Dendam Yang Menjadi Cinta

Dendam Yang Menjadi Cinta
chapter 25


__ADS_3

"kau siapa hah, mengurus kami" ucap pelayan itu, lalu pelayan yg satunya mendorong yui sampai terjatuh dan kepalanya terbentur ujung meja yg ada di sana sampai mengeluarkan darah dari kepala yui, bibi wati yg melihatnya pun langsung berlari kearah yui dan membantunya


"non yui" wati


"hei tolong ambilkan P3K cepatt" ucap bibi wati khawatir kpd nyonyanya


"ini bi P3K nya" ucap pelayan yg disuruh mengambil P3K


"terimakasih" wati


bibi wati pun langsung mengobati luka yui


2 pelayan yg mendorong yui pun kaget mendengar kata kata bibi wati


"hah, non yui jangan jangan dia adalah istri dari tuan william" ucap pelayan 1


"duh habislah kita" ucap pelayan 2 yg sudh mendorong yui


"nyonya, tolong maafkan kami, kami tdk tau kalo anda adlh nyonya yui, tolong maafkan kami" ucap ke 2 pelayan itu sambil berlutut di hadapan yui


yui hanya diam dan memegangi kepalanya yg sedang diobati olh bibi wati


tiba tiba william pun datang


"ada apa ini" william


"ini tuan nyonya yui terluka karena 2 pelayan ini mendorong non yui" wati


2 pelayan itu pun ketakutan ketika mendengar ucapan dari bibi wati, dua pelayan itu langsung meminta ampun kdp william untuk mengampuni nyawa mereka


"tuan tolong ampuni saya" ucap pelayan yg mendorong yui


"apakah kau yg telah melukai istriku" ucap william kpd pelayan itu sambil menondongkan pistol kearah pelayan itu


"saya tdk sengaja tuan" pelayan

__ADS_1


william langsung menghampiri yui lalu memegang pinggang nya


"sayang apkh bnr yg di katakan pelayan rendahan ini" william


"will apa yg akan kau lakukan" yui


"tentu saja menyingkirkan org yg telah melukaimu sampai seperti ini syg" william


william langsung menembakan pelurunya ke arah dua pelayan itu tepat di kepala mereka


DOR


DOR


yui sangat kaget meliht suaminya menembak kedua pelayan itu ,dan para pelayan hanya diam saja, mereka sdh biasa dengan kelakuan tuannya jika ada pelayan yg membuat kesalahan bsknya mereka tdk bisa lagi melihat matahari, yakni nyawa mereka pun melayang di tangan tuannya


"will, kenapa kau menembaknya" yui


"aku sdh blng bukan, aku akan menyingkirkan org yg telah melukaimu" ucap william sambil membelai rambut yui


"dengar semua jika ada yg berani menyakiti istriku maka kalian akan tau akibatnya" william


para pelayan yg mendengar itupun merinding, dan mereka langsung melanjutkan perkerjaan mereka


"bersihkan manyat ini bi, panggil andre dan kaizo suruh mereka kesini" william


"baik tuan" yui


"tuan william, non yui ayo mari sarapan" wati


"ya bik" yui


yui dan william pun sarapan, yui yg mengingat kejadian tadi pun merinding melihat suaminya, yui yg memegang sendok sampai gemetaran mengingat kejadian barusan


kaizo dan andre pun tiba di mansion milik tuannya

__ADS_1


william langsung meninggalkan meja makan, dan langsung menghampiri mereka


"apa yang kalian bawa" william


"ini untuk nyonya yui bos" andre


"buat?" william


"untuk mengucapkan selamat hari pernikahan bos" ucap kaizo


"mengapa hanya untuk istri ku" william


"yaa..kami hanya" ucap kaizo dan andre salah tingkah saat tuannya memberikan pertanyaan seperti itu"


"sudahlah sana berikan selesai memberikannya langsung ke ruangan ku" ucap william sambil mengeluarkan napas kasarnya


"baik tuan "andre"


andre dan kaizo pun menuju ke arah yui


"nyonya ada kue dari kami untuk nyonya" andre


"wahh..teriamakasih" ucap yui dengan terseyum ke kpd kaizo dan andre


"sama sama nyonya" andre dan kaizo bersamaan


andre dan kaizo pun menuju ke ruangan kerja bosnya


"etzzz tunggu, nama kalian siapa?" yui


"saya andre, dan ini kaizo" andre


"baiklah salam kenal kalian berdua" yui


"ya nyonya terimaksih" ucp kaizo dan andre, lalu mereka pergi ke ruangan kerja bosnya

__ADS_1


yui masih ingat kejadian dimana para anggotanya di lukai oleh dua org yg tadi berbicara dengannya dengan sopan


__ADS_2