
selesai william membersihkan dirinya ia langsung ke ruangan kerjanya disana sudah ada alex yang menunggu tuannya
"Tuan ada info penting" alex
"ada apa" william
"markas kita yang berada di kota X telah di serang oleh kingdom dark" alex
"Si*lan, anak itu tak ada takut²nya" william
"berikan peringatan kecil terhadapnya, bakar semua markasnya jangan sampai lengah" william
"baik bos, Bos perusahaan xxx ingin berkerja sama dalam proyek baru kita" alex
"baiklah, ayo ke kantor" william
"baik" alex
kantor william
"tuan william saya carren pemilik perusahaan xxx ingin berkerja sama dalam proyek baru anda" carren
"baikalah" william
"silakan tanda tangan dokumen ini tuan" carren
william pun menandatangani dokumen yang di berikan oleh carren
"seneng berkerja sama dengan anda nona carren" willam
carren dan william pun berjabatan tangan, tangan carren yang nakal membuat william risih dan langsung melepaskan tangannya, carren pun hanya terseyum, dan pergi dari kantor william bersama dengan seketarisnya yang bernama nora
__ADS_1
"nora kita harus merayakan ini" carren
"baik nyonya" nora
"akhirnya aku menemukan mu William Devano" batin carren sambil terseyum miring
malam hari ,william pun pulang dari kantor
"selamat malam tuan" pak sam
"malam apakah yui sudah bangun" william
"nyonya masih belum sadar tuan" pak sam
"baiklah, siapkan makan malam" william
"baik tuan" pak sam
"apakah aku membuatmu sangat lelah hah" gumam william
"itu bukan salah ku, tapi salah mu" gumam william lagi
william langsung membersihkan dirinya, selesai membersihkan dirinya ia langsung turun ke bawah untuk makan malam
"tuan apakah nyonya baik² saja" pak sam
"ya, dia baik² saja" william
william langsung duduk di meja makan dan langsung menyantap makanannnya
"Drrt.. Drrt.." suara telpon
__ADS_1
"tuan kami sudah membakar semua markas kingdom dark" alex
"bagus" william langsung mematikan telponnya
selesai makan malam william langsung menuju ke kamarnya, ia melihat istrinya yang masih belum sadar william pun langsung tidur di samping yui tak lupa ia mencium kening yui dan bibirnya
"selamat malam sayang" william
keesokan harinya
yui yang sudah bangun ia melihat suaminya berada di sampingnya yang masih tertidur
"jam berapa ini" gumam yui, ia melihat jam dinding kamarnya yang menunjukkan pukul 07.35
yui yang ingin berniat kabur, tapi ia berubah pikiran, jika ia tertangkap ia tak ingin hal kemaren terjadi lagi kepadanya, ia langsung ke kamar mandi ia berusaha berjalan tapi tak bisa karena pinggulnya sangat sakit
"bajingan kau william" gumam yui
yui yang menangis di bawah guyuran shower jiwanya hancur hatinya yang sakit, ia sudah kehilangan harga dirinya
selesai membersihkan dirinya ia langsung keluar dari kamar mandi, saat ia ingin keluar tiba² william menghandangnya kedua tangan william berada di tembok pas di kepala yui, william langsung meci*m nya dengan sangat ganas, lalu ia melempar yui ke ranjang, dan langsung menindih yui dan langsung membuka bathrobe yui, badan yui yany sudah memberontak, tenaganya sudah tak sebanding dengan william
"sayang aku sangat ingin menginginkan tubuhmu lagi" william
"kau sangat enak sayang" bisik william di telinga yui sambil menggigit telinga yui
" LESPAKAN AKU WILLIAM" teriak yui
"jangan will" mata yui yang sudah berkaca² dan suara lemasnya
william pun melakukan olahraga paginya setelah 1 jam, ia pun selesai dan langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya, yui yang masih menangis sambil menatap langit² kamar dengan tatapan kosong seperti ditubuhnya sudah tak ada jiwanya
__ADS_1