Dendam Yang Menjadi Cinta

Dendam Yang Menjadi Cinta
chapter 30


__ADS_3

yui pun berangkat, kaizo pun masuk ke dalam mansion


kaizo pun langsung ke dapur dan membuat kopi, disana juga ada pak sam yg sedang duduk, kaizo pun duduk di sebelah pak sam


"pak sam, dimana nyonya yui" kaizo


"dia sedang keluar" pak sam


kaizo yg mendengar perkataan dari pak sam langsung menyemburkan kopi yg ada di dalam mulutnya


"APA dia pergi tanpa pengawasan ku" kaizo


gawat gawat kaizo sambil mengambil hp yg berada di dalam sakunya dengan cepat ia langsung menelpon bosnya


"Bos, nyonya pergi tanpa pengawasanku" kaizo


"APA" teriak william yg membuat kuping kaizo seperti bergema di dalamnya langsung menggosok kupingnya alex yg mendengar tuannya berteriak di balik pintu pun kaget


"ikuti dia, kalo dia macam macam langsung kabari aku paham" william dalam telpon


pa paham bos "kaizo"


kaizo pun langsung meninggalkan mansion dan langsung memasuki mobilnya, ia pun menelpon andre


"ndre, gue perlu bantuan lo sekarang lo lacak dimana posisi nyonya yui sekarang" kaizo dalam telpon


"kenapa, ada apa dengan nyonya" andre


"udahlah gk usah banyak bac*t ,cepat lakuin" kaizo dengan suara yg emosi


"iya iya sabar" andre


andre dengan cepat ia melihat CCTV yg berada di kota M, ia mencari setiap sudut seperti di Mall, pantai, restorant, caffe,dan tempat yg lainnya, william yg memegang kota M ia memasangkan CCTV di setiap kota takutnya ada musuh yg akan bersembunyi ataupun menyamar


"ketemu" andre


"dimana" kaizo


"di caffe xxx dekat pantai xxx jalan xxx".andre


"oke oke" kaizo


dengan cepat kaizo langsung menancapkan gasnya dengan kecepatan tinggi


"kai, sepertinya dia bersama seorang pria" andre


"APA" teriak kaizo


lo jangan teriak kampr*t kuping gue sakit tol*l "andre"


"sorry sorry ,gue buru buru" kaizo langsung mematikan telponnya

__ADS_1


"anak kampr*t ,duhhh untung kuping gue kagak kenapa napa" andre


sampailah kaizo di caffe yg di kunjungi oleh istri dari bosnya, ia langsung menyamar menjadi pelanggan, ia memaki masker hitam, topi hitam, dan kaca mata hitam


"siapa pria itu" gumam kaizo


..............................


"yui mau tidak malam ini ke club" dave


"boleh "yui'


"yui ayo ke pantai sunsetnya indah loh" dave


"Ayo" yui


selesai mereka bermain di pantai mereka langsung menuju ke club xxx, kaizo yg masih memantau nyonya, ia sangat pintar dalam bersembunyi, yui dan dave pun sampai di club, kaizo langsung menelpon tuannya


"Ada apa kai" william dalam telpon


"nyonya yui ke club bersama seorang pria Bos" kaizo


"APA" teriak william


alex yg mendengarnya sangat kaget sampai terjungkal


"duh..kuping gue kena lagi" batin kaizo


"baik bos" kaizo


kaizo langsung mematikan telponnya dan masuk ke club


melihat nyonyanya di paksa minum oleh dave, kaizo langsung curiga pastinya di minuman nyonya di berikan sesuatu tak lain yaitu obat


kaizo dengan cepat ia langsung menelpon andre


"ndre cepat ke club xxx nyonya dalam bahaya" kaizo


"APA" teriak andre


andre yg mendengarnya langsung mengumpulkan 5 anak buahnya


....................................


william yg mendengar ucapan dari kaizo pun sangat murka


"alex siapkan pesawat, sekarang kita harus kembali ke kota M CEPAT" william


"Ba Baik tuan" alex


william langsung berangkat dari kota X ke kota M jarak antara kota X dengan kota M sangatlah dekat jika menggunakan pesawat ,sekitar 2 jam

__ADS_1


andre pun sampai di club


"kai mana nyonya" andre


"tu, sepertinya dia pingsan" kaizo, sambil menunjuk yui


"ayo kita serang dia" andre


"wait, kita harus ikuti dulu ndre" kaizo


"tapi kan tgs lo jaga nyonya" andre


"ya gue tau, tapi kita harus lihat situasinya bukan" kaizo


"lo kagak paham apa yg di katain bos saat nyonya pertama kali masuk ke mansion, dia bilang kalo istrinya terluka sedikit saja, besoknya kita gak bisa lihat matahari lagi" andre


"ya gue paham tol*l ,jadi lo diem aja atau gue plester mulut lo entar" kaizo


"kau sudah ngasih tau bos" andre


"udah" kaizo


kaizo dan andre melihat yui yg di gendong oleh dave menuju ke parkiran mereka pun mengikuti diam diam, sampailah mereka di sebuah hotel


"kai gawat nyonya dibawak ke hotel" andre


"bos bakal murka habislah kita" kaizo


"udah gue bilang tadi kan, lo sih ngeyel" andre


"ndre bantuin gue lah" kaizo dengan wajah paniknya


"maaf kai walaupun lo sahabat gue, tapi gue masih sayang sama nyawa gue" andre


"dahlah pasrah aja" kaizo


william pun sudah sampai di kota M hp kaizo pun berbunyi ternyata bosnya menelponnya


"ya bos" kaizo


"kai, dimana kau" william


"di hotel bos nyonya yui dibawa ke hotel oleh seorang pria" kaizo


kaizo langsung menjauhkan hp nya dari telinganya, dia tidak akan terkena ke 3 kalinya


"APA" teriak william


di hotel mana "william"


"hotel xxx bos" kaizo

__ADS_1


__ADS_2