Dendam Yang Menjadi Cinta

Dendam Yang Menjadi Cinta
chapter 99


__ADS_3

"aku ingin bicara dengan kalian, aku akan mengambil hak asuh Rey" Yui


"HUH" Arin dan Michael secara bersamaan


"maksud nyonya, anda akan" Arin


"hmm, aku akan bercerai dengan William, dan aku ke kota S bersama dengan Adam" yui


"apa, bersama adam, kau" Michel


"aku tak akan menikahi nya, aku cuman akan ikut bersamanya, aku tak ingin merepotkan Adam lagi" Yui


"bagaimana, jika kau tak mendapat kan hak asuh Rey" Michel


"pasti aku akan mendapatkan nya, jika tidak, entalah" Yui


"michel, kau tinggal lah disini, hari ini aku akan ke mansion William" Yui


"baiklah, hati²" Michel


"ayo Arin" Yui


"ayo sayang, kita ke ayahmu" Yui sambil menggendong rey


beberapa menit kemudian kini Yui pun sampai di mansion William, saat diruang utama kini Yui langsung bertemu dengan William, yang sedang duduk di ruang utama


"William, aku ingin bicara denganmu" Yui


"kalo begitu, kita bicarakan saja di kamar" William

__ADS_1


"hmm, baiklah" Yui


di kamar


"katakan" William


"besok kau datanglah ke pengadilan" Yui


"untuk apa" William


"aku akan mengambil hak asuh Rey dan bercerai dengan mu" Yui, ia pun langsung pergi


kini tangannya langsung ditarik oleh William


"apa kau gila" William


"kau ingin memisahkan kan aku dengan putraku" William


"putramu huh, aku adalah ibu kandungnya" Yui


"DIA JUGA PUTRA KANDUNGAN KU, APA KAU INGIN REY TAK MEMILIKI SEORANG AYAH HUH" bentak William


"pokoknya Rey akan bersama ku selamanya, paham kau" Yui sambil menunjuk² William


"kau tak boleh melakukannya seenak mu saja Yui, apa kau tak memikirkan Rey, dia pasti tak ingin ayah dan ibunya berpisah" William


"tak apa, sebentar lagi Rey akan memiliki ayah yang baru" Yui sambil membanting pintu dengan keras


"BRAK" suara pintu

__ADS_1


"ck, aku harus bagaimana Tuhan, apa jangan² dia ingin membalaskan dendam nya, dia pasti ingin menjauhkan ku dari orang² terdekat ku" gumam William


kini yui pun langsung pulang menuju villa, keesokan harinya, sidang pun dimulai, setelah beberapa jam kini mereka berdua pun sudah berpisah, dan hak asuh Rey jatuh kepada sang ayah, yaitu William Devano. mau tak mau Yui harus menerimanya dengan lapang dada walaupun ia sedikit kecewa, hari ini pun ia akan langsung menuju ke kota S bersama adam. Yui pun berpamitan dengan semuanya, Namum saat akan berangkat Rey menghalangi Yui untuk tidak pergi, Yui pun membujuk Rey agar mau melepaskan dirinya, karena ia sadar, dirinya lah yang akan membuat Rey menderita, setelah di bujuk akhirnya Rey pun menuruti perkataan ibunya


beberapa bulan kemudian, di kota S


saat akan sarapan di meja makan bersama Adam, namun tiba² saja


"uuekk" Yui pun mual², ia langsung berlari menuju ke kamar mandi dekat dapur


kini Adam langsung mengikuti Yui


"Yui, kau baik² saja" Adam sambil mengetuk pintu kamar mandi


kini Yui pun keluar dari kamar mandi


"kau baik² saja" Adam


"hmm, beberapa hari ini aku sering mual" Yui sambil memegangi perutnya


kalo begitu, ayo kita ke rumah sakit" Adam


kini mereka pun pergi menuju ke rumah sakit


setelah diperiksa oleh dokter


"selamat kandungan anda sudah 2 bulan, dan ada 2 janin yang berada di kandungan anda" ucap dokter


kini Yui dan Adam yang mendengar nya membuat mereka terdiam, apa mereka salah dengar

__ADS_1


__ADS_2