Duda Kesepian

Duda Kesepian
Bab 103. TAMAT. dan VISUAL CAST REZA.


__ADS_3

sudah hampir seminggu Sinta berada di rumah sakit dan keadaan Nya masih tetap sama. tetapi Reza masih setia menunggu nya, bahkan ia Reza pun tidak mau posisi nya di gantikan. saat Reza tengah sholat ashar di mushola rumah sakit mendapat kabar bahwa kondisi Sinta semakin memburuk. Reza pun bergegas ke ruangan Sinta di rawat. di situ dokter dan perawat sedang berkumpul menangani Sinta.


Reza menyaksikan bagaimana dokter memasangkan AED ( automatic external defibrillator ) di dadanya. " ada apa ini, kenapa dokter memasangkan itu pada Sinta " pikiran Reza semakin berkecamuk tentang yang di lakukan oleh dokter.


tampak dari dalam dokter dan perawat memasang wajah pesimis yang dapat terlihat oleh Reza dari kaca jendela yang berwarna transparan itu.


" ada apa ini " pikir Reza tanpa ia sadari seorang dokter sudah berada di depan nya.


" bagaimana keadaan istri saya dok ?" Reza mendahului sang dokter yang terlihat juga mau mengatakan sesuatu.


" tuan Reza, dengan berat hati saya ingin menyampaikan, bahwa istri anda.... " ucap dokter dengan susah.


" ada apa dengan istri saya dok " lagi - lagi Reza mengulangi perkataan nya.


" tuan Reza istri Anda.... telah tiada. saya sudah berusaha semaksimal mungkin. tetapi mengenai maut Tuhan yang mengatur, saya harap tuan bisa bersabar " dokter yang di ketahui bernama Herlambang itu menepuki pundak Reza.


seketika itu seluruh anggota badan Reza menjadi melemas dan hampir saja dia terjatuh tetapi Reza segera bersandar pada tembok yang di samping nya.


" tuan " pak Udin berusaha menahan tubuh majikannya itu agar tidak terjatuh. karena memang yang berada di situ hanya pak Udin yang menemani. dokter pun meninggalkan mereka berdua.


" Sinta ..... " Reza berteriak dengan sekerasnya. kemudian berlari masuk ke dalam dan mendapati Sinta sudah terbujur kaku.

__ADS_1


Reza terus menangis kepergian Sinta. " Sinta nanti aku bersama siapa ? " ucap Reza dengan tangisan.


pak Udin pun setelah mengetahui kabar itu, langsung menghubungi keluarga Reza lewat telepon. sementara Reza masih meratapi kepergian Sinta.


" kenapa kamu harus pergi secepat ini, harus nya aku yang pergi lebih dulu " hiks ..... huuuhuu ....


" tuan, yang sabar yah tuan, mungkin ini sudah jalan nya " pak Udin berusaha menenangkan majikannya itu.


setelah beberapa menit saudara Reza pun datang semua, mereka pun tidak pernah menyangka Sinta akan pergi secepat ini. terlebih lagi Rara, merasa kepergian Sinta di sebabkan oleh nya. juga Rara sedih karena harus kehilangan sahabat dan seorang kakek yang baik di matanya.


" mas, ini semua karena aku mas " huuu.... hiks ..... , ucap Rara dari depan ruangan tempat Sinta di rawat karena Rara masih belum sanggup, masuk ke dalam dan melihat jasad Sinta.


" tidak ini sudah takdir dari yang maha kuasa , " izul yang berusaha menenangkan perasaan Rara.


setelah beberapa jam, kepulangan jasad Sinta ke rumah duka pun telah di urus oleh pihak rumah sakit dan akan segera di semayamkan tetapi harus melakukan beberapa prosesi sehingga pemakan nya sedikit terlambat dari seperti biasanya.


di rumah duka pun terdengar lantunan ayat suci Al Qur'an di bacakan sehingga suara itu menggema dari berbagai ruangan dari suara para pelayat yang datang.


" Sinta, kenapa kamu pergi secepat ini, Mama pikir mungkin Mama yang akan pergi. tetapi malah kamu dulu yang pergi " ucap ibu fatim saat ikut dalam prosesi pemakaman. iya pemakaman di lakukan dengan begitu cepat karena Sinta tidak memiliki kerabat yang dekat. Sinta adalah seorang yatim piatu dan tidak memiliki saudara dari ibu atau ayah nya.


lagi - lagi Reza harus sendiri. setelah beberapa hari kepergian Sinta, perubahan sikap di alami oleh Reza. Reza menjadi orang yang tertutup lagi dan mungkin lebih parah lagi dari yang dulu. Reza pun lebih sering menggunakan waktu nya untuk minum minuman beralkohol, Jika tidak di rumah Reza pun melakukan nya di luar.

__ADS_1


ibu fatim menjadi lebih pusing lagi memikirkan perubahan sikap yang di alami oleh Reza. bagaimana pun ibu fatim terlahir dari memegang budaya ketimuran


 


TAMAT


 


*************


cerita ini telah selesai, sampai sekarang Reza masih sendiri, mungkin nanti kalau Reza mau merubah sikap dan merubah pikiran nya sehingga Reza akhirnya mau untuk menikah. aku akan melanjutkan ceritanya, karena sampai sekarang Reza masih sendiri mungkin cerita ini sampai di sini dulu DUDA KESEPIAN. terimakasih sudah membaca cerita yang recehan ini, maaf-maaf bila ada salah - salah kata. wassalam 🌼 🌼🌼.


Ini visual cast nya Reza.





__ADS_1



__ADS_2