Dendam Yang Menjadi Cinta

Dendam Yang Menjadi Cinta
chapter 43


__ADS_3

"kalian sedang apa" william


semua orang yang berada di ruang tamu langsung menghadap kesumber suara mereka semua pun berdiri dan membungkukkan badan mereka, memberi salam kepada tuan mereka


william pun turun dan bergabung bersama mereka


"bos, udah baikan" ivan


"sudah" william


"bagaimana dengan yui" william


"nyonya dia masih hidup tuan" andre


"APA, benarkah" william


"ya bos" kaizo


"ini" andre memberikan poto yui kepada william


"rumah sakit" william


"sepertinya nyonya diselamatkan oleh seseorang, saat dia melompat ke jembatan" alex


"kalo begitu, AYO CARI DIA SEKARANG" ucap william dengan tegas


"baik tuan" alex, andre, kaizo, dan arin


"bos saya pulang dulu yah" ivan


ivan keburu pergi tapi arin menarik bajunya


"ehh.. mau kemana, ayo bantu kami mencari nyonya" arin dengan wajah polosnya


"baiklah" ivan dengan muka pasrahnya


"padahal mau nonton drakor dahlh" batin ivan


"baiklah sekarang kita bagi kelempok" william


"aku dengan alex, andre dengan arin, dan kaizo dengan ivan" william


"baik tuan" alex


"yah.. kenapa aku harus dengannya sih" batin ivan


"tuan kita bikin grup saja agar semuanya tau informasi dimana nyonya yui" alex


"baiklah" william


mereka semua pun berpencar menuju semua rumah sakit yang berada di kota M


...Grup Black Wolf...


Andre: bos, nyonya tidak berada di rumah sakit xxx1


Ivan: di RS xxx2 juga tidak ada


Alex: di RS xxx3 juga gak ada


Arin: terus cari dimana lagi ya?


Andre: woi @ivan RS lo kagak ada?

__ADS_1


Ivan: kagak ada ndre


William: Andre lacak seluruh kota M, jika kau menemukan yui langsung kabari aku, jika kau belum menemukannya kau akan tau akibatnya, dan kaizo kau juga suruh anak buah mu bantu mencari


Andre: baik bos


Kaizo: baik bos


setelah beberapa jam andre belum menemukan yui


siang sudah berganti menjadi malam, selesai william dari perusahaan dia menuju ke mansion ,alex tiba² berhenti di tengah jalanan yang sepi


"ada apa" william


"ada orang pingsan tuan di tengah jalan" alex


"coba kau cek lex" william


alex pun turun dari mobil, ia melihat banyak sekali darah


"sepertinya dia korban tabrak lari" gumam alex


saat alex membalikan tubuh wanita itu alex sangat terkejut wanita itu adalah istri dari bos mereka, alex langsung menggendong yui dan menaruhnya di mobil


"siapa dia" william


"dia, dia adalah istri anda tuan" alex


alex langsung memberikan yui kepada william, william yang melihat banyak sekali darah yang mengalir di kepala yui


"ALEX CEPAT KE RUMAH SAKIT" william


"baik" alex langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi


"ivan, mana ivan, van... " alex


"ada apa, oh my god nyonya" ivan


"cepat bawa keruangan operasi" ivan


william dan alex menunggu di depan ruang operasi, william yang duduk sambil bergumam tak jelas, keadaan william sangat kacau, alex yang melihat tuannya yang sangat menyedihkan


"alex, telpon andre suruh ia kemari" william


"baik tuan" alex


"hallo" alex


"ada apa" andre


"cepat kerumah sakit ivan" alex


"hah, apa yang terjadi disana" andre


"gak usah banyak tanya, cepat kemari bos memanggilmu" alex


"baiklah" andre


"aduhh.. ngapain yah bos manggil gue, apa jangan² organ gue mau di ambil gara² gue belum nemuin keberadaan nyonya yui" batin andre


andre pun sampai di rumah sakit ivan


"ada apa lex" andre

__ADS_1


"kok kaizo juga ada, bukannya aku menyuruh andre aja yah dateng kesini" alex


"lah emang kenapa, gak suka bertarung kita" kaizo


"kagak, adehh terserah deh jadi ekor andre aja sekalian" alex


"ndre ayo" alex


sampai pun mereka di depan ruang operasi


"ehh..kenapa bos lex" andre


"sebenarnya nyonya yui...dia, dia korban tabrak lari" alex


"hah, apa" andre kaizo


"bagaimana bisa" andre


alex pun menceritakan kejadian dimana dia menumukan yui yang tergeletak di tengah jalanan yang sepi


ivan pun keluar dari ruang operasi, william langsung menghampiri ivan


"bagaimana keadaan yui" william


"nyonya yui sudah melewati masa² kritisnya, tapi..." ivan


"tapi apa van" william sambil memegang pundak ivan


"nyonya yui dia, dia pasti akan kehilangan ingatan sepenuhnya


"APA" william


"ivan kau..kau bercanda kan" william


"aku tidak sedang bercanda tuan, nyonya yui mengalami koma, kepalanya kebentur sangat keras mengakibatkan dia akan kehilangan ingatan sepenuhnya" ivan


"william langsung tersungkur ke lantai dan menangis, anak buah william yang melihat tuannya yang sedang menangis sejadi jadinya sangat terlihat kacau


"yui maafkan aku, aku mohon" gumam william dengan tangisannya


"ivan apa aku boleh menjenguknya" william


"tentu tuan" ivan


"kita pindahkan nyonya yui ke ruangan VVIP dulu" ivan


andre, kaizo, william, dan alex pun berada di ruangan VVIP, ia melihat tuannya yang sangat menyedihkan sambil memegang tangan yui dengan lembut


"andre cari orang siapa yang menabrak yui secepatnya, kalian keluarlah aku ingin berdua bersama istriku" william sambil memegangi tangan yui


"baik tuan" alex, andre, dan kaizo


mereka bertiga pun keluar dari ruangan itu, tak di sangka kaizo yang mengintip william dari kaca bulat yang berada di pintu ruangan VVIP, tiba² andre langsung menarik kaizo


"lo ngapain si anjir" andre


"numpang ngintip aja loh" kaizo


"mau hilang nyawa lo hah, kalo mau hilang gue bilangin sekarang ke bos" andre


"kagak ndre bercanda, tega amat lo sama gue ndre" kaizo


"dahlah malas" andre sambil mengeluarkan napasnya dengan kasar

__ADS_1


__ADS_2