Doaku Berbeda Dengan Doamu

Doaku Berbeda Dengan Doamu
Kesialan mitha


__ADS_3

Keesokan harinya seperti biasa Mitha berangkat ke sekolah bersama dengan adiknya.



Di tengah perjalanan,Mitha memikirkan kejadian kemarin.Rasanya ada yang aneh dengan sikap Andra."Andra kan terkenal sangat nakal,tapi kemarin kok jadi baik ya!"



"Kak Mitha lamunin apa sih!"adik Mitha membuyarkan lamunan Mitha tentang Andra.



"Tidak apa-apa dek! Kenapa juga saya memikirkan anak nakal itu,tidak ada gunanya juga mending memikirkan Rial.Kira-kira Rial sedang ngapain ya!"



Dan seperti biasa juga sebelum ke sekolah,Mitha mengantarkan adiknya dulu ke sekolahnya.Baru setelah itu Mitha berangkat ke sekolah.



"Jangan nakal ya! Kakak ke sekolah dulu.Nanti tunggu kakak ya!"



"Iya kak!"



Mitha melanjutkan perjalanannya menuju ke sekolah dan alangkah terkejutnya Mitha dari kejauhan dia melihat Andra sudah ada di pintu gerbang seperti menunggu seseorang.Andra terlihat melihat ke kiri dan ke kanan.



"Bagaimana ini?sudah hampir upacara lagi,kalau saya menunggu mereka bisa-bisa saya terlambat ikut upacara dan pastinya akan dihukum."



"Sebenarnya kita menunggu siapa sih?Ini sudah mau jam 07.00 lho.Ayo kita masuk."


Nurul sambil memperlihatkan jam ke Andra.


"Iya Andra,sebenarnya kita menunggu siapa sih? Saya juga penasaran kamu membangunkan kami pagi-pagi sekali.Kamu tau kan,selama kita sekolah baru kali ini kita ikut upacara."



"Tunggu saja dulu tapi kalau kalian mau ikut upacara silahkan saja.Saya tidak niatan sedikit pun untuk ikut upacara."



"Apa."Mereka bertiga heran sambil saling tatap-tatapan.



Kring...kring...kring..."Itukan bel sudah berbunyi.Kalau saya disini terus saya pasti terlambat.



"Tidak ada pilihan lain,saya harus menghadapi mereka."Anak-anak lain terlihat sudah berlarian menuju pintu gerbang karena gerbang sekolah sebentar lagi akan ditutup.



Mitha pun segera menyalakan motornya dan pastinya terlihat oleh Andra.



"Akhirnya!"Andra tersenyum ke arah Mitha dan ikuti oleh ketiga sahabatnya."Jadi ini yang kita tunggu Andra?" Andra menaikkan jempolnya.



Mitha pun segera turun dari motornya,berharap untuk segera masuk ke sekolah agar tidak dihukum tapi langsung saja Andra menarik tangan Mitha dan tentunya Mitha tertahan dipintu gerbang.



"Tutup saja pintu gerbangnya."Jadi kalian tidak mau masuk.

__ADS_1



"Jangan pak,saya mau masuk tapi saya ditahan oleh mereka."Mitha berusaha melepaskan tangannya dari Andra dan meminta tolong kepada pak Ari.Tapi tampaknya pak Ari saja takut kepada Andra.



"Kak tolong lepaskan saya."Mitha merengek kepada Andra berharap akan dilepaskan.



"Tenang saja kita disini saja,apa kamu mau berpanas-panasan di dalam sambil berdiri.Kalau disini kita bisa duduk santai.



"Iya duduk santai,tapi sebentar kita akan dihukum."Mitha masih berusaha melepaskan tangannya yang digengam erat oleh Andra.



"Iya tenang saja dek!"Ibnu memegang pundak Mitha dan langsung dilepaskan tangan Ibnu oleh Andra membuat Ibnu kaget.



"Apasih Andra,pegang sedikit saja sudah mukul."Ibnu seolah meledek Andra dan membuat Nurul tertawa.



"Iya juga sih!selama ini siapa yang akan menghukum mereka,tidak ada yang berani jangankan guru,kepala sekolah saja mana berani.Tapi saya kan berbeda.Siapa lah saya?"



Selama upacara berlangsung,Andra terus memegang tangan Mitha,membuat tangan Mitha sampai kemerahan dan itu disadari oleh Nurul.



"Lepaskan lah tangan anak ini,itu lihat sampai merah begitu.Kamu tenang saja dia tidak akan kabur."




Andra pun melepaskan gengaman tangannya.



"Aduh..."Mitha meringik kesakitan.



"Maaf ya!"



"Tidak apa-apa kak!"Mitha meraih minuman yang ada didekatnya.Tampaknya Mitha sangat kehausan karena berusaha melawan Andra.



Andra tersenyum melihat Mitha yang begitu kehausan.



30 menit berlalu,upacara pun selesai."Akhirnya selesai juga saya bisa segera lepas dari mereka.Pokoknya kalau pintu gerbang terbuka saya akan langsung lari masuk ke kelas."Mitha meraih kembali minuman yang ada didekatnya,seolah Mitha mengumpulkan tenaga untuk segera kabur dari mereka.



Pak Ari pun langsung membuka pintu gerbang sekolah dan menyuruh mereka untuk segera masuk.



Dan langsung saja Mitha berlari,membuat Andra kaget dan juga tersenyum melihat tingkah Mitha.



"Hei....itu anak buru-buru amat!Ibnu seolah tidak percaya Mitha berlari sangat kencang seakan mau menabrak anak-anak lain yang baru saja selesai motornya."

__ADS_1



"Bagaimana ini Andra,motor anak ini ketinggalan."



"Kamu yang parkirin."Andra menyuruh Nurul untuk memarkirkan motor Mitha.



Akhirnya Mitha pun sampai di kelas.Dia menarik napas panjang karena kecapean berlari dari pintu gerbang menuju ke kelas.



"Kamu kok tidak ikut upacara?tanya Rini kepada Mitha."



"Kamu terlambat,eh tunggu...kalau kamu terlambat pasti kamu akan dihukum oleh guru tapi ini kok tidak."



" Saya tidak terlambat Mitha,tapi saya tidak dibiarkan masuk sama anak-anak serakah itu."



"Siapa?"Rini penasaran,sebenarnya siapa yang disebut Mitha sebagai anak-anak serakah.



Mitha mengajak Rini ke depan kelas dan menunjuk Andra dan teman-temannya.Rini begitu terkejut sambil menutup mulutnya seolah tidak percaya.



"Saya kira urusan kamu dengan mereka sudah selesai,kamu kan sudah ganti rugi."Mitha terlihat kesal kepada mereka.



"Entahlah saya juga tidak tau."Kalau saja ada Rial pasti saya tidak akan susah begini.Mitha memikirkan Rial.



"Aku kangen,kamu lagi ngapain sekarang."


Mitha begitu kangen kepada Rial dan berharap Rial juga akan memikirkan dia atau dia akan kangen kepadanya.


"Mitha...Mitha..kamu kok jadi melamun.Jadi motor kamu bagaimana."Mitha langsung teringat kepada motornya yang dia tinggalkan di depan gerbang karena berusaha kabur dari Andra.



" Saya tinggalkan di depan gerbang Rin!saya lupa karena langsung kabur dari mereka."Baru saja Mitha ingin ke depan gerbang untuk memarkirkan motornya,Ibu Ayu sudah terlihat menuju ke kelas membawa buku pelajaran.



Mitha dan Rini pun langsung masuk ke kelas mereka."Nanti Jam istirahat saja mitha,kita lihat motor kamu yang penting kunci motornya di kamu kan!"



"Itulah Rin!kunci motornya saya lupa ambil."Mitha begitu khawatir dan Rini mencoba menenangkan Mitha yang dari tadi mengalami kesialan.



"Assalamualaikum...Ibu Ayu pun segera memasuki ruang kelas dan itu artinya sampai jam istirahat Mitha tidak bisa kemana-mana.Mitha hanya bisa pasrah dengan kesialannya pagi ini.



Andra melihat-lihat kunci motor Mitha,digantungan kunci Mitha Andra melihat sebuah inisial R.



"R..Ini maksudnya apa? Inisial siapa ini?apakah awalan nama anak itu R tapi tidak mungkin juga."Andra begitu penasaran dengan inisial R yang ada digantung kunci motor Mitha.


Lanjut Ya...!

__ADS_1


__ADS_2