
William pun menggendong Yui ala bridal style, Yui pun tak tau ia akan dibawa kemana, beberapa menit kemudian saat William membuka menutup matanya, ia sangat terkejut. ia sudah berada di Speedboat William
"happy birthday sayang" William sambil membawa kue ulang tahun untuk istrinya tercinta
"uncuhh, thankyou honey" Yui
sebelum tiup lilin Yui pun berdoa terlebih dahulu
"semoga keluarga selalu di lindungi dari marabahaya dan semoga Rey besar di tangan kita berdua aamiin" yui sambil meniup lilinnya
mereka berdua pun menikmati liburan mereka, kini mereka berdua sedang bersulang, namun minuman milik William telah di tukar dengan wine dengan kadar paling tinggi yang akan membuat korbannya tak sadarkan diri atau berhalusinasi, namun tidak dengan minuman yui. Yui memilih minuman non alkohol, siapakah orang yang sudah menukar minuman William
Speedboat William pun kini sedang mengelilingi lautan, sambil merayakan ulang tahun istri tercinta nya
tiba² saja ada Speedboat yang menghandang kapal William, orang² yang berada di kapal itu langsung masuk ke kapal William, mereka adalah Jack dan carren. ternyata kedua rubah itu masih hidup, kini Jack sambil membawa seorang wanita dengan tangan yang sudah di ikat ke belakang dan juga wajahnya di tutupi oleh kain hitam
kini ada seorang anak buah William yang menyodorkan pistol ke arah Yui, ternyata orang itu adalah seorang pengkhianat, orang itu juga yang telah menukar minuman William, karena ia adalah orang suruhan dari Jack
"APA YANG KALIAN LAKUKAN" bentak William
"jangan mendekat, jika tidak dia akan mati" ucap orang pengkhianat itu sambil membawa Yui mendekat ke arah carren dan Jack, Yui pun hanya ikut menuruti perintah orang itu
__ADS_1
kini Jack membuka penutup wajah wanita yang ia bawa itu. siapakah wanita itu? ternyata wanita itu adalah Sasha Braus
"kenapa, kenapa aku dibawa kesini, apa yang kau lakukan Jack, kenapa aku di ikat, kau, kau mengkhianati ku Jack, bu bukannya kita sudah berkerja sama untuk" Sasha
"berkerja sama untuk apa" William
"will, William aku, aku hanya, Jack lah yang menjebak ku" Sasha sambil menangis
"hahahah..dasar wanita bod*h, kau ini hanyalah bidak catur, kau itu bergerak karena permainan ku" Jack dengan terseyum smrik
"KAU" teriak Sasha
"nahh..tuan William kita akan memulai permainan nya, disini aku akan bilang. wanita mana yang akan kau pilih tuan William, jika kau memilih Sasha maka 1 peluru akan mendarat ke kepala istri tercintamu, jika kau memilih Yui, maka kebalikannya dari peluru ini" carren
kini anak buah William yang berada di kapal memberi tau Andre secara diam² bahwa tuan William sedang dalam bahaya
"jalankan kapalnya" Jack
"baik" ucap seseorang yang mengendarai Speedboat
kini carren melangkah mendekati William, ia pun memberikan 1 pistol yang berisi 1 peluru
__ADS_1
"ini tembak lah 1 wanita, jika kau menembakku, itu tak mungkin bukan, sekarang wanitamu berada di tangan kami, dan di pistol itu hanya ada 1 peluru, jika kau meleset membunuhku, maka hari ini adalah ajal mu dan kedua wanitamu, William" carren
William pun mengambil pistol itu, Namum tiba² saja kepalanya sangat pusing dan berat, dan pandangannya menjadi buram
"hmm, seperti nya alkohol itu sudah beraksi" batin carren sambil tersenyum smirk
"ayoo will, cepatlah tentukan pilihanmu, Mana wanita yang akan kau pilih, kalo begitu akan ku hitung mudur saja yah, agar permainannya menjadi sangat seru" carren
"William" Yui dengan mata yang berkaca²
"WILLIAM, SELAMATKAN AKU, AKU MOHON" teriak sasha sambil menangis
"baiklah akan ku hitung, 10,9,8,7" carren
kini alkohol itu pun sudah beraksi di dalam tubuh William, ia melihat sekitar nya tampak buram, ia pun berhalusinasi bahwa orang yang berada di depannya adalah musuh terbesarnya, namun orang yang berada di depannya adalah Yui
kini Wiliam pun menyodorkan pistol nya ke arah Yui
"William kau" Yui
"a apa, APA YANG KAU LAKUKAN WILL, KAU, KAU MENCINTAI KU BUKAN, TAPII, JIKA INI PILIHANMU, KAU AKAN MENYESAL SEUMUR HIDUPMU, SUATU HARI NANTI REY AKAN TAU SIAPA YANG MEMBUNUH IBU KANDUNG, JIKA DIA TAU, DIA, DIA AKAN SANGAT MEMBENCIMU, DIA AKAN MEMBENCIMU SEUMUR HIDUPNYA, CAMKAN ITU WILLLIAM DEVANO" bentak Yui sambil menangis, kini napasnya tak bisa ia atur
__ADS_1