
saat Yui akan menuju ke kamar tiba² saja perut Yui sangat sakit
"ke kenapa sakit sekali...jangan² aku akan, aakhhh bibi Wati, BIBI" teriak Yui
bibi Wati, pak Sam dan pelayan yang lainnya pun langsung menghampiri Yui
"ada apa non" bibi wati
"SAKIT BIK" Teriak Yui
tiba² saja ada air yang keluar dari kaki Yui
"bik, sepertinya nyonya akan melahirkan air ketubannya pecah" ucap salah satu pelayan wanita disana
"cepat, ayoo kita bawa kerumah sakit" pak sam
"cepat telpon tuan William, cepat" bibi Wati
"baik" ucap salah satu pelayan disana
bibi Wati dan pak Sam langsung menuju ke rumah sakit milik William Devano yang di tangani oleh ivan
William yang baru mendapatkan kabar bahwa Yui akan melahirkan, ia langsung meninggalkan rapatnya begitu saja dan disusul oleh Alex, begitu juga dengan Andre, kaizo dan Arin mereka langsung menuju ke RS, semua orang pun menunggu di depan ruangan persalinan Yui selama berjam² setelah beberapa jam akhirnya mereka mendengar tangisan bayi
saat William mendengar tangisan bayi rasanya ia ingin menangis
dokter pun keluar dari ruang persalinan langsung menghampiri William
__ADS_1
"selamat tuan, anak anda laki²" ucap dokter
"apa saya bisa melihat anak dan istri saya" William
"tentu tuan, silakan" dokter
William pun langsung masuk bersama dengan yang lain, ia melihat istrinya terbaring lemas di samping istrinya sudah ada putra nya yang lucu dan menggemaskan itu, william pun langsung menghampiri Yui dan langsung mencium kening istrinya itu, ia langsung menggendong sang buah hatinya
"wahh dia sangat imut yah" Arin
"iya" Andre
"Andre kabari keluarga Yui bahwa Yui sudah lahiran" William
"baik bos" Andre
.......................................
disisi lain seorang wanita cantik memberontak untuk tidak memakan makannya
"PERGI...AKU TAK INGIN MEMAKAN APAPUN, PERGIIII" ucap wanita itu
seorang pelayan pun pergi dari kamar wanita itu ia langsung menuju ke tuannya untuk mengadu
"tuan, wanita itu tak mau memakan makanannya beberapa hari ini, dia malah membuang makanannya kesembarang arah" ucap sang pelayan
"berikan aku makanan yang baru untuknya, biar aku yang akan menyuruh nya makan" ucap seorang pria tampan sambil menghembuskan asap rokok nya
__ADS_1
"baik tuan" pelayan itu pun langsung mengambil makanan dan langsung memberikan nya kepada tuannya
"ini tuan" peyalan itu sambil memberikan makanan yang akan diberikan oleh wanita itu
"hmm..pergilah" ucap pria itu
pria itu langsung menuju ke kamar wanita tersebut, ia pun masuk dan melihat wanita itu menangis sambil memeluk kedua kakinya
"Sasha makanlah" pria itu sambil menyodorkan sendok yang berisikan nasi dan lauk
wanita itu hanya mengabaikan pria yang akan menyuapinya
"aku tak ingin makan" Sasha
"sedikit saja" ucap pria itu
"AKU BILANG TIDAK MAU" bentak Sasha sambil melempar sendok itu ke sembarang arah
tiba² saja rahangnya di cengkram oleh pria itu dengan sangat kuat
"Heiii wanita bod*h, kesabaran ku sudah habis menghadapimu, kau kira kau siapa huh, beraninya menentang perintah ku, ingat kau itu hanyalah jaminan, jika ayahmu tak bisa membayar hutangnya kau dan ayahmu akan segera menyusul mendiang ibu mu kau paham" ucap pria itu sambil melepaskan cengkraman dengan kasar, pria itu pun langsung pergi
"sial*n, mati saja aku jika aku hidup seperti ini" Sasha sambil menghapus air matanya yang mengalir di pipinya
siapakah pria itu?
apa hubungan pria itu dengan Sasha?
__ADS_1