
"kabar Duka di kota M, istri dari tuan Devano pemikil perusahaan terbesar di kota M, kini meninggal dunia, saat nyonya Devano dan Tuan Devano berlibur di lautan, entah karena apa penyebab Nyonya Devano meninggal dunia, kini jazad mendiang nyonya Devano sudah di lakukan otopsi, dan hasilnya adalah kata dokter Ivan, ini adalah kasus pembunuhan dimana tubuh nyonya Devano ini terdapat peluru di bagian jantungnya, kini tersangka belum di temukan, dan Tuan Devano kini sedang di interogasi" reporter sambil menayangkan Poto mendiang yui yang sedang berlibur di Speedboat dan ada juga video dimana jazad yui yang dibawa oleh para penyelam
Tina yang melihat itu pun berteriak histeris, jastin dan zeke yang mendengar Tina mereka pun langsung menghampiri Tina yang sudah menangis
"ma, ada apa" jastin
"Yui, yui kakakmu Yui ,hiks hiks" Tina sambil menunjuk ke arah televisi
"itu tak mungkin Yui" zeke
kini zeke pun menelepon suami Yui yaitu William, ternyata jawaban William benar apa yang telah di beritakan, kini warga kota M heboh dengan kasus kematian dari nyonya besar keluarga Devano, kematiannya sangat misterius, siapakah pelaku dari pembunuhan Yui? ada rumor, bahwa suami nya sendiri lah yang membunuh istrinya dengan cara di tembak di bagian jantungnya, sungguh sangat kejam. jika bukan suaminya pastinya ada tersangka lain yang telah membunuh Yui, kasus ini menyebar dengan sangat cepat
setelah semua keluarga Yui mendapatkan kabar tentang kematian Yui termasuk Michel, kini mereka langsung bergegas ke kota M untuk menghadiri acara pemakaman Yui
keesokan paginya kini keluarga Yui dan Michel telah sampai di kota M, mereka sudah berada di mansion William, kini di mansion William sudah ada banyak wartawan, para pembinis atau rekan kerja William, dan juga ada para anak buah William yang dari markas utama dan markas Black Wolf lainnya, begitu juga dengan warga setempat yang berada dikota M. di depan mansion sudah ada banyak bunga² dari orang² yang berdatangan di acara pemakaman yui, semua orang terkejut melihat tuan Devano yang menangis di depan Poto mendiang istrinya sambil menggendong putranya yaitu Rendy Devano. ternyata di balik sisi kejam dan dinginnya William sangatlah mencintai istrinya dan putranya, dia harus apa jika sudah seperti ini
saat ibu yui yaitu Tina dan keluarga nya menaruh bunga di depan Poto mendiang Putri keduanya ia tak bisa menahan tangisannya, tiba² saja tina pingsan, untung saja ada Ivan di acara itu, ivan pun langsung memeriksa Tina, di dalam mansion saat Ivan memeriksa tina, ia sangat kaget. ia harus bilang apa jika Tina sudah tak bisa di selamat kan lagi, karena serangan jantung
"bagaimana keadaan ibu ku" Yuri
__ADS_1
"nyo nyonya Tina, dia sudah, tak bernyawa lagi" Ivan
"apa maksud mu hah dokter, ba bagaimana bisa, ibu ku sehat² saja kan dokter" Yuri, dengan Isak tangisannya
"nyonya Tina mengalami serangan jantung, dan aku tak bisa menyelamatkan lagi" Ivan dengan wajah yang murung
semua orang yang mendengar itu, shock. sudah banyak penderitaan yang sangat pahit di kehidupan mereka, kini tertambah lagi.acara pemakaman Tina pun diselenggarakan hari ini, acara pemakaman pun selesai, kini keluarga Bran dan William pun berunding
di ruang tengah mansion
"sebenarnya, apa yang terjadi pada saat itu" yuri
"sudahlah masalah ini tak usah di bahas lagi, mungkin ini sudah takdir kita, kita harus ikhlas, mungkin Tuhan memiliki rencana yang lebih baik untuk kita" zeke dengan wajah yang sendu
"itu terserah ayah, bagiku ini adalah masalah yang besar, yang tak akan pernah ku lupakan selama hidupku, andai saja adikku tidak menikahi orang seperti mu ,dia akan hidup bahagia, begitu juga dengan ibuku" Yuri dengan wajah sembab
William yang mendengar itu hanya diam sambil menundukkan kepalanya, ia tak bisa apa² lagi, tiba² saja Michel langsung berdiri dari duduknya dan menghampiri William, ia pun langsung mengambil Rey dari pangkuan William
"apa, apa yang kau lakukan" William pun langsung berdiri
__ADS_1
"aku akan membawa Rey, dan merawat nya" Michel
"kau tak boleh seenaknya begitu" William sambil menarik lengan Michel dengan kasar
"hah, kau bilang seenaknya, lalu mengapa kau seenaknya membunuh ibu dari anak ini" Michel dengan tatapan tajam mengarah ke William
"kumohon, kembalikan anakku, aku ingin mewujudkan impian Yui" William
"impian, apa" Michel
"dia ingin, Rey di rawat olehku dan dia, tapi" William
"Michel, biarkan dia merawat Rey, jika terjadi sesuatu kepada Rey, jangan harap untuk menemuinya lagi ataupun merawatnya" Yuri
"baiklah, jaga baik² anak ini, jika kau memiliki wanita lain untuk pengganti yui, jangan harap untuk bisa merawat Rey lagi seumur hidupmu" Michel
keluarga yui pun langsung pergi dari mansion dan mereka pun langsung menuju ke bandara untuk kembali ke kota A
..........................................
__ADS_1
hallo guys gimana kabar kalian, author harap kalian sehat semuanya yah, bagaimana menurut kalian cerita ini nyambung atau tidak, jika tidak, bisa di konfirmasi ya guys agar author perbaiki, jika nyambung jangan lupa like dan komennya agar author semangat terus update nya, makasii buat kalian yang udah mampir, favorit, like dan komennya.