Dendam Yang Menjadi Cinta

Dendam Yang Menjadi Cinta
chapter 5


__ADS_3

Keesokan paginya


Drrt.... Drrt... suara alaram


yui pun terbangun dan membuka matanya, yui pun duduk di ranjang menatapi Boby dan mengumpulkannya nyawanya dulu lalu yui pun bangun dari ranjang nya dan ia melihat isi tempat makanan boby kosong lalu ia mengambil biji bunga matahari dia pun mengisinya.


selesai mengisi tempat makan boby yui pun mencari hpnya untuk melihat jam dia hpnya.


"yaa ampun sudah jam 10.49 pantas saja alaram ku berbunyi terus aku harus mandi dan siap siap aku akan berbicara dengan keluarga tentang masalah tadi malam dan memberikan mereka keputusan untuk masalah perjodohan ku" gumam yui


...................


yui pun selesai membersihkan dirinya dan yui pun turun untuk sarapan dan juga ingin berbicara kepada keluarganya.


"yui sarapanlah dulu sebelum melakukan aktivitas mu" ucap ibu kepada yui


"ya bu" ucap yui kepada ibu


yui pun langsung menuju ke meja makan dan duduk di kursi makan


"ibu, ayah mana?" tanya yui kepada ibu


"Ayah mu sudah pergi ke kantor" ucap ibu kepada yui


"ohh" ucap yui


Yuri dan Jastin pun turun dan langsung menuju ke meja makan


Saat sedang makan suasana menjadi canggung hanya ada suara sendok ,garpu, dan piring.


"ibu yui ingin bicara" ucap yui kepada ibu


"Bicaralah" ucap ibu kepada yui

__ADS_1


"Aku akan menetujui PERNIKAHAN itu" ucap yui kepada ibu


seluruh keluarga pun mendengar perkataan yui membuat mereka kaget semua.


ibu yui langsung memegang tangan yui dengan lembut


"Apa kau serius dalam pernikahan ini yui?" tanya yuri kepada yui


"ya kak aku serius dalam pernikahan ini" ucap yui kepada yuri


"yui pernikahan bukanlah permainan yui ini adalah tanggung jawab yang sungguh serius dalam kehidupan kita yui kau mengerti kan nak?" tanya ibu kepada yui


"ya bu yui mengerti" ucap yui kepada ibu


"Baguslah kalo begitu" ucap ibu kepada yui


"hmm kalo begitu yui akan pergi bu" ucap yui kepada ibu


"kau hari ini akan pergi kemana yui?" tanya ibu kepada yui


"ohh..baiklah kalo begitu, ucapkan salam ibu kepadanya yah dan juga hati hati untuk besok" ucap ibu kepada yui


"kakak juga yah yui titip salam kepada michel" ucap yuri kepada yui


"aku juga yah kak" ucap jastin kepada yui


"baiklah" ucap yui kepada keluarga


"bu aku akan mengantar jastin dan nanti aku akan lembur palingan aku akan pulang jam 12 malam atau jam 1 malam" ucap yuri kepada ibu


"lahh kak terus siapa yang akan menjeputku?" tanya jastin kepada yuri


"biarkan kakak keduamu yang akan menjemputmu pulang sekolah" ucap yuri kepada jastin

__ADS_1


"lahh kok aku sih kak?" tanya yui kepada yuri


"nanti kan kamu sama michel biarkan kamu dan michel yang menjemput adikmu" ucap yuri kepada yui


"tidak,nanti aku akan menghabiskan waktu bersamanya sampek jam 6 malam" ucap yui kepada yuri


"haa..sudahlah kalian jangan berdepat seperti ini,biarkan supirku yang akan menjemputku saja" ucap jastin sambil membentak kakak kakaknya


"heii anak anak sudah nanti kalian telat" ucap ibu kepada yui, yuri, dan jastin


"ohh yaa aku lupa harus mengantar jastin, jastin ayo cepat" ucap yuri kepada jastin yang sedang main game di hpnya


"kak antarkan aku ke kantor agen ku kak, boleh yah" ucap yui kepada yuri


"baiklah ayo cepat nanti jastin akan terlambat, jastin kau ini main hp saja taruh hpmu sekarang jastinnnnn" ucap yuri kepada jastin dengan berteriak


"ahhh kakak jadinya aku kalah kan ishh kakak sih" ucap jastin kepada yui sambil merengek


setelah yuri mengantar jastin ia pun mengantar yui ke kantor agennya.


"nah sudah sampai" ucap yuri kepada yui


"thankyou kak" ucap yui kepada yuri


"your welcom" ucap yuri kepada yui


"hati hati" ucap yui kepada yuri


yuri pun langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan normal



Yuri Bran

__ADS_1



Jastin Bran


__ADS_2