak" ucap ivan kepada andre


andre pun melanjutkan ceritanya tentang kejadian tadi


di dalam mimpi william


"nakk.. anak ku william penuhilah janji ibumu nak" ucap carla kepada william


"apa itu bu" ucap william kepada carla


"ambilah poto ini nak carilah gadis itu menikahlah dengannya, gadis itu di utus oleh yang di atas untuk menemanimu sampai ajalmu nak" ucap carla kepada william


"tolong lah sayang ibu mohon" carla


"baiklah bu, william akan menepati janji ibu william tak akan mengecewakan ibu" william


"ibu pamit yah sayang, jaga lah dirimu dan jaga ayahmu inget temukanlah gadis itu agar ibu senang ya nak satu lagi jagalah gadis itu nak" ucap carla kepada william


"ibu jangan pergi" ucap william kepada carla


"ibu harus pergi william" ucap carla kepada william


"ibu, ibu jangan...." ucap william dan terbangun dari mimpinya


ivan andre dan kaizo pun kaget


"bos gak papa?" ucap andre dan menghapiri bosnya


"tidak" ucap william kepada andre

__ADS_1


flashback again


.............................


di perusahaan ayah yui


"tuan william silakan duduk" ucap ayah yui kepada william


saat william ingin duduk ia melihat poto di meja kerja ayah yui yaitu poto keluarga


lalu william melihat,dan menunjuk kearah salah satu anggota keluarga


"ini siapa anda" ucap william kepada zeke


"itu adalah putri ke 2 saya tuan william" ucap zeke kepada william


"kenapa wanita ini mirip dengan poto yang ibu kasih kepadaku apakah dia jalan hidupku" ucap william dalam hati


"ada apa tuan william" ucap zeke kepada william


"nikahkan aku kepada putri ke 2 mu ,kalo tidak perusahaanmu akan hancur ditanganku" ucap william kepada zeke


"ba baik tuan william" ucap zeke kepada william dengan suara ketakutan


"berapa umur anak Ke 2 mu?" tanya william kepada zeke


"21 tahun tuan" ucap zeke kepada william


"baiklah secepatnya bilang kepada putrimu untuk menikah dengan ku lebih cepat akan lebih baik jadinya" ucap william kepada zeke


...........................


semoga besok gadis itu akan menerimaku agar aku bisa memenuhi janji ibu


"andre bagimana keadaan markas kita yang telah di serang" ucap william kepada andre


"tidak begitu kacau bos, dan komunikasi bisnis kegalep kita akan juga di perbaiki bos" ucap andre kepada william


"bagus kalo begitu lagi satu carilah info tentang orang yang menyerang markas kita" ucap william kepada andre


"baik bos" ucap andre kepada andre


alex pun bangun dari pingsannya

__ADS_1



ivan


__ADS_2