Dendam Yang Menjadi Cinta

Dendam Yang Menjadi Cinta
chapter 45


__ADS_3

jam 8 malam william dari kantor dan langsung menuju ke rumah sakit


di rungan yui, disana sudah ada william, alex, dan arin william yang duduk si samping brankar yui sambil memegangi tangan istrinya


"Drrtt.. Drrtt.. "


"ada apa" william dalam telpon


"Bos, ka kami ga gagal membawa jack, saat kami menyerang markasnya anak buahnya lebih banyak dari anak buah yang kami bawa, ja jadinya kami ka kalah" andre dengan suara panik


"bod*h, kenapa kau tidak becus hah, dasar anak buah bod*h aarrgghhh... besok kau ke markas dengan kaizo, dan pindahkan anak buahnya ke markas utama, agar mereka dapat pelatihan yang cukup PAHAM" william langsung menutup telponnya


"ba baik bos" andre


"duhh.. gimana nih nyawa gue" gumam andre


"gimana kata bos" kaizo


"besok kita disuruh ke markas, dan anak buah yang ada disini dipindahkan ke markas utama" andre


"HAH, yang bener, lo bercanda kan ndre" kaizo


"engga" andre


"duhh, gue masih belum ingin mati" kaizo


"andai nyonya yui gak koma, nyawa kita pasti selamat" andre


"hah memangnya kalo nyonya yui bangun dia bakal ngapain" kaizo


"tol*l ,ya bakal menjegah bos ngebunuh kitalah" andre


"iya iyah" kaizo

__ADS_1


"dahlah males" batin andre


.....................................


selesai william menemani yui, ia pun memutuskan untuk pulang


dimansion


william yang duduk di sofa kamarnya ia hanya termenung, ia sangat rindu dengan istrinya yang selalu mengoceh, dan ia sangat rindu dengan suara istrinya


tiba² ponsel william pun berbunyi ia melihat siapa yang menelponnya itu ternyata ibu mertuanya, yaitu ibu yui


"hallo bu" william dlm tlpon


"hallo nak, bagaimana kabarmu dan yui disana" tina


"baik bu, kalo ibu dan keluarga disana bagaimana" william


"kami baik² saja disini, ohh.. ya kenapa yui di telpon tidak pernah di angkat beberapa hari ini nak" tina


"hah.. ba bagaimana bi..san nak hiks hiks" tina


"ibu maafkan aku, aku tak bisa menjaga yui, maafkan aku bu" willia


baru kali ini seorang pemimpian dunia bawah mengucapkan kata maaf


"kapan yui akan bangun" tina


"entah bu, dokter belum bisa memastikan kapan yui bangun" william


"hiks..hiks... ibu tak bisa menjenguknya karena orang rumah masih sibuk, ibu akan mengabari semua keluarga jaga baik² yui nak, ibu mohon kepadamu" tina


"ya bu" william

__ADS_1


"ya sudah ibu matikan yah, selamat malam" tina


"ya bu selamat malam" william


william pun merebahkan tubuhnya diranjang


di pagi jam 09.00 am william sudah berangkat ke kantor


"ting" suara notif hp


michel: haii will ini aku michel teman yui, aku dapat kabar dari ibu yui, kalo yui mengalami koma


^^^william: ya^^^


michel: besok aku akan ke kota M bersama adik yui apakah boleh?


william: tentu, besok aku akan menyuruh anak buahku menjemputmu


michel: baiklah, terimakasih maaf mengganggu waktunya


^^^william: ya, tak masalah^^^


selesai jam istirahat william pun pergi meninggalkan perusahaan dan menuju ke markas


sampai di markas, disana sudah ada andre dan kaizo dengan wajah yang takut akan kemarahan bos mereka, william pun duduk di kursi kekuasaannya di depannya sudah ada andre dan kaizo sambil menundukkan kepala mereka karena takut melihat kemarahan di wajah bos mereka


william pun menghadapkan pistolnya ke arah andre dan menarik pelatuknya


andre yang sudah mengeluarkan air matanya begitu juga dengan kaizo yang sudah gemetaran


"DOR.. " suara tembakan


tak disangka peluru yang di tembak oleh william meleset, karena william memang sengaja menembak titik yang salah, william hanya memberi mereka pelajaran

__ADS_1


"bukalah mata kalian, kalian belum mati, aku memberi kesempatan untuk kalian menangkap bajing*n jack itu, lagi satu besok kalian jemputlah teman yui dan adik yui di bandara, sekarang pergi" william


"baik tuan, terimakasih" andre dan kaizo sambil membungkukkan badan mereka dan pergi dari markas


__ADS_2