Dendam Yang Menjadi Cinta

Dendam Yang Menjadi Cinta
chapter 47


__ADS_3

di RS ivan


"nona, sabaiknya anda pulang biar saya yang menjaga nyonya yui" arin


"baiklah, terimakasih nona..." michel


"arin" arin


"terimakasih nona arin" michel


"jangan menggunakan nona panggil saja arin nona" arin


"baiklah, kau juga harus memanggilku michel saja" michel


"hmm.." arin sambil menganggukkan kepalanya


michel langsung membangunkan jastin yang sudah ketiduran di sofa


"jas, jastin" michel sambil menepuk bahu jastin


"hmm.. ya kak" jastin


"ayo pulang" michel


"ya kak" jastin sambil mengucek matanya


kaizo dan andre pun mengantar mereka pulang ke mansion


dimobil


"apa kalian laper, bagaimana kalo kita berhenti ke rumah makan" michel


"hehe.. ya nona kebetulan saya belum makan" kaizo


"baiklah ayo kita ke restoran" michel


"baik nona" andre yang sedang menyetir


sampai pun mereka disebuah restoran, selesai makan mereka langsung pulang


dimansion


"selamat malam nak jastin, nak michel" pask sam


"malam pak" michel, jastin


"pak belum tidur" michel


"belum nak michel" pak sam


"hmm..ohh ya pak, william sudah pulang" michel


"tuan william belum pulang" pak sam

__ADS_1


"ohh.. baiklah, saya ke kamar dulu pak.." michel sambil memiringkan kepalanya


"sam" pak sam


"selamat tidur pak sam" michel


"ya, anda juga" pak sam sambil menganggukkan kepalanya


jam 12 malam william pun pulang dari bar dengan keadaan mabuk, sampai dimansion alex yang mengangkat william yang setengah sadar, sampai kekamarnya, setelah mengantar bosnya ia pun langsung pulang


keesokan paginya william pun bangun kesiangan


"hoam" william mengoap


"jam berapa ini" william melihat jam dinding kamarnya yang menunjukkan pukul 10 pagi


"drrtt.. drtt.."


"bos, kami sudah menangkap jack" andre


"bagus, dimana dia sekarang" william


"markas di jalan xxx" andre


"baiklah aku akan segera kesana" william


"baik bos" andre


"michel apa yang kau lakukan" william


"kau tidak lihat aku sedang apa" michel


"cuci piring" william


"ya sudah, sudah tau kok tanya lagi" gumam michel


"BUKAN DISINI ADA PEMBANTU HAH" bentak william


pak sam langsung menuju ke arah william


"maaf tuan, nak michel dia membantah untuk mencuci piring" pak sam


"ya sudah terserah dia saja" william


william pun langsung pergi kemarkas tanpa sarapan, di cabang markas ke 2 yang berada di tengah hutan yang lebat


"hebat kau yah bocah" william sambil bertepuk tangan


"kau suka hadiah dariku william" jack


"haha.. hadiah yang kau berikan kepada ku, akan ku balas kirimanmu, yaitu mengirimmu ke akhirat" william dengan terseyum devil


"tiba² ada suara ledakan, sumber suaranya berasal dari depan markas

__ADS_1


"DUAR"


"apa itu" william


"alex coba kau cek" william


"baik" alex


tiba² ada asap yang muncul didalam markas


"apa ini, kepar*t pasti ini ulah kingdom dark" gumam william


"BOS GAWAT" teriak andre


"apa" william


"jack dia menghilang" andre


"APA, BA*GS*T" william


"HILANGKAN ASAP INI, CEPAT" william


"BAIK" semua anak buah


..........................................


didalam mobil


"kau tidak apa² jack" ucap seorang wanita yang sedang menyetir


"tidak, kau" jack


"tidak juga" wanita itu


"terimakasih carren" jack


"iya" carren


........................................


flashback again


di markas kingdom dark


"bos gawat ada penyusup" ucapk salah satu penjaga


"cepat tangkap" jack


Black Wolf pun menembakki penjaga yang berada di luar markas kingdom dark, tiba² ada suara ledakan, ternyata Black Wolf memasang bom di markas kingdom dark, jack pun berhasil di tangkap, sebelum ia ditangkap ia menelpon carren tanpa berbicara dengannya


carren tau kalo jack dalam bahaya ia langsung mencari keberadaan jack dengan lokasi di hpnya carren langsung menuju ke lokasi jack, ia pun merencanakan semua agar jack tidak menjadi tahanan di Black Wolf


carren sama seperti arin pintar dalam bela diri mungkin arin dan carren menjadi saingan yang seimbang

__ADS_1


__ADS_2