Dendam Yang Menjadi Cinta

Dendam Yang Menjadi Cinta
chapter 114


__ADS_3

kini Samuel mengajak Yeri berkeliling di perusahaan ke 2, saat berkeliling Yeri tak menemukan hal² yang aneh di setiap ruangan di gedung perusahaan itu


"ohh ya aria, apa kau sudah memiliki kekasih" Samuel


"belum" Yeri


"ohh..begitu, kenapa belum, kau kan cantik, saat aku melihatmu, wahh kecantikan mu itu membuat hatiku berdebar², asal kau tau Aria, kau adalah my first love, apakah kau mau menjadi pacarku" Samuel


"ahh..maaf sebelumnya tuan, saya, saya belum siap, saya ingin fokus untuk mencari uang untuk membiayai kehidupan adik, ibu, dan ayah saya" Yeri


"ah..aku di tolak yah, baiklah kalo begitu, tidak apa², kau ini benar² anak yang berbakti kepada orang tua ya Aria, sudah cantik, baik lagi, ahh..kau sungguh tipeku senorita" Samuel


"terimakasih tuan, dan maaf sudah menolak anda" Yeri


"ya tak apa, ohh ya besok kau akan pergi ke dermaga bersama eksekutif lainnya" Samuel

__ADS_1


"baik tuan, terimakasih" Yeri


"hmm, seperti nya perusahaan ke 2 ini membuka pariwisata kapal pesiar, jika kejahatan nya tak ada di gedung ini, pastinya di tempat lainnya, pastinya tempat itu adalah kapal pesiar, bagus ini adalah kesempatan ku untuk mengetahui cara kerja dari WIT Grup" batin Yeri


di malam hari kini Yeri sedang berada di villa bersama saudara²nya karena ia akan menginap di sana selama 1 bulan, begitu juga dengan saudara²nya, kini mereka semua berkumpul di ruang tengah, sedang memikirkan rencana untuk menghancurkan perusahaan ke 5, karena menurut Yeri, eksekutif dari perusahaan ke 5 adalah eksekutif panggilan, eksekutif panggilan adalah jika terjadi sesuatu kepada perusahaan ke 5, mereka akan memanggil eksekutif utama yang berada di perusahaan 3, 2, dan 1, karena di perusahaan ke 5 hanya ada eksekutif biasa atau bisa di bilang mereka tak sehebat eksekutif utama biasanya eksekutif utama hanya menjaga di perusahaan yang berkembang besar, yaitu seperti perusahaan 3,2, dan 1, dan agar mereka lebih mudah untuk menyerang


"ohh begitu, baiklah tentukan saja kapan akan menyerang perusahaan ke 5" Ellisa


"hmm, pasti akan aku kabari, besok aku akan bertemu dengan eksekutif perusahaan ke 2 dan pasti aku tak akan pulang sementara ini" Yeri


"hmm, pasti" Yeri


keesokan harinya kini ia sudah berada di dermaga, kini ia melihat mobil hitam berhenti di depannya, dan keluar lah seorang laki² dan seorang perempuan dengan memakai setelan jas yang Yeri kenakan hari ini, kedua orang itu pun langsung menghampiri Aria


"apakah anda nona Aria" ucap pria itu

__ADS_1


"iya" Yeri


"ahh..saya Lewis, eksekutif perusahaan ke 2, salam kenal nona Aria" Lewis sambil mengangkat tangannya


"salam kenal juga tuan Lewis, panggil saja saya Aria" Yeri, ia pun menjabat tangan laki² itu


"hmm, panggil saja saya dengan Lewis, Aria" Lewis, ia pun menyenggol wanita yang berada di sebelah nya dengan sikunya


"ahh..aku Alexa, salam kenal" Alexa sambil mengangkat tangannya


"Aria, salam kenal juga" Yeri ia pun menjabat tangan Alexa


kini mereka pun masuk ke kapal pesiar milik perusahaan ke 2, kini Yeri sedang melihat banyak sekali para tamu VIP dan para orang kaya lainnya yang akan masuk ke kapal pesiar perusahaan ke 2, dari di lantai 2 di kapal pesiar itu


"hmm, sebentar lagi perusahaan ini akan hancur" batin Yui sambil tersenyum smirk

__ADS_1


__ADS_2