Dendam Yang Menjadi Cinta

Dendam Yang Menjadi Cinta
chapter 8


__ADS_3

"ohh ya chel apa kau ingat tante yang sering mengoblrol bersama kita saat di pantai" ucap yui kepada michel


"yang mana?" tanya michel kepada yui


"saat kita SMA kan jam 4 atau jam 5 kita sering kepantai dan selalu bertemu dengan tante yang selalu membicarakan putranya itu loh kan kamu jarang ingin berbicara dengan tante itu kamu aja asik sendiri sambil mencari makanan adehh" ucap yui kepada michel sambil memasang muka sebal


"ohh yaa aku baru ingat" ucap michel kepada yui


"kau tau siapa nama dari tante itu" ucap michel kepada yui


"entah saat aku ingin menanyakan namanya dia keburu pulang" ucap yui kepada michel dengan nada bicara yang membingungkan


"Tapi ya chel saat hilangnya dave esoknya saat kita kepantai tidak bertemu dengan tante itu lagi dan seterusnya dia tak terlihat lagi" ucap yui kepada michel


"iya yah aneh sekali" ucap michel kepada yui


"ya udah ayo kita pulang" ucap yui kepada michel


"ayokk" ucap michel kepada yui


lalu mereka menuju ke mobil untuk pulang


"chel, sepertinya besok aku tidak bisa menemanimu kebandara, karena aku akan menjalankan misiku" ucap yui kepada michel


"Tidak apa², tapi kau harus berhati hati dalam menjalankan misimu" ucap michel kepada yui sambil menyetir


"ya chel terimakasih, kau juga jaga kesehatan yah disana" ucap yui kepada michel


sampai pun michel mengantar yui

__ADS_1


"chel gak mampir?" tanya yui kepada michel"


"Ah.. maaf kali ini tidak bisa yui karena aku harus menyiapkan berkas² sampaikan salamku kepada keluargamu yah" ucap michel kepada yui


"Baiklah terimakasih untuk hari ini ini chel hati hati yah besok ohh ya ibuku kakakku dan adikku memberikan salam kepadamu" ucap yui kepada michel


"uncuhhh terimakasih yah" ucap michel kepada yui"


"tentu dan juga nanti kalo sudah sampai sana telpon aku yah" ucap yui kepada michel


"byee ingat kata² yang kemaren yah" ucap yui kepada michel


"yaa baby byee AKU SAYANG KAMU" ucap michel kepada yui sambil melajukan mobilnya


di rumah yui


"ehh sudah pulang mandilah dulu lalu makan malam" ucap ibu kepada yui


"baiklah bu eh bu apa ayah sudah pulang?" tanya yui kepada ibu


"sudah nak" ucap ibu


"Apa ibu memberi tau ayah dengan keputusanku tadi pagi?" tanya yui kepada ibu


"belum nak nanti kau saja yang mengungkapkannya sendiri" ucap ibu kepada yui


"Baiklah bu" ucap yui kepada ibu


Setelah berbicara kepada ibunya yui langsung ke kamarnya.

__ADS_1


cekrek suara pintu kamar yui terbuka.


"Haii boby apa harimu menyenangkan" ucap yui kepada boby


"menyenangkan apanya aku selalu saja disini terus bosen tauk" ucap boby dalam hati


yui pun membersihkan dirinya setelah yui membersihkan dirinya ia pun turun untuk menuju ke meja makan lalu ia melihat ayahnya di ruang tamu sedang membaca koran yui pun memberi salam kepada ayahnya


"selamat malam ayah" ucap yui kepada ayahnya


"selamat malam juga nak" ucap ayah


"ayah kejadian kemaren malam yui mintak maaf dan yui sejutu dalam perjodohan ini ayah" ucap yui kepada ayah


ayah yui pun kaget mendengar perkataan putrinya itu


"yui ayah juga mintak maaf dalam masalah kemaren, tapi apa kau serius dalam perjodohan ini nak?" tanya ayah kepada yui


"Ya ayah yui serius yui juga berjanji kepada ibu" ucap yui kepada ayah


"Baiklah ayo kita makan dulu" ucap ayah kepada yui


setelah semua keluarga selesai makan malam mereka berkumpul di ruang keluarga.


"Ayah, ayah akan menjodohkan aku dengan siapa?" tanya yui kepada ayah


"Dia adalah William Devano penguasa muda, kaya,tampan dan bijaksana 2 hari lagi dia akan datang kesini untuk bertemu denganmu dan juga ingin lebih akrab dengan keluarga kita" ucap ayah kepada yui


"ohh baiklah Ayah" ucap yui kepada ayah dengan gelisah

__ADS_1


__ADS_2