
"kau sdh mengintrograsinya" william
"sdh bos, ternyata dia suruhan dari kingdom dark" andre
"ohh.. ternyata bocah itu ingin bermain² dengan ku haha" wiiliam
selesai makan yui langsung menaruh kue yg diberikan oleh kaizo dan andre ke kulkas, ia langsung menuju ke kamarnya
dikamar
"hallo, chel kau hari ini sibuk tidak" ucap yui di dalam telpon
"tidak, ada apa" michel
"ayo kita ke pantai, besok aku sdh akan pergi ke kota M untuk tinggal selamanya disana" yui
"yahh..kita tdk akan bertemu lagi dong" ucap michel dengan suaranya yg sedih
"tdk begitu chel, kau kan bisa mengunjungiku ke kota M kan ,kita kan sahabat selamanya sampai ajal kita menjemput" yui
"ya yui kau benar baiklah aku akan menjemputmu" michel
"oghey" yui
yui pun siap² dan langsung turun ke bawah ia melihat william masih mengobrol bersama dengan kaizo dan andre
"will, aku akan bertemu dengan michel" yui
"kemana" william
"kepantai" yui
ganti pakaianmu jangan gunakan celana pendek
"ck, terserahku will" yui
"aku bilang ganti cepat, aku tdk suka melihatmu menggunakan celana terlalu pendek itu" william
yui pun langsung ke kamarnya dengan esmosi
setelah ganti pakaian yui pun turun, ia menggunakan pakaian yg tertutup, ia langsung mengabaikan suaminya yg melihatnya wajahnya yg gemas karena emosi, yui pun langsung menutup pintu dengan keras
"apakah dia ingin merusak mansionku" batin william
"we ndre istri bos galak amat ya, apalagi dia pinter bela diri,gimana yah kalo bos sama nyonya bertarung" bisik kaizo
__ADS_1
"wih pastinya seru tu" bisik andre
"apa yg kalian bicarakan" william
"hmm.. tidak bos" andre dan kaizo salah tingkah
william pun melanjutkan pembicaraan mereka
Dipantai
"yui mengapa wajahmu cemberut begitu" michel sambil duduk di pinggir pantai dengan yui
"kenapa aku harus memiliki suami menyebalkan seperti dia" yui
"hah, maksudmu ketua mafia terkejam itu haha, tak ku sangka kau akan menikah dengan William Devano" michel
"haa..ayolah michel jangan begitu" yui
"yui, besok kabari aku yah, kalo berangkat" michel
"ya chel" yui
tak terasa sdh jam 7 malam, michel pun langsung mengatar yui
di mansion
"malam non" wati
"malam jg bi" yui
yui pun langsung menuju ke kamarnya, ia tak melihat suaminya di kamar, tapi dia mendengar suara percikan air di kamar mandi
"mungkin william lagi mandi" batin yui
william pun keluar dari kamar mandi dengan lilitan handuk di pinggangnya yg memperlihatkan roti sobeknya, dan jg memperlihatkan tatonya yg sangat banyak
"apakah mafia harus mempunyai tato segitu banyaknya" batin yui
"kau sudah datang" william
"hmm" yui, dengan dingin
"dari mana saja?" william
"hanya dari pantai saja" yui
__ADS_1
yui langsung menuju ke kamar ingin membersihkan dirinya, selesai mandi yui langsung membaringkan tubuhnya di ranjang ia tak mempedulikan william yg sedang bermain hp, william yg melihat yui menaruh guling di tengah tengah ranjang
"untuk apa guling itu" william
batas kita "yui"
tiba tiba william berdiri dan melemparkan sebuah kertas ke arah yui.
Yui langsung membaca kertas itu
...surat perjanjian...
*1. Harus menurut perintah dari suami
Tak ada kata penolakan dari suami
Tak boleh membantah suami*
"apa²an ini kenapa perjanjian ini hanya kau yg di untungkan sedangkan aku" yui
"tak ada kata penolakan" william
"kalo kau menolak entah apa yg akan terjadi pada keluargamu" ancam william
"cih, bisanya mengancam" gumam yui
william hanya terseyum mendengar perkataan dari mulut istrinya, william mengambil hpnya dan menelpon seketarisnya
"axel, kirimkan beberapa anak buah kita ke kediaman keluarga bran" william dalam telpon
"baik tuan" alex
yui langsung mengambil surat perjanjian itu dan langsung mentandatanganinya ,lalu melemparkannya ke arah william
"PUAS" yui
william yg melihat istrinya ,hanya terseyum miring
"alex batalkan perintahku" william
"baik tuan" alex
__ADS_1
"ternyata gadis ini tak ada takut takut nya kepadaku" batin william sambil terseyum melihat istrinya yg sudah tidur