
"nyonya.....Arin,dia, dia di culik" kaizo
"hah, ba bagaimana bisa" Yui
"saat Arin keluar untuk mencari angin, saya pun menyusulnya, tak jauh dari pesisir pantai ada sebuah helikopter, dan helikopter itu membawa Arin pergi" kaizo
"apakah ini ulah dari musuh William" batin Yui
"nyonya dimana bos" kaizo
"dia diruang tengah, ayo" Yui
kaizo dan Yui langsung menuju ke ruang tengah
di ruang tengah
"BOS" teriak kaizo
"ada apa" William
"Arin" kaizo
"Arin diculik" Yui
"hah, apa maksudmu yui" William
Yui pun menceritakan kejadian dimana kaizo bercerita Arin di culik
"cepat kumpulan anak buah yang berada disini" William
"baik" kaizo
"Will, aku, aku ingin..ikut" Yui dengan muka yang memelas
"jangan sayang" William sambil memegang kedua lengan Yui
"tapi aku ingin" ucapan yui langsung terpotong oleh William
__ADS_1
"tidak, aku mengerti, kau ingin menyelamatkan Arin tapi menurutlah kumohon kepadamu" William sambil memeluk istrinya itu
"hmm..baiklah" Yui
William pun langsung mencium kening Yui
"aku pergi" William
"hati²" Yui
"hmm" William pun langsung menaiki kapal pesiarnya, begitu juga dengan kaizo dan anak buahnya yang lain
"berapa jam mereka sudah pergi setelah menculik Arin" William
"setengah jam bos" kaizo
"pastinya mereka bersembunyi disebuah pulau yang berada tak jauh dari sini, semuanya menyebarlah buat kelompok 5, CEPAT, kaizo kau ikut denganku" William
"baik bos" kaizo dan anak buah yang lainnya
di villa
"hallo nyonya" Andre dalam telpon
"Andre, Arin...Arin telah diculik" Yui
"APA" Andre
”ba bagaimana bisa?, kapan?, bagaimana dia bisa lengah?" Andre
"tenanglah, akan ku ceritakan semuanya" Yui
"baik" Andre yang menarik napasnya dan ngeluarkannya dengan perlahan
Yui pun menceritakan semua kejadian saat Arin diculik
"apa jangan² dia Jack, bagaimana bisa, jika bos tau kalo Jack dan wanita itu lolos dari pengawasan ku maka bos akan marah besar, tapii bagaiama bisa baj*ngan itu ,apa jangan² ini rencananya dari awal, si*l, jika si baj*ngan itu menyentuh arin ataupun melukainya, tak akan kubuat di hidup tenang didunia ini" batin Andre yang memanas
__ADS_1
"baiklah nyonya,saya akan kesana bersama dengan yang lain" Andre
"cepatlah" Yui
"ya nyonya" Andre
Yui pun menunggu kedatangan Andre, di pesisir pantai beberapa jam kemudian ia melihat helikopter, Andre pun turun dari helikopter
"ANDRE" Yui
"nyonya, helikopter yang lainnya sudah menemukan lokasi Arin dan bos" Andre
"Andre antar aku kesana" Yui
"tidak nyonya,disana sangat berbahaya, saya takut nanti tuan akan marah kepada saya ,karena saya tak menje" ucapan Andre langsung terpotong oleh Yui
"tidak, aku bisa menjaga diriku, dan aku akan bilang kepada William untuk tidak memarahimu, itu bukan salahmu,tapi ini keinginanku untuk melindungi yang lain disana" Yui
"baiklah nyonya" Andre
Andre dan Yui pun sampai di pulau dimana Arin di tahan, terlihat pulau itu seperti hutan banyak sekali pepohonan yang lebat dan tinggi
"Andre berikan aku 2 pistol dan peluru cadangan" Yui
Andre yang mendengar ucapan istri dari bosnya itu membuatnya mematung dan tak percaya
"cepatlah" Yui
"ehh..ini nyonya" Andre sambil memberikan 2 pistol dan peluru cadangan
"menyebarlah, agar kita bisa cepat menemukan Arin dan yang lainnya" Yui langsung berlari menuju hutan yang lebat itu
Yui yang berjalan tanpa arah di dalam hutan yang lebat itu, tak jauh dari tempatnya ia melihat ada bercak darah, yang membuat darah itu sebagai jejak
"darah ini masih segar, apa jangan², itu tidak mungkin ,kumohonlah yui jangan berpikir negatif" gumam yu
Yui pun langsung mengikuti jejak darah itu, ia terus melangkah mengikuti jejak itu, tapi kelamaan² jejak itu tak terlihat lagi
__ADS_1
"bagiamana bisa seperti ini" gumam Yui