Dendam Yang Menjadi Cinta

Dendam Yang Menjadi Cinta
chapter 53


__ADS_3

dimansion


"Brak" suara pintu terbuka keras


"wahh ternyata nyonya Devano disini" ucap seorang pria berbadan kekar dengan memakai topeng


"siapa kau" arin


"hahahahhaz dan kau siapa" ucap pria itu


"kok nanya balik" arin


"kau ini wanita menyebalkan yah" ucap pria itu sambil menyodong pisau


arin langsung melintir tangan pria itu, dan memukulnya sampai tumbang


"lemah" arin dengan tatapan tajam ke arah pria yang sedang pingsan itu


"nyonya ayo" arin sambil menarik tangan yui


saat mereka akan kebawah banyak sekali pebantu yang tertembak, pak sam yang sedang menembaki musuh agar tak ada banyak korban lagi


suasana di mansion seperti adanya perang besar


"pak sam" yui


"nyonya pergilah" pak sambil mengisi peluru di pistolnya


"pak sam menyusullah" yui


"pasti nyonya" pak sam


saat arin dan yui akan sampai ke pintu utama mansion tiba² ada seorang wanita yang memakai pakaian serba hitam dan menggunakan topeng yang sedang menghalangi jalan arin dan yui

__ADS_1


"siapa kau" arin, wanita itu langsung menyerang arin dengan teknik boxing, arin langsung menghindar cepat dari pukulannya, arin langsung bisa melihat gerakan dari wanita itu


"wanita ini pasti susah di kalahkan, dia tak hanya memakai 1 dari teknik boxing si*l" batin arin


"nyonya pergilah dulu" arin ,sambil terus menghindar dari pukulan wanita itu


"ba bagaimana dengan mu" yui


"aku akan menyusul, tenang saja" arin


"baiklah, hati²" yui, ia langsung melangkah keluar mansion


"tak akan ku biarkan kau lari begitu saja" ucap wanita itu, ia langsung menyusul langkah yui arin langsung berlari mengejar wanita itu, dan dia berhasil menghandang langkah dari wanita itu


"aku lawan mu bukan dia" ucap arin dengan tegas, arin langsung menyerangnya dengan teknik taekwondonya, tapi wanita itu bisa menghindar dengan cepat dari tendangan arin yang akan mendarat ke lehernya, pertarungan wanita itu dengan arin menjadi sangat sengit


saat yui akan menuju gerbang mansion, tiba² dia di handang oleh seorang pria bertopeng


"ckck, selera william boleh juga ya, cantik sekali" ucap pria itu yang ingin memegang wajah yui. Yui langsung menepis tangan pria itu


"hahaha.. aku sangat suka wanita sepertimu ini sangat menarik, ingin sekali ku miliki" ucap pria itu


"halumu itu sangat tinggi yah" yui sambil terseyum miring ke arah pria itu


"hahaha.. apa yang aku inginkan harus ku dapatkan" ucap pria itu


"cihh.. orang ini" batin yui


saat pria itu lengah ini kesempatan untuk yui kabur dari hadapan pria itu, tapi tangan yui langsung di tangkap oleh pria itu


"ehh.. mau kemana" pria itu


"MAU MU APA HAH, LEPASKAN AKU" teriak yui, ia langsung memukul pria itu dengan teknik karate, dengan cepat pria itu menghindar

__ADS_1


"si*l wanita ini cepat sekali" batin pria itu


"wahhh... nyonya Devano ternyata hebat juga yah, aku sangat kagum hahaha" pria itu sambil tertawa


"si*l dia ini juga cepat dalam menghindari seranganku" batin yui


yui terus mengeluarkan teknik karatenya tapi pria itu terus saja bisa menghindari serangan yui. Yui yang sudah dengan nafas tak teraturnya membuatnya semakin lemas


"dari pada kau memukul tanpa arah, mendingan kau ikut denganku" ucap pria itu


"tak akan ku" yui


"BRUK" tiba² yui terjatuh karena badannya lemas


"ohh.. sudah menyerah yah" ucap pria itu sambil berjongkok di hadapan yui


"kenapa badanku sangat lemas, kenapa pengeliatanku buram" batin yui


"kau itu percuma menyerang, ujung²nya jadi seperti ini kan hahaha...." pria itu


tiba² "akh.. si*lan" ucap pria itu sambil memegang wajahnya karena ditendang oleh seseorang


"beraninya kau menyentuh wanitaku" william


william langsung memukuli pria itu dan membuka topengnya


"sudah ku duga ternyata kau jack" william


"kalian urus di dalam, dan kau ndre urus dia" titah william


"baik bos" andre


andre langsung membius jack dan mengingatkan, ia langsung memasukannya ke dalam mobil

__ADS_1


william pun membawa yui kerumah sakitnya


__ADS_2