
Di sebuah ruangan wakil direktur The Thomson Company, nampak seorang gadis cantik menggunakan setelan jas berwarna hijau tosca nampak sedang sibuk membaca laporan keuangan perusahaan. Dialah Eilaria Thomson. Setelah menyelesaikan studi S2 nya di Amerika, Eil memilih untuk menetap di sana dan mengolah the Thomson Company bersama saudara sepupunya Brandon. Brandon adalah anak dari Joel (anaknya Joe di cerita I hate you Bule) yang menikah dengan Serafina (anaknya Calvin dan Jien di novel Lerina).
Brandon dan Eilaria menjadi wakil direktur menurut bidang mereka masing-masing sedangkan Joel masih sebagai direkturnya di cabang perusahaan ini.
Eilaria nampak dewasa dengan rambut yang disanggul dan make up naturalnya. Ia kini berusia 25 tahun. Seorang wanita matang dan terkenal di kalangan para pejabat.
Pintu ruangan Eilaria diketuk dan masuklah Brandon. "Bagaimana laporan keuangannya?"
"Perusahaan kita mengalami peningkatan pendapatan sampai 32% di bulan ini." Kata Eilaria sambil melepaskan laporan yang ada ditangannya.
"Syukurlah! Aku suka." ujar Brandon sambil mengambil tempat duduk di depan meja kerja Eilaria. "Tugas sudah selesai dan saatnya kita santai. Jadikan kita ke acara perusahaan Hilton?"
"Malas aku. Inginnya sampai rumah langsung tidur."
"Ayolah, Eil. Jangan mengurung diri terus di apartemenmu. Saatnya untuk menikmati masa muda mu. Ingat sekarang usiamu susah 25 tahun. Sebentar lagi 26."
"Masih 10 bulan lagi."
"Kau tak mau membuka hatimu untuk orang lain?" tanya Brandon.
"Maksudmu untuk Zack Hilton?"
"Ya. Dia tampan, mapan, usianya pas denganmu, 29 tahun dan yang paling utama dia sudah satu tahun ini mengejar mu tanpa henti. Aku pikir kalau Zack serius."
"Dia playboy, sok ganteng, sok kaya dan arogan."
"Itu dulu. Sudah setahun ini dia nggak pernah kencan dengan orang lain karena selalu mengejar mu. Dia memang dulu agak arogan namun sekarang sudah berubah. Semuanya karena dirimu."
Eilaria berdecak kesal. Ia tahu kalau Brandon tak akan berhenti. Akhirnya ia mengalah untuk saat ini. "Baiklah. Kita akan ke pesta ulang tahun perusahaan Hilton."
Brandon tersenyum puas. "Yess....! Aku sudah siapkan gaun untukmu."
"Tumben. Sejak kapan kau mau ke butik baju cewek?"
"Sejak aku suka Vivian Chung"
__ADS_1
Eilaria tertawa lepas. " Anak desainer terkenal itu? Aku pikir dia sudah 2 kali menolakmu karena ia tak suka dengan cowok bule."
"Aku kan bukan bule tulen. Mamaku blesteran Indonesia Korea dan papaku keturunan Amerika."
"Tetap saja wajahmu mirip bule."
"Mataku sipit kayak orang Korea."
"Tapi warnanya biru kayak orang bule. Jadi tetap aja ada bulenya. Dan Vivian Chung selalu bilang, i hate bule!"
"Ih....., ayo kita pulang! Nanti terlambat masuk pesta." kata Brandon tahu ia bisa kalah jika harus berdebat dengan Eilaria yang terkenal sangat cerdas.
Sesampai di apartemennya, Eilaria segera mandi dan bersiap untuk pergi ke pesta karena jam setengah delapan Brandon akan kembali menjemputnya.
Saat Naura memakai gaun yang diberikan Brandon, ia sangat senang. Gaunnya cantik dan sangat pas ditubuhnya. Sebuah gaun mini dress, dengan bagian punggung yang agak terbuka, dengan lengan pendek yang menggantung, namun nampak mewah dan Eil tahu harganya pasti sangat mahal. Eilaria juga suka gaun berwarna hijau lumut ini.
Setelah menggunakan make up tipis, Eilaria pun menggulung rambutnya ke atas dan menggunakan sebuah kalung emas dengan liontin berlian dengan bentuk bunga matahari.
Tak lama.kemudian, Brandon datang menjemputnya dan keduanya segera menuju ke gedung perusahaan Hilton yang menjadi salah satu gedung pencakar langit di kota Manhattan ini.
Pesta dilaksanakan di salah satu lantai gedung bertingkat 15 ini. Raungannya sangat luas dan telah dihiasi dengan beberapa dekorasi mewah, bernuansa hijau putih.
"Selamat datang Eilaria Thomson! Aku sangat senang karena kau akhirnya mau datang." kata Zack Hilton. Pria dengan sejuta pesona namun sama sekali tak pernah membuat Eilaria bergetar.
"Hallo Zack!" Eil membalas sapaan Zack sambil membelalakkan matanya karena menyadari bahwa Zack yang tidak memakai setelan jas malam ini, hanya memakai celana hitam dan kemeja hijau lumut berpadu dengan sebuah bercorak garis miring dengan warna dasar hijau lumut juga. Eilaria melirik sebentar ke arah Brandon yang entah karena apa sudah berdiri agak jauh darinya dan berbicara dengan seorang lelaki berkepala botak yang Eilaria kenal sebagai salah satu produser film terkenal.
Awas kau Brandon! Kau sengaja memilih gaun ini karena tahu nuansa pesta ini dan apa yang akan dipakai oleh Zack. Kami bahkan terlihat sebagai pasangan yang sangat serasi karena memakai baju yang sama.
"Kau sangat cantik, Eil!"
"Terima kasih." jawab Eilaria datar sambil matanya memandang para tamu yang sudah hadir.
"Kau mau minum?" Tawar Zack sambil menahan seorang pelayan yang kebetulan lewat di depan mereka.
"Boleh." ujar Eilaria. Sedikit minum sampanye akan mengusir sedikit rasa kesalnya pada Brandon yang sudah menjebaknya dengan gaun hijau lumut ini.
__ADS_1
Tak lama kemudian, acara dimulai sehingga Zack harus meninggalkan Eilaria. Beberapa pasang mata yang melihat Eil dan Zack langsung berbisik-bisik dan itu yang membuat Eilaria kesal. Ia memutuskan untuk pergi ke luar. Ruangan ini memiliki balkon yang cukup luas membuat Eilaria melangkahkan kakinya di sana. ia melihat tak jauh darinya ada pasangan yang nampak sedang berbicara. Eilaria berusaha cuek namun suara itu membuat bulu kuduknya berdiri.
"Apakah kau merasa sakit? Kita pulang saja?" tanya pria yang mengenakan jas itu dan membelakangi Eilaria. Badannya menutupi wajah gadis yang berdiri di depannya. Tangan pria itu nampak mengusap lengan sang gadis.
"Acaranya kan baru saja di mulai. Nggak enak dengan Zack kalau kita pulang cepat. Aku hanya butuh menghirup udara segar di sini sebentar lalu masuk lagi. Kau masuklah lebih dulu."
"Aku tak mungkin membiarkanmu sendiri di sini." Kata Pria itu lalu merubah posisi berdirinya menghadap ke arah pagar pembatas begitu juga dengan sang gadis sehingga Eilaria kini bisa melihat wajah mereka.
Gelas yang dipegang Eilaria hampir saja jatuh dari pegangan tangannya saat melihat wajah kedua pasangan itu.
Apakah itu Gabby dan Ian atau Gabby dan Iel?
"Kita masuk saja, Iel." kata Gabby akhirnya. Ia melingkarkan tangannya pada lengan Gabriel yang ada di sampingnya lalu keduanya masuk ke dalam tanpa menyadari bahwa tak jauh dari mereka ada Eilaria yang sedang menatap mereka dengan mata yang terluka.
"Dia Gabriel?" Ucap Eilaria pelan sambil menekan sesuatu yang menusuk hatinya. Aku tak mungkin cemburu kan?
Gadis itu masuk ke dalam. Ia melihat Gabby dan Gabriel sedang duduk di salah satu meja dan mereka sedang tertawa bersama seorang pria lain. Gabriel terlihat lebih matang dan dewasa. Ya, Eilaria tahu kalau Gabriel kini sudah berusia 29 tahun. Makanya ia terlihat semakin dewasa dan mapan. Caranya menyisir rambut pun sudah berbeda. Eilaria bahkan merasa kalau Gabriel terlihat semakin tampan dengan penampilannya yang sekarang.
"Eil, bolehkah kita berdansa?" tanya Zack yang sudah berdiri di sampingnya.
Eilaria sebenarnya ingin menolak namun ia tak mau membuat Zack malu di hadapan banyak orang. Dia pun menyambut ukuran tangan Zack dan mengikutinya ke lantai dansa.
Di mejanya, Gabriel sebenarnya masih asyik bercerita dengan Gabby dan Alfons White. Namun matanya yang tajam membuat Gabriel tertegun melihat sosok cantik bergaun hijau lumut yang sedang berdansa dengan sang pemilik perusahaan.
Eil? Guman Gabriel dalam hati. Ia mengangumi penampilan Eil yang terlihat semakin dewasa dan cantik.
Alfons White yang mengikuti arah pandang Gabriel, berkata," Zack memang kabarnya sangat tergila-gila dengan putri bungsu dari Caleb Thomson itu. Eilaria Thomson memang punya pesona yang luar biasa. Andai aku belum punya istri, aku juga mau mengejarnya."
Gabby pun menatap Eilaria lalu ia menoleh ke arah Gabriel yang nampak sangat terpesona melihat Eil yang memang terlihat berbeda malam ini.
Pada saat yang sama, posisi Eilaria menghadap kembali ke arah Gabriel. Mereka pun saling menatap dari jauh. Dan Eilaria merasa ingin berlari dari ruangan itu saat melihat Gabby yang melingkarkan tangannya kembali di lengan Gabriel sambil menyandarkan kepalanya di bahu pria itu.
********
Pertemuan setelah 5 tahun sangat menyakitkan, bukan?
__ADS_1
Gabrian kemana ya?
Dukung emak terus ya????